The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 234



...WELCOME !!...


...JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM DI BAWAH INI BESTIEEE !!...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA ...


...@THEYCALLME.VIORA ...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN DAN LIKE KOMEN JUGA YA!! SEMOGA KALIAN BETAH DAN SUKA TERUS SEMUA CERITA AKU. TINGGALIN JEJAK TERUS YA BIAR AKU TAU KALAU KALIAN SELALU BACA CERITA AKU !! ...


...OH IYA!!!! JANGAN LUPA BACA JUGA ...


...ARCELLA QUEENZIE ...


...DAN...


...XAVIORA KENANYA ...


...TERIMA KASIH DAN SELAMAT MEMBACA !!!...



Alana sibuk membantu maid membawa daging buat mereka gunakan barbeque di halaman belakang, semua keluarga berkumpul kecuali orang tua dan abang Kaila yang ada di Belanda.


“Harsa jadi ke sini?” Tanya Kaila,


“Jadi mom boleh kan?”


“Boleh dong” ucap El nyaring.


Jika sudah begini Kaila tau apa yang akan di lakukan El tentunya, selama apapun sejarang apapun El bertemu dengan anak-anak Arion dan Kaila tetap saja jika ada yang menyakit mereka harus berurusan dengan uncle-unclenya lebih dulu begitupun sebaliknya jika anak El maupun yang lain di ganggu harus melawan dan melalui garda terdepan mereka.


“Mom” Alana merasa tak enak jika Harsa di ceramahi atau di kerjai oleh uncle-unclenya.


“Elvano!” Tegur Kaila karna Kaila tau anaknya ini bakal ngambek jika Harsa di kerjai para unclenya.


Sebenarnya tak apa cuman kalian tau kan Harsa full kerja siang malam memperbaiki perusahaannya agar kembali normal dan tentunya sibuk membantu sang ayah mengurus rumah utama mereka di Turki yang hancur bahkan ganti rugi ke keluarga yang di tinggalkan tak sedikit hampir semua maid dan beberpaa penjaga meninggal dunia akibat serangan rudal twins.


“Ka liatin Gala iseng banget!!!” Adu Athifa


Anak pertama Athifa sudah nyaman dengan tidurnya tapi Galaxy yang gemas selalu menoel-noel pipi tembeb bayi itu alhasil tangisan kencang terdengar. Davian juga gemas sedari tadi ingin menganggu cuman menahan diri saja.


“Kenapa? Mau kan lo hahaha” ujar Galaxy ke Davian.


“Berantem aja dah” ajak Davian.


“Bisa gak akur sehari aja?” Tanya Arion.


“Gak bisa dad! Manusia kek bang Dav ini di baikin ngelunjak” ucap Galaxy.


“Kalo kata mommy piso banyak noh” ujar Varez,


“Iya bang jangan berantem trus” ujar Raka.


“Tuan nyonya, tuan muda Harsa sudah datang”


Harsa masuk di antarkan maid, Alana sudah hendak menghampiri tapi Davian memberi kode untuk diam saja alhasil Alana cuman bisa tersenyum ke arah Harsa.


“Duduk sini kumpul” ajak El,


Para istri, anak perempuan dan anak-anak hanya bisa memperhatikan saja tanpa ikut campur terutama Alana, Arion dan yang lain pun agak jauh duduknya membawa Harsa.


“Kamu yang bikin keponakana saya nangis?” Tanya El,


“Ngegas aja lo” ujar Al membuat El memutar bola matanya malas.


“Saya Elvano Erdogan Kenan uncle Alana” ucap El memeprkenalkan dirinya.


“Saya Harsa om”


“Santai aja Sa, kalo salah kata palingan jari lo ilang satu persatu” ujar Galaxy membuat Harsa menatap Galaxy terkejut tentunya.


Harsa menjadi gugup dan tak karuan nafasnya seperti tertahan karna suasana di meja mereka seketika menjadi serius apalagi Galaxy yang awalnya bilang jari tiba-tiba menjadi diam.


“Maaf om saya demi Allah gak tau kalau mamah saya bakal begitu! Awalnya saya mau lamar Alana tapi malah ada acara begitu waktu di pesta”


Padahal El maupun yang lain belum ada bertanya tapi Harsa sudah menjelaskan, dimana sisi cool Harsa dulu? Seketika singa berubah menajdi kucing yang penurut.


“Mamah saya juga berubah om, saya merasa berbeda!!”


”padahal saya belum nanya loh” ujar El membuat Davian dan Galaxy tertawa namun segera menetralkan ekspresinya.


“Ah? Maaf om jujur banget ini saya gugup”


Arion ingin tertawa namun dirinya tahan karna cukup Davian dan Galaxy yang menertawakan kebodohan Harsa yang tiba-tiba ini kalau semua ikut tertawa takutnya kena mental dan gila nanti anak orang.


“Kami sebagai uncle dan daddy Alana memberikan waktu lima hari untuk menyelesaikan semuanya! Kalau dalam lima hari kamu gak bisa mengembalikan keadaan dan menyelesaikan maslaah dengan orang tua kamu. Jangan harap bisa bertemu dengan Alana”


Ucapan El itu serius tak ada bercandanya, mau itu sebagai perintah juga ancaman. Jangan harap bisa bertemu dengan Alana pun kata-kata itu serius batas waktu lima hari.


Jika dalam lima hari Harsa tak bisa menyelesaikan, Alana bakal di bawa pergi oleh El ikut ke Inggris dengannya. Arion dan Kaila juga sudah setuju dengan ucapan El sebelumnya.


“Ba.. baik om” Harsa menggaruk tengkuk lehernya yang tak gatal.


...🌑🌑🌑...


Davian bergegas karna dirinya lupa ada kelas pagi hari ini dan lagi ada rapat mingguan pukul sembilan dirinya benar-benar lupa akibat tadi malam sampai jam dua subuh mereka barbeque bahkan inti Alderioz juga datang dan menginap.


“Lo gila?” Tanya Vio,


“Bonyok gue gak bakal percaya kalo kita setengah-setengah Vi ayolah bantu gue!!”


“Gue gak mau!!! Cukup sampai di sini Dit!!!”


“Jangan kaya gitu lah Vi” menarik-narik Vio.


“Lo gue tolong aja sudah syukur!! Ko lo malah ngelunjak setelah gue tolong bjingn lo!!”


“ mulut lo!!” Raditya Febrian nama laki-laki itu,


“Apa!!”


“Gausah teriak!! Lo kalo gak ada gue juga gak bakal bisa hidup tenang!! Ingat lo hampir di per..”


...PLAKKK...


“Anj lo ya!!” Radit hendak membalas tamapran Vio namun Davian langsung menahannya.


“Gausah sok jago!!” Ujar Davian,


“Lo yang gak usah sok jago!! Jangan ikut campur!!” Menepis lengannya yang di cengkram Davian namun gagal.


“Cukup sekali gue ngomong kaya gini, jangan pernah muncul di hadapan gue dan jangan pernah ganggu cewek ini lagi.” Perintah Davian.


“Gausha sok asik lo!! Kalo berani by one aja” melayangkan kepalan tangan ke arah Davian.


...CREAK...


“Aaarhhhh!!!” Tangan yang di cengkram tadi berbunyi retak seperti patah.


“Ngajak gua by one tapi badan lo letoy begini di ketawain adek gua, kalo gua lawan banci modelan kek lo”


Vio sedari tadi memperhatikan, dirinya sudah mendengar dari sang ayah tentang pertunangan dengan Davian dirinya masih tak percaya dan tak bisa menerima pertunangan itu.


Radit pergi sambil memegangi pergelangan tangannya yang bengkok, Davian melirik sekilas ke Vio tanpa sepatah kata Davian pergi dirinya melupakan kelas paginya karna menolong Vio.


“Eh?” Vio hendka mengucapkan terima kasih tapi Davian sudah jauh pergi.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


MOHON MAAF LAHIR BATIN🙏


KALO MAU NGASIH THR BISA DI TRANSFER 🙏☺️ YANG NGASIH THR AKU BAKAL KASIH THREE UP HEHE