The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 117



...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...


...OPENING BARU NIH WOY WK...


...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....


...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....


...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....


...BTW BTW...


...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM?...


...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH...


...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...


...GAK DENG BERJANDAA EH...


...BERCANDAA...


...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...


...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...


...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....


...MAU DOUBLE UP? YUK SPAM KOMEN...



Alana untuk hari ini tak masuk ke sekolah, kaila tak ingin membuat emosi anaknya tak terkontrol jadi membiarkan Alana istirahat walau Alana sudah berkata berulang kali dirinya tak apa-apa dan tak akan terjadi apa-apa lagi di sekolah tetapi Kaila bilang untuk hari ini istirahat saja.


Kaila tak masalah jika anaknya banyak absen karna memang ada sesuatu yang lebih penting dan lagi semua anaknya berprestasi jadi guru-guru tak mungkin tidak menaikkan atau meluluskan anak-anaknya. Bahkan guru-guru dan kepala sekolah langsung meminta agar Kaila tak memindahkan anak-anaknya.


“Alana gak turun?” Tanya Tiga bestai Galaxy.


“Enggak, di suruh istirahat”


“Gue baru pertama kali liat Alana semarah itu” ujar Bale langsung di angguki ketiganya termasuk Galaxy.


“Kelas kuyy” ajak Ucup,


“Ntar katanya ada event balap, pada mau ikut gak?” Tanya Abi


“Tapi Davian cidera kan?” Ujar Bale yang langsung di angguki Galaxy.


“Daftar, gue main ntar” Abi mengangguk.


“Nanti tawarin anak-anak aja kalo mereka mau main juga” ujar Ucup.


Mereka tiba di kelas, masih beberapa menit lagi bell berbunyi. Selama seminggu ini meja Galaxy selalu ada bekal entah bekal ataupun susu dan roti di atas mejanya.


“Buat gue aja ya? Gue tau lo gak bakal mau makan yang beginian” ujar Ucup yang langsung di angguki Galaxy.


“Iih!! Kan aku mau ksih Galaxy” batin Olin,


Sedangkan di kelas Alana,


“Alana gak bisa di hubungin nih!” Ujar Dara.


“Aku minta maaf gegara aku Al..” ucapan Resya langsung di potong oleh Dara'


“Sya! Lo apa-apaan si gapapa kali, mau itu Alana, gue atau Clarita juga bakal marah kalo lo di gangguin! Lo itu udah jadi temen kita wajar kalo kita belaain!!” Resya menunduk entah takut atau rasa bersalah.


...Unknown (chat)...


“GUE TUNGGU DI GUDANG


BELAKANG!!”


“LO GAK DATANG!!


GUE SEBARIN KALO BOKAP


LO PECANDU!!”


^^^Read^^^


Resya yang mendapat pesan itu menghela nafas, sebenarnya Resya ini pintar cuman agak lemah kondisi tubuhnya. Resya tau siapa yang mengirimkan pesan itu pasti Olin.


“Aku ke toilet bentar ya” Dara dan Clarita ingin menemani karna melihat kondisi tubuh nya Resya penuh lebam bahkan ada barcode di tangannya membuat mereka khawatir.


“Kita temenin aja!” Resya terus menolak mau tak mau mereka menuruti ucapan Resya namun tetap mereka mengikuti di belakang tanpa di ketahui.


Semager-magernya squad Alana jika terjadi sesuatu mereka tak akan diam saja apalagi Alana sudah berkata dan merasa kalau Resya ini perlu mereka jaga.


Alana sedari awal sudah tau kalau Resya ini sering melukai dirinya terlihat dari barcode di tangannya yang pernah Alana lihat itu masih belum kering seperti baru saja di buat.


...PLAKKKKK...


“Risya!!” Kaget Resya yang baru saja masuk langsung di tampar.


“RISYA RISYA RISYA!! GUE OLIN!!”


“Tapi ka.. akh!!” Resya di durung kebelakang mengenai tumpukan meja.


...PLAKKKKK...


...BRUKKKK...


“Oh lo berani dorong gue!!” Olin menjambak rambut Resya lalu membenturkan kepalanya ke meja di belakang Resya.


Nafas Resya seperti tercekat di tenggorokan dirinya butuh inhaler miliknya namun berada di kelas, Olin gila dia benar-benar seperti psycopat membenturkan kepala Resya tanpa rasa bersalah bahkan menendnag perut Resya. Dan bodohnya Resya tau sifat kembarannya itu tetap datang menemuinya.


“MATI LO!!” Ucap Olin lalu pergi meninggalkan gudang itu, hanya ada mereka berdua di dalam gudang gelap penuh debut itu.


“Tol.. huf.. hah uhukk”


“Di toilet ade kelas sampe guru juga gak ada” ujar Clarita,


“Di lapangan, kolam dan perpus juga!!”


“Trus gimana? Mana udah bell nih”


“Stt hihihi” keduanya langsung bertatapan.


“Nengg”


“Godain abang hihihihi”


“BAAAAAA”


“AAAKKHHHH” mereka berdua tak lari malh berjongkok sambil berteriak.


“heh!! Bodoh jangan teriak!!” Ucap Bale menutup mulut Dara .


“ANJ GBLG JINKONTOT!!” Kesal Dara semua caci maki Dara ungkapkan.


“Bahahahah lo rekam gak tadi Cup” tanya Galaxy.


“Anj lo!” Kesal Dara masih,


“Lagian lo pda kita ikutin dari tadi gak ada yang sadar!” Ujar Abi,


“Mo kemana lo?” Tanya Abi lagi,


“Resya” ujar Clarita,


“Resya kenapa?” Tanya Galaxy.


“Tadi bilang ke toilet tapi lama banget trus waktu kita ikutin malah kehilangan jejak. Semua tempat udah kita cari tapi satu yang belum”


“Gudang?” Ucap Galaxy yang langsung di angguki Clarita dan Dara.


“Trus kenapa gak ke gudang?” Tanya Bale,


“Katanya di sana ada mbakun makanya kita gak berani” ujar Clarita,


“Astagfirullah kita itu tahta nya tinggi dari setan masa takut!!” Ujar Ucup,


“Bacot lo! Lo kan sama kek setan kaum rendahan!”


“Waterparkk mennn” ujar Ucup ke Bale,


“Lo mau kemana Gal?” Tanya Abi,


“Ya ngecek lah! Tu cewe bedua sama setan aja takut gimana ntar malam pertama!” Dara dan Clarita sontak melempari ucapan-ucapan kasar ke Galaxy.


“Di kunci nih!” Ujar Galaxy,


“Berarti kosong” ujar Ucup,


“Nah trus kemana tu Resya!” Ujar Dara,


“Cabut lah sebelum keciduk bubk” ujar Bale,


Saat mereka hendak pergi tetapi Galaxy masih diam di tempat sampi menempelkan telinganya ke pintu sesekali matanya melihat ke lubang kecil yang ada di dalam.


“Hush hush tolong uhukk” kecil suara Resya seperti tak mungkin ada yang mendengar terlalu kecil.


...BRUKKKK...


...BRUKKKK...


“Lo gila gal!!” Kaget mereka kala Galaxy menendang pintu gudang itu.


“ADA ORANG DI DALAM GOBLG!!” Entah kenapa emosi Galaxy seketika memuncak setelah memastikan yang di dengarnya suara manusia asli bukan jadi-jadian.


“Serius lo!” Tanya mereka.


“Resya!!” Dara dan Clarita berbalik ke depan pintu lagi.


“RESYA!!” Teriak keduanya


“SYAAA!!” Are u okeyy!!”


“RESYAA!!” Galaxy ikut berteriak bahkan ketiga temannya juga sambil mencoba mendobrak pintu itu.


...BRAKKKK...


Galaxy langsung masuk terlihat dari beberapa celah matahari yang masuk dari sela-sela pentilasi.


“Puji tuhan makasih” batin Resya air matanya yang sedari tadi turun dan nafasnya yang sudah sulit akhirnya ada yang menemukannya.


“Ga..” Resya pingsan.


“Res..” Galaxy langsung menangkap tubuh Resya yang hendak jatuh. Ya Galaxy berhasil memeluk Resya yang pingsan.


“Sya! Hey sadar weeyy!!” Ujar Galaxy,


“Ya tuhan! Badannya dingin banget!!” Ujar Clarita saat memegang tangan Resya.


Tanpa pikir panjang Galaxy menggendong Resya buakn menuju uks tetapi parkiran.


“Lo bawa mobil kan?” Tanya Galaxy sambil tergesa-gesa di ikuti teman-temannya.


“Bawa!” Ujar Dara,


“Kasih Bale!” Dara mengangguk.


Badan Resya sangat pucat badannya juga sangat dingin seperti es, Galaxy tak tau harus ap yang jelas dirinya harus segera ke rumah sakit.


Setiba di parkiran mereka langsung masuk ke mobil, Clarita dan Dara naik motor karna memang Galaxy buru-buru meminta bernagkat saat mereka di dalam mobil.


...Josky (calling)...


“Ha?”


^^^“Bukakan jalan!”^^^


^^^“Ke rumah sakit segera!!”^^^


^^^“Hubungi rumah sakit gue di jalan!!”^^^


“Nomor plat?”


^^^“Bodoh!! Banyak tanya! Lacak gps gue!”^^^


...Panggilan berakhir....


Sesekali Bale melirik Galaxy yang berada di belakang seperti sangat khawatir dengan Resya namun dirinya masih tak berani bertanya perihal keduanya.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...