The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 29



HALOO BESTIEEEđź’ś


...MAAF KEUN YA KARNA UP NYA AGAK LAMAAN HEHE...


MAU INGETIN!


...JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN...


Di depan villa sudah di tetesi beberapa pewarna merah pecat seperti pewarna agar Saat Davian datang semua terlihat seperti asli.


“Janji ya Varez di kasih kue!” Ujar Varez meminta Galaxy berjanji lagi.


“Janji dek janji” Alana dan Kaila sedang mendandani Varez juga dua pengawal itu agar terlihat real luka yang mereka buat.


“Nyonya tuan Davian sudah dekat” lapor pengawal.


“Rez lemesin badannya” ucap Alana.


Davian datang dengan wajah panik apalagi mendengar tangis Kaila membuatnya tak karuan dirinya langsung merasa sangat bersalah.


“Whose blood? This is real?” Tanya Davian


(Darah siapa? Ini beneran?)


Davian masih berada di depan pintu menanyakan ke para pengawal karna matanya mangkap bercak merah di lantai.


“Akh!” Sarkasnya lalu berjalan masuk penuh kekhawatiran.


“Mom” Kaila langsung berjalan lalu memeluk Davian.


“Vian hikss Varez terluka hikss” tangis Kaila pecah dalam pelukan Davian.


Akting nyonya Kaila tak dapat diragukan harus di beri penghargaan ya gak:)


“Bang” Panggil Galaxy dengan wajah berkaca-kaca.


Satu rumah semua melakukan akting sesuai peran mereka masing-masing dan tak membuat Davian curiga.


“Hikss mom sakit hua hikss kaki Varez hikss” Davian menatap takam kaki Varez tak percaya.


Melonggarkan pelukan mommy nya dan langsung berjongkok sejajar dengan dengan Varez.


“Bang sakit hikss” Davian tak berani menyentuh kaki Varez karna terlihat jelas seperti baru.


“Varez dari mana hmm? Kaki nya kenapa bisa kaya gitu?” Suara Davian pelan lembut dn gemetar.


“Varez hiks kan nunggu abang hikss trus ada binatang hiks Varez lari eh malah hikss salah arah malah ke hutan hikss”


“Varez nungguij bang Dav?” Melihat Varez mengangguk membuat Davian sakit di bagian dada nya.


Dirinya kembali gagal menjaga sang adik untuk ke sekian kalinya, belum lagi Kaila yang menangis sekarang rasa bersalah nya semakin kuat.


“Siapkan senua penjaga! Malam ini juga kita buru hewan itu!” Perintah Davian tegas.


“Boy jangan gegabah” pinta Arion.


“No dad! Siapkan sekarang!!” Perintah Davian lagi.


“Dav hikss jangan mommy takut hikss”


“Mommy gagal jagain kalian hikss maafin mommy hiks” air mata Davian yang sedari di tahan langsung turun begitu saja.


Davian paling tidak suka jika mommy nya menangis sedih kecuali bahagia dirinya pasti akan ikut merasakan sakit hati juga.


“Mom maafin abang, abang yang salah jadi mommy gak perlu minta maaf” Davian memeluk sang mommy.


“Mommy tunggu di sini Vian bakal bawa hewan itu segera!”


Kaila semakin histeris membuat Davian serasa ingin menghancurkan seisi pulau ini. Siapa yang tidak sakit jika melihat mommy nya menangis? Jangankan menangis merasa sedih saja bagi Davian dirinya sudah sangat-sangat bersalah.


“Hikss Varez gapapa kan bang?” Alana ikut menangis.


Percayalah Galaxy sudah sangat-sangat berusaha menahan gelak tawa nya bahkan saat ini Galaxy memilih untuk pergi kedapur untuk mengambil cake.


Semua sudut-sudut ruangan sudah di letakkan kamera untuk mengabadikan momen ini bahkan di bawah meja dan kursi juga ada untuk mendapatkan angel wajah Davian dari bawah.


Galaxy sudah memberikan kode beberapa detik kemudian listrik padam, Alastair dan Alistier di dalam kamar bersama baby sitter karna sudah tengah malam.


Kecuali nanti setelah drama ini mereka akan berfoto dan tentunya twins akan ikut walau berfoto sambil tidur.


“Bang!!!” Teriak Alana kala mendengar suara auman singa yang sangat dekat.


“Ala tenang!” Pinta Davian yang sedang memeluk Alana.


“Nyalakan lampu nya!! Dimana para pengawal!!” Teriak Arion.


“Daddy Varez takut hikss”


Berulang kali auman singa terdengar membuat mereka was-was belum lagi Alana yang sudah pingsan membuat Davian panik. Entah pingsan beneran atau akting yang pasti Davian sangat panik sekarang.


“Tuan nyonya ada singa!!” Teriak pengawal di halaman belakang villa.


Karna sudah hampir tiga puluh menit mati lampu dan Davian juga Arion sudah panik ya Arion hanya akting ya kecuali Davian. Galaxy datang di balik kegelapan bersama pencahayaan empat lilin.


“Happy birthday to you! Happy birthday happy birthday happy birthday to you!” Galaxy datang dengan membawa cake.


Alana bangun langsung ikut bernyanyi suasana masih gelap namun tentunya di kamera terlihat karna ada inframerah nya.


...TEKKKK...


Lampu kembali bernyala terlihat sangat jelas wajah Davian entah bahagia sedih jadi satu.


“buon compleanno, fratello sempre in salute!” Dengan suara berat nya Galaxy berucap .


(Selamat ulang tahun, sehat selalu bro!!)


“Grazie, apa ini ulang tahun ku? Tapi menurut ku dari pada ini lebih baik bawa Varez ke rumah sakit” Davian baru ingat kalau adiknya terluka.


“Boy selamat ulang tahun” Arion memeluk Davian.


“Thanks dad, tapi Varez harus di utamakan”


“Anak mommy udah besar happy birthday sayang” kedua pipi Davian di cium oleh Kaila.


“Mom Varez terluka!” Mereka semua seperti tuli saat Davian berucap jahat sekali bukan?


“Abangnya Ala happy birthdayy muachhhhhhh”


“Tiup lilin bang make a wishh jangan lupa!!” Titah Alana yang langsung di lakukan oleh Davian.


“Huftttt” mereka serempak mengucapkan selamat ulang tahun.


“Happy birthday bang dan maaf ini semua prank!! Itu itu itu itu dan itu juga ini ini di sana trus itu tuh semua kamera silahkan dadah-dadah” Davian masih mencerna ucapan Varez.


“Prank?” Mereka semua mengangguk.


“Prank?” Tanya Davian lagi.


“Iya prank nanya mulu lu”


“Serius? Prank? Luka Varez? Darah di depan?”


“Prank bang prank!” Davian langsung berjongkok dan menutupi wajahnya.


Isak tangis terdengar baru kali ini dirinya di tipu orang tua dan adik-adiknya bahkan para asisten rumah tanpa rasa bersalah.


Dan Davian bersyukur ini semua prank karna saat melihat kaki Varez dan wajahnya yang penuh luka membuat dirinya ingin langsung menghancurkan seisi pulau karna telah gagal menjadi abang .


“Abang nangis?” Tanya Varez. Yang langsung di jawab gelengan oleh Davian.


“Gengsian lo pegel nih gue megang kue lo! Pegang napa” untuk malam ini Galaxy di ampuni oleh Davian karna berbicara layaknya dengan teman seumuran.


...**đź–¤ JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN đź–¤...


...HAPPY BIRTHDAY DAVIAN DAN NAMJOONđź’ś**...