
Seminggu kemudiannn.....
Alderioz mengadakan acara galang dana Online maupun Offline untuk masyarakat yang terkena dampak banjir.
“Kata bokap gue, gak usah galang dana mereka yang bakal sumbang beberapa untuk semuanya” ujar Sam.
“Kata bokap gue juga” ujar Ucup
“Ko sama si? Bokap gue juga” ujar Bale
“Ya iyalah bego!! Bokap kita kan satu circle!!” Ujar Abi.
“Jadi gimana?” Tanya Davian.
“Gak usah galang dana deh Dav, sumbangan dari Alderioz dan para bokap kita juga kayaknya hampir seratus juta” Davian mengangguk.
“Alderioz nyumbang berapa?” Tanya Arga
“Dari atm bersama Alderioz ngasih 15jt” ujar Davian.
“Kalo kita mau nyumbang lagi gapapa?” Tanya Ucup.
“Terserah lo pada” mereka semua menangguk.
“Gue hubungin bokap dulu, tf nya ke atm yang mana nih?” Tanya Abi
“Ke atm inti” mereka masing-masing menghubungi bokap nya.
“Rencana ke Bali jadi?” Tanya Sam.
“Jadi setelah sumbangan kita berikan”
...Ting...
Ponsel Davian dan Galaxy mendapatkan notif bersamaan.
...4Devils (grub chat)...
Alana
Ala mo keluar sama dua curut,
kata mommy dan daddy
boleh trus harus ijin ke abang juga
Varez
mau kemana ka?
Galaxy
ade mau kemana?
Davian
sampe jam berapa?
Alana
ke wahana bermain+kebun binatang
Davian
abang temenin?
Alana
big no!!
Ala sama temen!
Girl time!!
Gala****xy
oke! Kabarin kalo ada apa-apa
jam tangan di pake
Varez
Selalu di zona yang terpantau cctv ya!
biar kalo ada apa-apa kedetek
Davian
iya hati-hati
...Read.......
Keduanya kembali menutup ponselnya karna sekarang membahas hal yang harus di selesaikan terlebih dahulu.
“20jt” ujar Ucup.
“Oh mereka samaan ternyata” ujar Abi setelah bertanya ke sang ayah.
“Bokap lo berapa?” Tanya Abi ke Davian dan Galaxy.
“Gak tau” cuek keduanya.
Padahal keduanya tau berapa Arion mengirimkan uang namun malas saja mengucapkannya nanti malah jadi pro dan kontra.
Oh ya mereka berada di markas Alderioz, anak-anak Kaila sudah di bolehkan keluar rumah walau begitu pengawalan tetap ketat.
“Bang kita ijin balik duluan” ucap beberapa anggota Alderioz.
“Yoi, ada apa-apa langsung kabarin ya” ujar Galaxy.
Di waktu yang sama...
Alana mengendarai mobil sport nya dengan kecepatan di atas rata-rata, ah ini keahlian tersendiri Alana jika menggunakan mobil.
Berhenti ketika lampu merah Alana membuka kaca mobilnya sedikit karna ingin memberikan sumbangan.
“Alana” gumam seseorang di mobil samping.
Setelah hijau Alana langsung menancapkan gas dengan kecepatan tinggi, Alana tak tau kalau mobilnya di ikuti karna dirinya fokus menyetir dan harus segera ke kebun binatang karna kedua temannya sudah berada di situ.
Alana turun dari mobil..
“Lama banget lo! Sampe keringetan kita nungguin” ujar Dara
“Yaudah ayo” ketiganya masuk ke dalam.
Alana sesekali melirik orang-orang yang di kenalnya, bukan di kenal melainkan pengawal bayangannya yang selalu berada tak jauh dari dirinya.
“Gue mau beli ice cream dulu” ujar Alana.
“Gue juga mau”
Mereka bertiga menikmati waktu bersama setelah beberapa mingg Alana tak di bolehkan kelaur dan hari ini finalnya dirinya di perbolehkan keluar.
Setelah beberapa jam mereka bermain dan melihat hewan yang ada di kebun binatang itu, Alana mengajak mereka untuk makan karna sudah jam makan siang.
“PERINGATAN! SINGA YANG ADA DI KEBUN BINATANG LEPAS UNTUK PARA TAMU SEGERA MENINGGALKAN AREA WONDERZOO!!”
Terdengar auma singa menggelegar semua orang panik, para pengawal bayangan Alana mendekat ke arah mereka bertiga. Alana terlihat santai berbeda Dara dan Clarita yang panik.
“Bawa mereka ke tempat aman!” Perintah Alana.
“Tapi non!!”
“Singa itu mencariku!!” Ujar Alana
“Jangan gila lo Al!!” Ujar Clarita marah.
“Bawa! Gue gak papa aman!!”
Alana berlari mencari singa itu, Harsa yang awalnya memantau dari jauh seketika panik melihat Alana yang berlari entah kemana.
“Lo berdua cari penjaga!!” Perintah Harsa.
Sedangkan di waktu yang sama.
“Astagfirullah bikin kerjaan aja” gumam Varez yang memantau cctv.
Varez langsung mengirimkan pesan kepada kedua abangnya, tentu langsung mendapatkan balasan. Jadi saat ini anggota inti Alderioz sedang menuju ke kebun binatang.
Back to Alana..
“Li” teriak Alana
Saat terlihat sedikit tubuh singa itu Alana tersenyum dan ingin menghampirinya namun tiba-tiba tubuhnya di tahan oleh seseorang.
“Jangan aneh-aneh!!” Ucap Harsa menahan lengan Alana.
“Apaan si” Alana mencoba melepaskan genggaman Harsa.
Terdengar auma singa tersebut yang semakin mendekat, Alana semakin memberontak entah ada apa dirinya seperti ingin memeluk singa itu.
“Alana!!” Bentak Harsa.
Alana tak pernah di bentak biarpun orang tua atau abangnya marah dirinya tak pernah di teriaki seperti itu.
“APA ANJ!!” Sarkas Alana.
“Lo gak tau apa-apa!! Jangan ikut campur!!!” Ucap Alana yang membuat Harsa tersentak kaget.
“Gue gak maksud Al! Gue cuman gak mau lo kenapa-kenapa!”
“Lepasin ade gue!” Ucap Galaxy penuh penekanan, percayalah Galaxy saat ini sedang menahan diri untuk tidak menembak kepala Harsa saat ini juga.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...