The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 312



...WELCOME !!...


...JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM DI BAWAH INI BESTIEEE !!...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA ...


...@THEYCALLME.VIORA ...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN DAN LIKE KOMEN JUGA YA!! SEMOGA KALIAN BETAH DAN SUKA TERUS SEMUA CERITA AKU. TINGGALIN JEJAK TERUS YA BIAR AKU TAU KALAU KALIAN SELALU BACA CERITA AKU !! ...


...OH IYA!!!! JANGAN LUPA BACA JUGA ...


...ARCELLA QUEENZIE ...


...DAN...


...XAVIORA KENANYA ...


...TERIMA KASIH DAN SELAMAT MEMBACA !!!...



Alana masih menyuapi Prince makan sampai selesai, setelah selesai dirinya hanya diam-diaman. Alana tau Harsa sedari tadi memeprhatikannya bahkan beberapa kali memotret Alana.


“Say.. ah maaf Alana” Alana menoleh ke Harsa.


Harsa mulai berbicara menjelaskan semuanya dari awal, Alana tak terlalu fokus mendengarkan penjelasan Harsa karna fokusnya ke wajah Harsa yang kini sedikit atau bahkan sangat kurus.


“Maaf, maaf aku mohon jangan tinggalin aku lagi, aku sayang cinta sama kamu Ala.”


“Ala, kamu jangan diam aja” Harsa mengenggam tangan Alana sambil menunduk menahan air matanya.


“Aku bingung harus bereaksi kek gimana” Harsa semakin menunduk, dirinya juga bingung mau marah tapi gak bisa.


Harsa tau Alana tak mendengarkan penjelasannya dengan benar sedari tadi, ah Harsa nangis aja deh nangis.


“Maaf aku egois ninggalin kamu tanpa denger penjelasan lebih dul...”


“Aa Plince antuk” Alana membawa Prince ke pelukannya sambil mengelus-elus punggunya pelan dan tak lama tertidur.


“Gak berat? Sini aku aja yang mangku Prince” Alana mengangguk membiarkan Harsa memangku Prince.


“Maaf aku egois, maaf bikin kamu jadi kurus kaya gini. Maafin aku”


“Kamu gak perlu minta maaf karna di sini aku yang salah, aku cowok bodh yang kena tipu uler”


“Ala, boleh kasih aku kesempatan lagi? Aku janji bakal bikin kamu bahagia gak ada lagi drama-drama per uleran” Alana terkekeh apa Harsa mabuk dirinya dari tadi berbicara terus membuatnya bisa melepaskan rindu ini.


“Iya, tapi kali ini kalau kamu gak bener-bener aku gak bisa nahan abang dan adekku” Harsa tersenyum ingin memeluk Alana tapi ingat ada Prince.


“Mau nikah aja gak? Biar gak usah pacaran-pacaran lagi?” Tanya Harsa.


“Yang bener?” Alana sambil bercanda bertanya ke Harsa.


“Beneran aku ngomongnya”


“Yaudah mau nya kapan?” Tanya Alana sambil mengambil minumannya.


“Lusa”


“UHUKK-UHUKK UHUKK-UHUKK LUS.. UHUKK LUSA?”


“Cepet banget?” Tanya Alana lagi,


“Udah telat satu tahun lebih padahal” Alana menggaruk tengkuk lehernya cangungg seketika.


“Lusa ya? Okey? Nanti malam aku sama papa ke rumah”


“Kuliah aku gimana?”


“Oh!! Aku lupa ini yang mau aku tanyain juga!!” Ucap Harsa,


“Aku kuliah di AS” Alana pun menjelaskan semuanya bahkan sampai dimana mereka hampir bertemu itu.



Sepertinya Harsa tak jadi malam ini ke rumah mungkin besok pagi, karna mereka saja pulangnya saat sudah gelap sekitar pukul delapan tiba di rumah.


Galaxy menghampiri Harsa yang sedang menggendong Prince, Alana sedikit takut jika Galaxy dan Harsa bertemu tapi ternyata Galaxy cuman menyapa dan berterima kasih telah menemani dan menjaga adek-adeknya.


“Mau masuk dulu?” Tanya Galaxy.


“Besok aja, udah malam” Galaxy mengangguk.


“Gue mau dulu, jangan kelamaan di luar. Dingin lo juga belum istirahat” ucap Galaxy ke Alana.


“Iya bentar lagi masuk” sahut Alana.


Galaxy tak pernah memiliki rasa bersalah ke Harsa kecuali dengan ayah Harsa karna sudah bersikap tak sopan. Nanti juga Galaxy akan meminta maaf saat mereka bertemu.


“Besok aku ke sini lagi”


“Iyaa”


“Masuk gih dingin di luar”


“Hati-hati di jalan” Harsa mengangguk.


Setelah Harsa pergi, Alana masuk ke dalam. Ada mommy dan ayahnya tengah duduk berduaan nonton tv.


“Keputusan Ala tepat kan mom” tanya Alana langsung sambil memeluk mommy nya.


“Ganti baju dulu” tegur Arion karna dari luar.


“Gapapa” ucap Kaila sambil membalas pelukan Alana.


“Menurut kamu gimana setelah ngambil keputusan itu?”


“Lega mom, Ala seneng”


“Semoga anak mommy selalu senang dan bahagia terus”


“Udah sana ganti baju dulu baru tidur” ucap Arion lagi,


“Iya daddy bawell” Alana mengecup pipi mommy dan daddy nya bergantian.


Sekitar satu jam,


Davian berada di roftop rumah tak lama Galaxy menyusulnya. Memperhatikan langit malam dari lantai enam atau roftop Rumah mereka.


“Ah dingin untung bawa dua botol” ucap Galaxy sambil terkekeh lalu meletakkan dua botol wine.


“Ck, ingat besok Harsa dan ayahnya mau ke rumah” ucap Davian.


“Banyak yang nanya Alana bahagia sama pilihannya tapi kenapa lo sama gue kagak? Maksudnya gak di buat bahagia juga kaya Alana” ucap Galaxy smabil menuangkan wine ke gelas.


“Apa mereka gak baca semua kata-kata dari bab sebelumnya?” Gumam Galaxy.


“Wahhhhh daddy laporin mommy ya” ucap Arion yang menciduk kedua anak nya yang tengah bersiap untuk mabuk.


“Bilang aja mau join” sahut Galaxy membuat Arion terkekeh.


Mereka minum bersama bahkan di tanbahkan satu botol oleh Arion, setelah beberapa saat Galaxy mendumel lagi perihal komentar-komentar yang di baca dari bab sebelumnya.


“Gak harus punya pasangan sebenanrya bahagia mah!! Gak punya pasangan aja dari dulu Gala bahagia!!”


“Mabuk ni anak” sahut Galaxy.


“Gala gak mabuk dad, cuman bingung aja ini otak Gala dari kemarin mikir apa Gala harus nikah dulu biar bahagia?”


“Gak nikah juga kan bahagia!!”


“Kebahagiaan orang beda-beda, entah bahagia sama pasangan atau keluarga bahkan sendiri jadi gak harus maksain kehendka orang. Kalau gak mau nikah ya gapapa ko di ribetin”


“Nah kan daddy aja tau” ucap Galaxy,


“Gala belum nemuin aja jodohnya kalo ada juga nanti bisa nikah snediri tanpa di publikasi ke cerita!”


“Iya-iya sekarnag minum aja, kamu mabuk yang tersiksa authornya”


Hanya Davian yang anteng diam sambil menikmati wine nya,


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENN🖤...