
“Ikut bang!!” Teriak Varez kala melihat Galaxy yang keluar lagi setelah berganti pakaian
“Bang ikut huaaaa” rengek Varez kala Galaxy mengacuhkannya
“Elah Cil di rumah aja napa”
“Gak mau! Mommy gak ada!”
“Gue gak ada duit buat traktir lu Cil” bohong Gala,
“Varez bawa duit nih” mengeluarkan duit 20rb
“Gak usah ikut deh temenin Alana aja di rumah”
“Gak mau! Ka Ala palingan ngerjain pr di kamar trus ngedrakor”
“di rumah aja Napa Rez, Abang pulangnya malam mana lagi gak ada duit" ucap Gala
"Jan jadi beban dulu Rez" ucap Galaxy lagi
“Varez gak beban ya! Bawa duit nih”
“Yaudah elah! Ambilin kunci mobil kalo gitu"
“Nanti di tinggalin!”
“Enggak cepetan Rez, Ya Allah Cepet temen gua udah nunggu” Varez berlari masuk ke dalam rumah mengambil kunci mobil biasa milik Galaxy sesekali menoleh ke belakang takut di tinggal Galaxy
Merekanpun berangkat, galaxy sengaja naik mobil karna takut hujan cuaca juga mendung apalagi nanti bisa malam mereka pulang kalau ni bocil tidur kan susah.
Setiba di markas Alderioz,
Anggota inti dan anggota lain sibuk dengan kegiatan masing-masing dengan ponsel mereka.
“Ya Allah biang rusuh” gerutu Bale sedangkan yang di sindir nyengir tanpa dosa
“Tumben ni bocah ikut Gal” ucap Ucup seraya bertos ke Varez
“Ngerengek kek cewe” sindir Galaxy
“Bang Ucup beli Regal yok” Galaxy menggeleng
“Bangkrot bangkrot gue Gal kalo ade lo dah minta mah!” Galaxy mengambil dua lembar duit berwarna merah dari dompetnya.
“Pake mobil gue nih Cup, jangan pake motor takutnya ujan, mendung soalnya di luar” Varez sedang duduk di dekat Abi yang sedang mabar Pubg
“Rez ayo” Varez mengangguk lalu menyusul Ucup.
Ucup dan Varez sudah berangkat tinggal lah mereka lagi. Galaxy mengambil permen yang ada di lemari karna mereka memang markas mereka ini tak kekurangan makanan ataupun cemilan.
Anak-anak Kaila memang tidak di perbolehkan merokok makanya banyak cemilan itupun Sesuai perintah Kaila takut anaknya salah pergaulan.
“Dimana?” Raut wajah Galaxy seketika berubah menjadi datar
Anggota dan anggota inti sedikit bergidik ngeri takut karna jarang sekali Galaxy bersikap seperti ini.
“Belakang” jawab Arga,
Galaxy dan anggota inti ke belakang yang mana ada gudang tapi bukan gudang kenapa? Karna mereka bilang gudang ini adalah ruang eksekusi terlihat dari depan pintu bertulisan Eksekusi .
“Mau di apain Gal?” Tanya Abi
“Gue tanya Davian dulu” Mengambil Ponselnya di kantong
...Bang Davian (calling)...
^^^“Di apain?”^^^
“Siapa bang?” terdengar suara Kaila dari seberang sana,
“Galaxy mom”
“Terserah lo”
“Bang jangan berlebihan” ucap Kaila
“Jangan berlebihan,balikin aja”
^^^“Oke siap mom"^^^
...Panggilan berakhir...
“Balikin” kata Galaxy Mereka paham apa yang di maksud dari kata Balikin itu.
(Balikin\= apa yang terjadi dengan rekannya maka pelaku juga harus merasakan luka tersebut walau dengan cara berbeda)
“Woy anj lepasin gue!!”
“ bangst lo!!” Laki-laki itu memberontak karna di ikat di kursi dirinya berusaha terlepas dari ikatan nya tersebut.
...BUGGGGG...
...BRAKKKK...
Galaxy menendang tubuh laki-laki itu, sengaja tidak menggunakan tangannya karna tak ingin mengotori tangan nya yang bersih ini.
“Akhhhh!!” Galaxy menginjakk lengan kiri pria itu hingga berbunyi
...KREKKKK...
“Gila Gala kalo marah ngeri” bisik Abi ke Bale
“Diem lo mau di hajar Gala juga” ucap Bale
...BUGGGG...
...BUGGGG...
“Gara-gara lo! Nyokap gue khawatir anj!!”
“Gal udah Gal” Sam mengingatkan Galaxy agar tak berlebihan juga menarik nya mundur
“Cukup sekali lo ketemu gue! Kalo gue ketemu lo lagi abis hari itu juga lo!!” Peringat Galaxy lalu meninggalkn Ruang eksekusi itu.
Laki-laki itu pun di tutup muka nya, Abi dan Arga membawa laki-laki itu pergi dari markas sengaja menutupi wajah juga matanya agar markas Alderioz tak ada yang mengetahui.
“Dari mana bang? Mau gak?” Tanya Varez yang sudah duduk santai seraya nonton upin-ipin di tv Padahal Varez sudah kelar 3 SD tapi masih seperti bocil kan? Memang manja anak satu ini.
selagi dia masih bersikap manja itu tidak masalah tapi jika sudah sebaliknya menjadi pendiam maka siap-siap tak ada jalan keluar bagi siapapun.
otak Varez itu gudangnya strategi dan akal licik untuk membalas apapun yang menurutnya salah atau mengganggu orang terdekatnya. Dari kecil anak-anak Arion dan Kaila ini sudah terlatih menjadi orang hebat dan di takuti.
...🌚🌚🌚...
Pagi minggu,,
“Huaaaaaaaa” tangis Alistier
“Kenapa sihhh gelud terus” tanya Kaila
“Abang Valez mom hikss ice cleam Tiel huaaa” Kaila mencari keberadaan Varez
“Abang nya mana?”
Alastair juga Alistier menunjuk ke arah lantai dua terlihat lah Alvarez yang gelantungan seraya nyengir ke arah Kaila.
“Bang turun!” Titah Alana yang baru saja keluar dari kamarnya melihat varez gelantungan dari sisi seberang
“Wani piro” tanya Varez
“Alvarez Turun gak!” Teriak Kaila
“Mom jangan teriak-teriak kata Daddy” Balas teriak oleh Varez
“Nanti kita beli Ice cream lagi ade jangan nangis” ucap Kaila ke alistier
Varez malah seperti naik ayunan di atas sana memang meresahkan anak nya ini tak tau arti jatuh memang.
Arion dan para sahabat nya sedang bermain golf di halaman belakang sedangkan Galaxy berqda di rumah sakit bersama inti Alderioz.
Di rumah sakit….
“Sorry gara-gara gue sunmory di tunda” mereka kaget inti Alderioz menatap Davian
Bukan karna tak jadi berangkat tetapi karna mendengar Davian untuk pertama kalinya berucap lebih dari dua kata atau kalimat
“Mimpi gak gue?” Tanya Abi
“Gila bos tumben lo?” Bale berucap
“Daebakkk waahhhh daebakk parahh” ucap Ucup seraya bertepuk tangan
“Sans Dav masih ada minggu depan, anak-anak juga gak masalah” Sam mencoba memahami situasi agar Davian tak terlalu bersalah.
...Tok tok tok...
Masuklah Zainisha dan beberapa perawat,
“Wahh dokter nya mirip sama artis kan?” Ucap Ucup
“Eh iya anjir parah cantik pake banget nih”
“Misi Dok, dokter juga artis ya?” Tanya Ucup seraya menenteng
“Ah itu kembaran saya” Galaxy tertawa ngakak melihat raut wajah Ucup
“Dokter kembar? Jadi yang artis itu kembaran dokter? Demi apa dok?” Kaget Ucup, memang Ucup snagat ngefans dengan Zeanisha itu sedari lama
“Dok minta foto boleh gak?” Tanya Ucup
“Boleh” para inti langsung bersusun mengambil posisi
Sam tipikal cuek pun ikut bersusun karna jarang sekali kan bisa baper walau kembarannya saja. Memang benar tak banyak yang tau kalau Zeanisha ini memiliki kembaran ya kalian tau lah kalau Keluarga Walsh dan Nelson itu menyembunyikan identitas mereka.
“ Temen-temen kamu tukang ngelawak ya” ucap Zainisha ke Davian yang baru saja di cek
“Aunt kapan di bolehin pulang?” Tanya Galaxy
“Hehh??” Tanya Ucup
“Eh maksudnya Dok kapan abang saya boleh pulang” meralat ucapannya
“Besok, abisin infus dulu”
Sibuk dengan kerjaan masing-masing tak terasa sudah malam, Galaxy meminta mereka pulang bukan apa karna besok senin dan harus sekolah wakil anggota Alderioz ini memang ketat sekali agar teman-temannya pulang.
Bukan Galaxy mengatur anak buahnya hanya saja ini bukan hari libur sabtu minggu biasanya Galaxy membiarkan saja anak buahnya karna libur sekolah.
Pernah malam senin beberapa minggu lalu Galaxy sudah berkata kepada mereka untuk pulang namun Ucup dan Abi juga Bale masih di luar tepatnya di Caffe nongki alhasil Galaxy menghubungi mereka dengan berkata pulang.
Tetapi ketiganya masih tidak paham karna tumben sekali Galaxy menghubungi mereka dan berkata pulang beberapa menit kemudian ada dua orang datang utusan Galaxy. Dan akhir mereka paham maksud dari Galaxy dari situ mereka tak membantah wakil ketua itu.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...GAK CAPE CAPE AKU NGINGATIN KALIAN BUAT LIKE DAN SPAM KOMEN LOH!...
...TERIMA KASIH ❤️**...