
...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...
...OPENING BARU NIH WOY WK...
...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....
...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....
...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...
...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....
...BTW BTW...
...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM?...
...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH...
...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...
...GAK DENG BERJANDAA EH...
...BERCANDAA...
...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...
...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...
...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....
...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...
Pencarian mereka sangat susah apalagi pulau ini cukup besar untuk di jelajahi, tengah malam bahkan matahari sudah terbit mereka belum sampai di titik yang di kordinati itu karna mereka harus berhati-hati siapa tau ada jebakan atau apa di dalam sini.
...GSUKK...
...SRAKKK...
“Jangan jauh-jauh tetap tenang di tempat!!" perintah Galaxy,
“Honey bertahanlah!!” Terdengar suara Arion tak jauh dari mereka.
“Daddy!!” Varez berteriak.
“Honey kamu dengar kan? Itu anak-anak kita!!”
“Vian” rintih Kaila,
Kail tertembak panah saat menyelamatkan anak perempuan seumuran Varez saat di kapal karna mereka sedang berada di caffe depan kapal, namun anak itu tak tertolong karna kebrutalan perampok itu . Kaila mencabut anak panah tanpa memeprdulikan kondisi lain.
Tubuh Kaila di ambil alih oleh Kalia karna emosi Kaila tak stabil, Arion yang saat itu duduk di lantai dua langsung melompat mendatangi Kaila. Bahkan anak buahnya juga.
Beberapa anak buah Arion membawa kapal kecil yang tersedia tersembunyi di kapal memang untuk mereka.
“Bertahalah sebentar lagi”
Cahaya senter menyilaukan mata mereka, penjaga Arion dan Kaila bersiaga namun saat di lihat siapa yang mendekat mereka bernafas lega.
“MEDIS!!!” Teriak Gakaxy saat melihat Kaila pucat.
“No!! MEDIS MEDISSS!!” Teriak Varez juga.
“Tuan muda, lokasi perampok sudah di ketahui” ucap Nio,
“Simpan itu setelah membawa mommy ku!!” Ucap Varez,
“Ah anak-anak ku” Kaila mengelus satu persatu wajah ketiga putranya,
“MANA MEDIS BODOH!!!”
“Di sini tuan!!” Kaila terus menerus berdumel entah apa yang pasti mengungkapkan rasa sayangnya ke anak-anaknya.
“HELIKOPTER SIAPKAN!!”
Arion hanya bisa diam memperhatikan, anak-anaknya memang sudah dewasa bahkan dapat menemukan mereka dengan cepat setelah mendapat sinyal itu walau temaptya terpencil.
“Mommy jangan ngomong dulu!!” Perintah Galaxy.
“Apa Alana baik-baik saja? Twins gak nangis kan?”
“Mommy pastikan sendiri saja nanti”
“Ck kalian ini” Kaila semakin melemah.
Arion dan Kaila menaiki helikopter setelah di pastikan kondisi Kaila, kondisi Kaila sangat kritis kehilangan banyak darah. Sedangkan Arion hanya mendapatkan beberapa goresan walau tak patal tapi cukup patal. Anak-anak naik di helikopter yang sama.
“Janji sama mommy! Kalau mommy gak selamat kalian harus saling menjaga okey? Uhukk jangan berantem terus termasuk abang Gala dan abang Varez”
“Mommy pasti sembuh”
“Ya mommy pasti sembuh”
“Jangan kekang adik kamu bang dia berhak tentuin pilihan sendiri” Davian mengangguk.
“Anak-anakku” tangis Kaila sambil menggenggam erat tangan Arion.
“Maafin aku Vian hiks sakit hikss” baru kali ini Arion melihat Kaila kesakitan.
“BERAPA LAMA LAGI TIBA!!” Teriak Arion.
“Jag uhukk hikss jaga anak-anak untukku” seketika gengggaman Kaila terlepas membuah Arion panik.
“Mommy” panggil Varez di depan ruang ICU.
Semua keluarga sedang dalam perjalanan ke rumah sakit setelah di kabari oleh asisten Davian, Galaxy sedari tadi diam mereka selalu berdoa untuk keselamatan mommy nya. Bahkan Arion yang harusnya di rawat juga memilih untuk menunggu sang istri di depan ruangan ICU bersama anak-anaknya.
“Apa bebar perampok?” Tanya Galaxy ke Jo,
“Ya tuan”
Dokter keluar setelah sekitar enam jam di dalam ruang operasi. Arion dan anak-anak bahkan penjaga langsung berdiri menghampiri dua dokter tersebut.
“Tuan Arion mohon maaf, kami sudah berusaha sebisa mungkin tapi pasien tak bisa di selamatkan kehilangan banyak darah untuk waktu yang lama”
Davian, Galaxy dan Varez seketika mereka terduduk lemas, mereka tau ini bakal terjadi. Arion tak bisa berkata apa-apa menangis dalam diam sambil memeluk anak-anaknya yang menangis histeris.
“ARGHHHHHHH” Teriak Galaxy.
“HARUSNYA GALA YANG MATI BUKAN MOMMY!!”
“Istighfar Gala” bisik Arion dirinya juga tak bisa menerima kenyataan ini tapi jika dirinya tak bisa mengontrol diri maka semuanya akan di luar kendali.
“Mommy? Mommy masih ada dad” ujar Varez.
“Berapa lama yang lain tiba?” Tanya Arion,
“Mereka harusnya sudah di bandara karna menggunakan pesawat pribadi dengan kecepatan tercepat” ucap Arlan.
“Dad!!” Alana yang awalnya berlari kini berjalan perlahan karna kakinya melemas,
“GAK!! Gak mungkin kan bang!! Ka Kaila !!” Ucap Athifa,
“Argh hiks gak!! Ka Kailaaaa” teriak Athifa
“Mommy baik-baik aja kan!!” Tanya Alana.
“Mas anak aku mas hiks”
Baru saja mereka tiba, melihat anak cucu mereka menangis di depan ruang operasi tentu saja mereka tau jawabannya walau tak di jawab langsung.
“Dad ah arghh hikss mommy hikss Ala di sini mom hikss mommy!!!” Tak hanya keluarga tetapi para anggota mereka pun menangis histeris tak kuasa.
“Ar? Bohong kan?” Tanya Elvano,
“ARION!!” Panggil Kaivan.
“Kaila baik-baik aja kan?” Tanya Wiliam.
“Tuan, nyonya baik-baik aja kan?” Tanya Kevin.
“Kaila kehilangan banyak darah dokter sudah berusaha sebisa mungkin”
“BODOH!! CARI DOKTER LAIN!! PERIKSA SEKALI LAGI” perintah El
“Lo gak bohong kan?” Tanya Wiliam mengcengkram leher Arion. Namun cengkraman itu langsung di tahan oleh Davian, Galaxy, dan Varez.
“Lepaskan tangan mu paman” ucap Galaxy dengan aura permusuhan.
“Mommy” panggil Alana yang terduduk lemas.
Seketika air mata Alana yang tadi nya bening berubah merah darah, Arion mencoba menenangkan Alana sambil memeluknya.
“Mommy” panggil Alana dalam bentu alterigonya.
“Mommy pasti sembuh! Mommy gak boleh tinggalin Ala!!”
“Gak boleh!!!” Alana menarik-narik kengan Kaila, ya hanya bisa di lihat Alana namun yang lain tak bisa mereka hanya bisa melihat Alana menarik angin saja.
“Alana istigfar heyy sayang” bisik Arion.
“Mommy!! Daddy mommy dad mommy ninggalin Ala!!” Tangis semua orang yang ada saat itu oecah mereka tak kuasa melihat Alana yang seperti itu belum lagi air matanya yang berubah menjadi air mata darah.
Alana pingsan dan langsung di larikan ke ugd, memang tak dapat di percaya tapi itu nyata. Kehilangan orang yang sangat kita sayangi dan sangat berarti bagi kita itu sama seperti berada di ujung jurang.
Manusia tak bisa menentukan kapan dan bagaimana mereka akan menghembuskan nafas terakhirnya, semua itu hanya di ketahui oleh sang pencipta. Umur gak punya bau yang artinya tak ada tanda-tanda kapan kita bakal meninggalkan dunia.
“Siapkan kepulangan kita ke tanah air” perintah Arion.
Arion masuk ke dalam ruangan dimana Kail berada,
“Haii honey” sapa nya.
“Kamu jahat, kamu ninggalin kita semua”
“Kamu ninggalin aku! Kamu bilang aku yang bakal duluan ninggalin kamu! Tapi nyatanya? Sayang Alastair dan Alistier masih kecil mereka masih butuh kamu bukan aku, aku gak bisa sesabar kamu, sepintar kamu”
“Kalau aku tau bakal terjadi kaya gini, lebih baik kita gak liburan kemana-kemana! Sayang bangun!! Baby girl! Honey”
“Wake up bby”
“Kaila!! Kaila kamu belum boleh tinggalin aku” Arion terduduk lemas di samping ranjang Kaila.
Gimana Arion harus menjelaskan ke Twins? Arghh dirinya yang harusnya terbaring tanpa nyawa bukan Kaila! Bukan istrinya tapi dia!!
“Maafin aku karna kelemahan ku dalam menjaga kamu”
Bisakah waktu di putar ulang? Menjadi waktu dimana semua itu belum terjadi? Arion ingin memutarnya dan membatalkan semua liburan mereka agar Kaila masih bersamanya. Tapi apakah semua itu bisa? Berapapun akan dirinya bayar agar bisa bersama kembali dengan sang istri.
Hancur, semuanya hancur Arion tak memiliki mataharinya lagi bidadarinya lagi, Kaila satu-satunya wanita yang Arion cintai bolehkah bertukar posisi? Atau memindahkan posisi itu untuk orang lain? Ah Arion sepertinya akan gila memikirkan semua itu.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...