
...BESTIE YANG BARU BACA AKU SARANIN BACA CERITA PART SATU NYA DULU....
...KESAYANGAN TUAN MUDA MAFIA...
...THX...
Galaxy mengemut permen yang tadi di bawanya dari rumah, permen ini khusus buatan pabrik milik mommynya yang tidak terlalu banyak menggunakan gula juga tidak menggunakan pemanis buatan jadi aman.
“Gal lo jang..” ucapan Abi terjeda kala Galaxy menyela ucapannya.
“Kumpulin anak-anak di markas nanti malam!”
“Kenapa?”
“Kemarin Alderioz menerima surat perang dari Scorpio”
“Serius?”
“Anjir gak kapok!” Ujar Ucup.
“Kita harus kasih pelajaran mereka! Maka itu pinta anggota buat kumpul malam ini di markas” mereka mengangguk.
Mereka membolos di jam pelajaran terakhir, menikmati angin sejuk di atas gedung sekolah memang nikmat.
Pulang sekolah,
Anggota inti Alderioz memaksa untuk ke rumah The little devil's untuk menjenguk Alana, padahal Galaxy sudah berkata berulang kali Alana baik-baik saja namun mereka tetap memaksa. Jadilah saat ini mereka sedang kebut-kebutan di jalanan menuju rumah Galaxy.
“Rez ngapain?” Tanya Ucup yang melihat Varez yang sibuk di halaman rumah.
“Duh bang itu cincin Varez tempar waktu main ketapel!” Para pengawal juga ikut mencari.
“Cincin yang mana?” Tanya Galaxy, Varez takut-takut menjawabnya.
“Cincin identitas” Galaxy langsung memijit pelipisnya.
“Ketemu tuan muda!!” Varez berlari menghampiri salah satu pengawal itu.
“Dah ketemu nih! Muka bang Gala biasa aja dong! Mau Varez bantu copot tu mata?” Setelah berucap Varez berlari sambil berteriak Terima kasih ke pengawal.
“Ade lo Gal?” Tanya Abi
“Kenapa? Lo mau? Ambil aja gue ikhlas”
Baru saja berucap demikian suara tangis menggema seisi mansion padahal anggota inti Alderioz baru saja masuk selangkah ke dalam rumah.
“YA ALLAH MAAF ABANG GAK LIAT ADA TIER DI SINI” Suara Varez ikut menggema.
“Makanya jangan lari-lari di dalam rumah!” Dari jauh terdengar suara Galaxy.
“Ya kan gak liat!”
“Ko ngejawab Rez?”
“Punya mulut gimana dong”
“Mulai berani ni bocah, sini lo gue banting”
“Abang lah yang ke sini kan lebih tua”
“Gelud terus gelud” suara Alana membuat mereka diam.
“Tau tuh bang Gala, udah tua gak mau ngalah jomblo lagi” ujar Varez.
Anggota inti Alderioz hanya bisa mendengarkan perbacotan kakak beradik ini.
“Davian mana Gal?” Tanya Sam.
Tiba-tiba pintu yang langsung ke garasi terbuka, terlihat Davian dengan style rapi berjas juga dasi yang sudah kendor masuk belum lagi rambutnya yang acak-acakan.
“Oh kalian di sini? Santai aja” ujar Davian suaranya seperti orang kelelahan.
“Gue naik dulu, kalo mau makanan atau minuman tinggal bilang ke maid” mereka seperti tersihir melihat pesona Davian tak ada yang bersuara hanya mengangguk saja menanggapi ucapan Davian.
“Dana Dina bawa twins mandi sore” pinta Alana.
“Baik Nona”
“Eh Al lo gapapa? Katanya lo di begal?” Tanya Ucup kepo.
“Gue udah gapapa cuman luka kecil doang gak bikin gue mati”
“Mata klean mau gue copot?” Galaxy menyadari kalau Alana menggunakan celana pendek dan hoddie saja.
“Ala ganti baju abis dari dapur langsung lewat lift belakang” Alana mengangguk saja.
...🌑🌑🌑...
Alderioz sedang berkumpul di markas tanpa Davian, Galaxy yang memimpin kali ini. Awalnya Davian memaksa untuk ikt sampai membuat Galaxy dan Davian cekcok adu bacot.
“Lo yakin cuman bawa 30 pasukan, Gal?” Galaxy mengangguk.
“Nyerang ke markas musuh cuman bawa 30 orang?” Tanya Sam
“#BUKANMAEN” ujar Ucup.
“Gue percaya sama lo pada, makanya cuman bawa segitu doang. Mental mereka mah mental patungan banyak anggota doang tapi sekalinya gelud kalah” ujar Galaxy.
“Bahus juga tu sindiran, auto fyp nih di ** gua up” ujar Bale.
...TINNNNNNN...
“GAL ANAK-ANAK SCORPIO NGEHADANG DI DEPAN GERBANG!!” Lapor anggota Alderioz.
“Gak sabar banget tu bocah sampe nyamperin” ucap Abi
“Mau banget di bantai ni Ekorpio” ujar Ucup.
“SCORPIO CUP SCORPIO” Bale membenarkan ucapan sahabatnya itu.
“Serah gue lah!!”
Di depan gerbang...
“Mau minta sumbangan?” Tanya Galaxy.
“Anj lo!! Keluar lo bangst!!”
“Astagfirullah bahasanya! Jigong lo noh luncat bau lagi” Sambil menutup hidungnya Galaxy berucap.
“Ya elah masa gak berani tangan kosong sampe bawa tongkat bisbol” ujar Bale
Galaxy mengodekan untuk gerbangnya di buka, mereka inti Alderioz berada di barisan paling depan sisa nya di belakang.
“Banyak juga pasukan lo yang di bawa” ujar Galaxy.
“Takut lo? Ck, lemah”
“Ulu ulu ululu gue takut? Sama beban tim kek mereka hahahaha” tawa Galaxy membuat mereka heran.
“Serang!!” Ucap pemimpin Scorpio.
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...BRUKKKKK...
...PLAKKKKKK...
...BUKKKKKK...
“Anak anj lo!!”
“Lagi baku hantam jangan ajak gue gibah” ujar Galaxy
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...PLAKKKK...
...PRANGGG...
Perkelahian terjadi hampir tiga puluh menit, Galaxy masih begitu bersemangat menghajar ketua dan anggota Scorpio. Memang titisan king dan queen tidak pernah mengecewakan.
“Udah pake senjata, kalah lagi” ujar Ucup.
“Ck, mana bawa banyk pasukan nyerang markas orang. Trus kalah lagi malu pasti ya gak Cup!”
“Yoi bro, malu nya sampe ke urat leher pasti” Galaxy dan Ucup saling bersahutan menyindir geng Scorpio .
“CABUT!!”
“Eh ada yang ketinggalan nih” ujar Galaxy.
“Apetuch yang ketinggalan?” Tanya Abi
“Urat malu klean” gelak tawa anggota Alderioz semakin membuat Scorpio mempercepat perginya.
...**🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
GMN KOMENNYA? AMAN KAH? MASA GAK KOMEN SI.
bsk q ultah 🙃**