The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 66



...PADA RINDU KAN? AKU TAU AKWKWKAKAK...


...ALHAMDULILLAH AKU UDAH AGAK SEDIKIT BISA UPDATE!!!...


...MANA HORE NYA BUAT AKU WKWKWK...


...BTW KALIAN LAGI APA NICHH?...


...AKU TAU KALIAN TIDAK SABAR LAGI :V...



Davian mengode ke Varez untuk masuk ke dalam kamar, Galaxy melirik ke Davian sekilas lalu melirik ke Varez yang cengar cengir saat di pinta untuk pergi.


“BI ABI NGEYEL BANGET SI BI!!”


“GBLG ABI MAHH!!”


“CUP RIVEV CUP!!!” Ujar Bale


“SAM SMOKE!!” Pinta Bale.


“GBLG BOM!!” Ujar Sam bablas ngegas dirinya.


“RATA KAN BEGO!!” Kesal Ucup.


“AKHHH!!” Teriak Galaxy kaget.


“Sumpah Gal bukan gue!! Ini nih ade lo maksa!!” Arga panik padahal tangannya cuman diam saja.


Sedang duduk santai tangan Arga di pegang Varez lalu menampar punggung Galaxy walau pelan namun tetap pas sasaran yang mana membuat Galaxy menjerit kaget.


”sumpah Gal!!” Galaxy mencari keberadaan Varez.


Tak terlihat lagi karna bocah itu sudah ngacir entah kemana yang pasti sepertinya balik ke kamarnya. Galaxy ingin sekali mencabik-cabik adik laknatnya itu.


“Berdarah Gal” ujar Arga.


“Sialan!! Bang anuin!!” Sambil menarik lengan Davian.


Davian hanya menghela nafas dan mengode ke pengawal untuk mengambilkan perban dan yang lainnya untuk mengobadi luka Galaxy.


Inti Alderioz hanya diam dan terpana melihat dada Galaxy. Ingat kalian cowo gais.


“Varezz!!” Teriak Alana dari atas.


“Sumpah yaa!!” Semakin terdengar jelas teriakan Alana.


“BANGG EARPHONE ALA DI GUNTING VAREZ!!!”


“obatin” perintah Davian ke pengawal yang juga bertugas sebagai perawat.


Inti Alderioz meneguk ludahnya susah, seketika aura Davian mengerikan. Davian berjalan sambil mengacak-acak rambutnya. Saat hendak masuk ke dalam lift bertepatan Varez yang turun sambil tertawa.


“Eh?” Kaget Varez.


“Masuk!” Varez kaku si tempat dan kembali masuk ke dalam lift.


Tatapan datar Davian seperti seribu jarum yang menusuk ke dalam mata. Galaxy masih diam dirinya malas berbicara mood nya sedang tidak enak soalnya.


Di lantai atas..


“Duduk Rez!” Keduanya berada di dalam kamar Varez.


“Iya” sahut Varez pelan.


“Makin hari makin menjadi ya? Abang udah bilang jangan nakal Varez! Jangan nakal kenapa gak nurut? Kamu udah kelas 5 Rez!”


“Kamu mukul abang Gala kaya gitu? Kamu tau resiko nya kan? Kalau terus berdarah gak bakal cepat sembuh! Dan juga kamu jahilin ka Ala jangan sementang kamu bisa beliin baru lagi”


“Sekarang kita tuh harusnya bersyukur! Kekayaan kemewahan yang kita punya tuh gak semuanya abadi. Kalau kamu terus kaya gini kapan daddy bisa santai di rumah? Kapan mommy daddy nikmatin hari tua mereka kalau harus kerja kerja kerja terus!”


Varez diam namun tidak dengan matanya karna sudah meneteskan air mata, bukan air mata buaya ini benar-benar air mata Varez. Ucapan Davian memang pelan dan lembut namun menusuk di setiap kalimat makanya Varez tak suka dan tak ingin berada di situasi seperti ini.


“Gak ada yang nyuruh kamu nangis!”


“I hikss iya hikss”


“Kenapa nangis?”


“Ab hikss abang hikss”


“Kamu mau abang gak peduli lagi sama kamu? Kamu mau abang acuh ke kamu? Biarin kamu bertindak semaunya di depan orang lain? Biar tau mereka kalau kamu itu anak nakal?” Varez menggeleng cepat.


“Maafin hikss maafin Varez huaaaaa hikss”


“Bang” panggil Galaxy sambil membuka pintu masuk.


Davian melirik ke arah Galaxy, Galaxy menghela nafas. Dia tau adiknya ini hanya bercanda apalagi mereka homescholling pasti Varez bosan makanya seperti.


“Gapapa, Gue udah gapapa jangan terlalu keras” Davian paham diapun mengangguk.


“Nunggu apa lagi? Itu Galaxy gak mau ngomong ke dia?” Tanya Davian dengan nada sedikit kasar untuk mereka yang membuat Varez langsung meminta maaf.


“Maafin Varez hikss” Galaxy kembal menghela nafas.


“Iya jangan di ulangin lagi, minta maaf ke Ala juga” Varez mengangguk.


Setelah drama itu, Varez di suruh tidur karna memang mereka berdua akan ke bar lantai 5 nanti dan ya party kecil-kecilan untuk inti Alderioz.


Mereka sudah ijin untuk minum-minum dengan Kaila juga Arion, kamar Alana dan yang lainnya juga di jaga takutnya kalau salah satu dari mereka mabuk dan nyosor ke kamar Alana kan susah.


“Gila gue baru tau ada bar beneran di sini” ujar Bale


“Sekaya apa si bonyok lo pada hah! Bar ada, biliard ada, timezone mini ada, bioskop mini ada, banyak lahh lengkap aula aja sebesar aula gedung itu gunanya apa cokk” Ucup terheran-heran.


“Nelwash bukan sembarang nelwash bi bos marganya” ujar Abi menyindir sambil bercanda.


Dingdong


Bar mini tersebut terbuka, Arion, Ares dan Wilasa datang mereka ikut bergabung dengan inti Alderioz. Para inti Alderioz sedikit canggung bagaimana tidak tiga orang di depan mereka ini sangat kaya, berpengaruh, aset negara, bahkan bisa di bilang bos di atas bos.


“Kalian lanjut saja kami ke ruang private” ujar Ares.


“Okey uncle, perlu Gala telpon ladies gak?” Arion yang berjalan sambil meminum susu pisang langsung tersedak.


“Bercanda Dad bercandaaaa” ujar Galaxy sambil terbahak-bahak.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


...KETIKA VAREZ KENA MENTAL😭...


...KENA CERAMAH DAVIAN WKWKWK...


...UDAH GEDE MASIH AJA JAHIL NYA ASTAGFIRULLAHHHHH....


...ITU YANG MAU ADOPSI VAREZ SILAHKAN KETIK ALAMAT YANG LENGKAP YA WKWK...


...BIAR AKU KIRIM ANJAII...


...KIRIM LEWAT MIMPII😭**...