The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 132



...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...


...OPENING BARU NIH WOY WK...


...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....


...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....


...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....


...BTW BTW...


...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...


...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...


...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...


...GAK DENG BERJANDAA EH...


...BERCANDAA...


...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...


...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...


...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....


...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...



Alana dan Galaxy dkk sedang berada di kantin, sedari tadi Alana melirik ke arah pintu nasuk kantin entah siapa yang di tunggu nya. Tak lama orang yang di tunggu Alana datang dengan raut wajah datar Alana menatapnya. Keduanya hanya saling tatap dan orang yang di tunggu Alana mengangguk tanda kalau semua berjalan lancar.


“Kesurupan lo?” Tanya Galaxy,


“Iya kesurupan” kesal Alana,


“Astagfirullah ruqyah Bal ruqyahh” ujar Galaxy


...PLETAKK...


“Diem Gala!!” Kesal Alana.


Tak lama Resya datang, Alana menyunggingkan senyumnya membuat Galaxy curiga dan langsung berbalik menatap apa yang di tatap Alana.


“Boleh gabung?” Tanya Resya.


“Boleh dong” ujar Clarita


Galaxy menatap Alana curiga tentu Alana tak diam saja dirinya menatap Galaxy balik jadilah keduanya saling tatap seperti bertukar pikiran.


“Njir tu Olin kenapa?” Sambil menunjuk ke arah pintu.


“RESYA!!!”


“Kena...”


...PLAKKK...


“Gila tu orang?”


“Main tampar aja!”


“Bau banget huek”


“Bau got”


“BANGST YA LO!! GARA-GARA LO GUE KAYA GINI”


“Olin? Kamu kenapa? Aju dari tadi di sini” ujar Resya,


“Iya lo kenapa kesurupan? Resya dari tadi di sini” ujar Alana.


“LO GAK USAH IKUT CAMPUR!!” Sambil menunjuk ke arah Alana.


“Njir bau huekk”


“Gosah ke sini lo! Pergi sana bau!!”


“Pergi woy!!”


“Cantik-cantik jorok!!”


“AWAS LO ANJ!!” Ujar Olin lalu pergi seperti orang gila mencak-mencak.


Alana melirik Resya dengan muka datarnya, Resya tersenyum ke arah Alana saat Alana menatapnya. Ada rasa senang tersendiri karna berhasil membuat Olin seperti itu di benak Resya.


Flashbackk...


Baru saja Alana datang kelas masih kosong hanya ada satu orang di dalam kelas selain dirinya yaitu Resya, dari pintu Alana melihat Resya sedang melilitkan perban di tangannya.


“Lo? Selfharm lagi?” Tanya Alana membuat Resya kaget dan tak berani menjawab.


“Lain kali lampiasin ke coretan kertas aja dari pada lo nyakitin diri lo sendiri”


“Maaf”


“Kenapa minta maaf? Lo juga nikmatin sakitnya sendiri gosah minta maaf”


“Iya Alana”


“Oh ya!” Alana mengeluarkan dua botol berisikan campuran-campuran entah apa yang pasti kalau di buka tutup botolnya bau itu langsung menyebar ke seluruh ruangan baunya juga sangat menyengat.


“Buat apa?” Tanya Resya,


“Buat kembaran tersayang lo”


“Jangan Alana”


“Bukan gue ko, tapi lo yang siram ke badan dia” ujar Alana.


“Tapi?”


“Oke aku bakal lakuin” ujar Resya.


Resya berpapasan dengan Olin dkk yang menuju toilet seperti biasa Olin dan teman-temannya baka berdandan terlebih dahulu baru pergi ke kantin. Kek siapa tuh we pasti kalian waktu sekolah juga gitu kann aku tauu...


Di dalam toilet,,


“Gue mau kencing”


”gue juga”


Seketika ketiganya masuk ke dalam toilet yang mana seperti keberuntungan untuk Resya, Resya pun langsung menyiram ke dalam toilet berisikan Olin setelah menyiram Resya langsung pergi menyusul teman-temannya. Olin berteriak di dalam toilet terdengar sampai keluar Resya hanya tersenyum mendengarnya,


Begitulah kronologinya....


...🌑🌑🌑...


“Mau kemana lo?” Tanya Galaxy ke Alana.


“Jalan”


“Sama siapa?”


“Orang”


“Namanya?”


“Gak punya nama”


“Ikut”


“Enggak”


“Idih”


“Kenapa?”


“Mau ikut”


“Gak boleh”


“Yahhh”


“Bye” Galaxy melirik Alana,


Galaxy menghela nafasnya dirinya juga sebenarnya malas untuk ikut untung saja Alana tak mengijinkannya ikut.


Alana menggunakn mobilnya menuju salah satu restoran yang sudah di pesan Harsa, mereka akan dinner bisa di bilang seperti itu. Alana sebenarnya juga malas karna dirinya sudah makan malam tetapi Harsa berkata dirinya belum makan dan mau di temani Alana dengan embel-embel nanti di beliin album terbaru TXT atau boygrub yang lain. Tentu Alana langsung berkata deal walau bisa beli sendiri tapi ada yang gratis kenapa tidak.


...Harsa (chat)...


^^^“Gw dprkirn”^^^


“Oke tunggu gue ke sana”


^^^“Ya”^^^


Harsa buru-buru keluar restoran menghampiri Alana, walau Alana hanya berpakaian biasa saja tetap membuat Harsa tercengang akan kecantikan Alana memang pesona anak ketiga Arion dan Kaila tak ada duanya.


“Mau pesan apa?” Tanya Harsa,


“Gue dah makan jadi dessert sama ice cream aja”


“Dessert atau ice cream pilih salah satu”


“Mau dua-duanya”


“Satu! Jangan makan manis berlebihan”


“Mau dua-duanya!”


“Gak”


“Yaudah gue balik”


“Ishh!! Yaudah boleh” Alana tersenyum penuh kemenangan yang mana membuat Harsa memalingkan wajahnya kala melihat senyum Alana.


Mereka berdua berbincang-bincang sampai Harsa mengatakan mau beli album atau yang mana untuk Alana, Alana pun berkata gak usah namun Harsa sudah berjanji membelikannya.


“Gak usah, gue udah punya lengkap ko kecuali yang belum rilis aja”


“Tapi gue dah janji”


“Gosah bgebantah deh! Lo juga udah gofood in gue tiap hari, ntar gue di sangka cewe matre manfaatin lo”


“Siap yang bilang? Malah bagus kali lo pake uang gue karna uang gue gak bakal habis”


“Sombong banget lo”


“Makanya lo mau beli apa?”


“Mentahannya aja” Alana asal sebut sebenarnya.


“Yaudah gue transfer no rekening lo”


“Ck! Serius lo?” Yang langsung di angguki Harsa,


Alana memilih-milih atm nya yang kosong isinya lalu memberikan nomor rekening itu ke Harsa bukan matre sebenarnya Alana juga tak mau tapi jika terus menerus tak mau maka Harsa bakal membelikan sendiri atau terus meminta Alana untuk di belikan apa.


“Udah” ucap Harsa buru-buru Alana mengecek sms bankingnya.


“Banyak banget!!!” Sepuluh juta yang di transfer Harsa mang gila ni orang seperti itu pikiran Alana saat ini.


Setelah perdebatan ingin Alana kembalikan mereka pun pulang ke rumah seperti biasa Harsa mengantarkan Alana ke depan gang rumahnya. Alana selalu minta antar samapi depan situ karna memang kalau masuk ke rumah sama saja membawakan makanan untuk orang-orang buas di dalam rumah.


Di rumah...


Sekarang pukul 10.23 wib, sepertinya orang-orang di rumah ini sudah tidur mengingat besok hari Jum'at mereka akan sibuk dengan kegiatan masing-masing seperti bekerja dan sekolah.


Alana langsung menuju kamarnya baru saja masuk kamar dapat pesan dari Harsa yang mengatakana kalau dirinya akan ke ruma Aksa terlebih dahulu dan pulang. Alana sudah mulai terbiasa selama seminggu lebih ini Harsa selalu melaporkan apa saja yang di lakukannya.


Dan terkadang Harsa telat membalas chat Alana maka Harsa akan langsung meminta maaf dan memberitahukan alasan keterlambatannya membalas chat.


“Hoamm ngantuk” gumam Alana.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...