
...WELCOME BESTIEEEđź–¤...
...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...
...YUKKK FOLLOW YUKKK...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...DAN JOIN GRUB TELE YUKKK CARI AJA...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...“THE LITTLE DEVILS”...
...GRUB SAMA CHANNEL NYA SAMA AJA NAMANYA JANGAN LUPA DI IKUTI YAAAA!!!...
...JANGAN LUPA LIKEEE YAA TRUS KOMENTAR JUGA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT NYARI TOPIK CERITANYA DARI PADA AKU NGEGALAU TRUS AKU JADIIN SAD KAN NGAMOK LAGI NTAR KALIAN WKWKWK...
...KALO UDAH LIKE DAN KOMEN JANGAN LUPA BUAT VOTE SAMA FAVORITKAN BIAR TAU KAPAN UPDATENYA.....
...UNTUK CERITA ARCELLA QUEENZIE ITU UDAH END YA EMANG AKU GANTUNG KARNA MAU SELESAIN SATU CERITA DULU BARU NANTI DI LANJUT LAGI DAN TENTUNYA BAKAL MAKIN BADASS ATAU BISA JUGA BIKIN CERITA BARU DAN BEDA ALUR TENTUNYA DI TUNGGU AJA YAA!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA...
Sepulang sekolah, Alana dan Galaxy menuju markas BBBD untuk menemui Resya, Davian tak ikut karna sehabis kuliah dirinya harus mengecek berkas-berkas yang harus di setujuinya.
“Uncle!!” Panggil Alana baru saja saat turun dari motor berlari memeluk Kaivan.
“Aduduhh” ujar Kaivan,
“Kangen uncle!! Lula ikut?” Tanya Alana,
“HELM LA HELM LEPAS DULU!!” teriak Galaxy yang agak jauh,
“Oh iya!!” Alana terkekeh melepaskan pelukannya dari Kaivan.
“Jangan lari-lari princesss” tegur Kaivan,
“Ya unlcee”
Mereka bertiga masuk bersamaan, ternyata tak hanya Kaivan yang datang ada Wiliam juga yang berada di ruangan lebih dulu. Mereka berbincang-bincang sebentar sambil menikmati cemilan entah pembicaraan serius yang terjadi beberapa hari ini dan kebercandaan lainnya.
“Anak buah dari Nano masih mengganggu?” Tanya Wiliam,
“Enggak uncle, tapi mereka beberapa kali ketahuan mengawasi dari dekat” ujar Galaxy.
Alana tak memperdulikan mungkin pembicaraan abang dan unclenya karna sibuk nyemil namun jangan percaya dengan tingkahnya karna walau sibuk dengan makanan telinga sama otaknya terus mendengar yang di bahas.
“Hachuu” mereka langsung fokus ke Alana yang bersin, Galaxy langsung memberikan tisu untuk Alana karna belepotan dan tumpah minumannya.
“Kamu begadang tadi malam princess?” Tanya Wiliam sambil mengecek suhu badan Alana,
“Hehehe sampe jam 1 doang uncle” Galaxy menyonyor kepala Alana gemas ingin menampolnya.
“Gue sita lagi lapto lu liat aja!!!” Ujar Galaxy.
“Jangan gitu dong!!!”
“Makan kek anak bayi belepotan!!” Kesal Galaxy.
Setelah itu mereka melanjtkan perbincangan, Alana sambil bermain game di ponsel Galaxy bahkan Alana rebahan di paha Galaxy.
Permasalahan Alana jalan dengan Harsa kemarin sudah di biarkan saja oleh Galaxy setelah mendapat pencerahan dari Mommynya dua jam begitupun Davian, jadi mereka mau tak mau bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.
“Dah ah Alana mo ke bawah!!” Ujar Alana,
“Ketemu perempuan itu?” Tanya Kaivan yang langsung di angguki Alana,
“Mau di apakan?” Tanya Wiliam,
“peut-être, jouez à deviner le mot (mungkin, bermain tebak kata)” ujar Alana pakai bahasa Prancis,
“N'allez pas trop loin, Alana (jangan kelewat batas, Alana)” tegur Galaxy.
“Kenap? Lo masih suka sama perempuan itu? Perempuan yang jadiin adik lo kambing hitam di hujat banyak orang?” Tanya Alana santai.
“Bukan gitu, dia temen lo jangan terlalu brutal”
“Sejak awal dia bukan teman Ala, dia yang butuh bantuan Ala jadi? Tidak salah Ala meminta bayaran bukan begitu uncle?” Alana menyeringai sambil bertanya,
“De javu” ujar Kaivan seketika mengingat saat Kaila masih seusia Alana.
“Ya ya kamu benar” ujar Wiliam.
“Bleee, byee Ala mau ke bawah dulu” ucapnya lalu berjalan pergi.
“Gala ke lantai atas” ujar Galaxy,
Wiliam dan Kaivan hanya memperhatian tingkah keponakannya tu saja bingung mau bereaksi seperti apa.
Alana di ruang bawah,
Turun bersama dua anak buahnya sambil berbincang sesekali mereka entah Alana menanyakan pekerjaan mereka atau Alana berbicara sendiri mereka mendengarkan.
“Tolong lepasin aku!!!”
“Lepasin!!!”
“Aku gak salah!!”
“Hikss Resya mau pulangg!!!”
“Lo mau pulang?” Tanya Alana,
“Alana!! Ala aku gak salah apa-apa tolong aku!!!”
“Drama mulu lo gak cape?” Tanya Alana,
“Maksud kamu apa Alana? Aku gak drama!!”
“Kematian abang lo sebenarnya ada sangkut pautnya sama lo kan? Tapi walau begitu lo selalu bilang kalo penyebabnya Olin a.k.a kembaran lo” Resya diam sambil tubuhnya gemetar.
“Sebenarnya lo sama kemabran lo itu sama, sama-sama jahat manipulatif dan tak suka kekalahan. Ko gue tau pasti itu yang di pikiran lo sekarang kan?”
“Dari awal gue udah tau, dan kenapa gue kenalin lo ke ortu gue identitas gue lo tau? Karna endingnya sudah gue tebak lo bakal manfaatin gue dan nuduh gue kalau keadaan lo udah di ambang batas lo”
“Enggak!! Bohong aku gak kaya gitu Ala!!”
...BYURRR...
Resya di siram sember air oleh ornag suruhan Alana, saat ini masih belum waktunya untuk bermain bersama Resya menurut Alana karna Alana masih ingin bermain tebak-tebakkan.
“Ala tolong lepasin aku!!”
“Aku janji gak bakal kaya gitu lagi”
“Alana!! Aku mohon!!”
“Isi otak lo udah gue tebak! Lo gue lepasin sekarang tapi nanti lo bakal deketin Galaxy dengan sisi lemah lo kan? Biar Galaxy kasian sama lo?” Resya menggeleng.
“Aku janji bakal ngejauh !!”
“Omong kosong”
Alana menjambak rambut Resya lalu menariknya keluar sel besi itu sampai kepala Resya menghantam sel.
“Akhh!! Hikss sakit Ala!!”
“Gue masih nahan biar gak bunuh lo!! Jadi jangan merengek duluan!!” Ujar Alana,
Alana menancapkan kukunya yang panjang itu ke pipi Resya lalu menarik atau menggerakkan ke bawah seperti sedang menggaruk. Jeritan Resa terdengar nyaring menggema di ruang bawah itu.
Sekitar empat senti panjang luka di pipi Resya akibat cakaran Alana, namun menurut Alana itu masih belum seberapa dengan apa yang di perbuatan Resya ke dirinya.
“Lo salah kalau ngira gue orangnya penuh rasa kasihan, bahkan mungkin reader juga ngira gue baik sebenarnya gue jahat apalagi ngadepin orang kaya lo, Resya”
“Hikss lepasin aku!! Aku gak salah hikss”
“Alana” Galaxy datang sambil mengemut permen menghampiri Alana,
“Gala!! Gala tolong aku hikss Alana mukul aku Gala!!”
...Cup...
Galaxy mencium pipi Alana sekilas, lalu menatap ke arah Resya yang merengek sambil mulutnya komat kamit meminta di lepaskan dan pertolongan ke Galaxy.
“Gala!!! Ko hikss ko kamu jahatt kamu bilang hiks suka sama aku tapi kam hikss kamu ko gak nolongin aku hikss”
“Kapan gue bilang suka sama lo?”
“Kamu lupa?”
“Waktu kamu sering anter aku pulang!! Kamu bilang juga suka sama aku!!!”
“Oh itu, itu iya tapi sekarang gue nyesel bilang kaya gitu ke lo Sya, gue kira lo emang baik tapi semua itu ada maunya bahkan lo buat nama ade gue jelek”
“Gak kaya gituu!! Aku di ancam Gala!! Aku di ancam sama mamah hikss maafin aku!!!”
“Lepasin aku hikss!!”
“Ayo pulang, daddy suruh kita pulang sebelum makan malam” ujar Galaxy sambil merangkul adik perempuannya ini.
“Bay bay” ujar Alana sambil menjulurkan lidah ke arah Resya yang menangs histeris.
...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...