The Little Devil'S

The Little Devil'S
Bab 106



...SELAMAT DATANG KEMBALI READERS TERSAYANG!!...


...OPENING BARU NIH WOY WK...


...SELAMAT MENIKMATI CERITA YANG BANYAK KETIKAN TYPO NAMUN HARAP DI MAKLUMI KARNA SEMUA MANUSIA TAK ADA YANG SEMPURNA SELAIN PENCIPTANYA....


...TAK PERLU BANYAK BACOT KARNA AKU TAU KALIAN MENUNGGU DAN MENANTI KAN CERITANYA....


...TAPI SEBELUM ITU AKU HARU NGINGETIN KALIAN KARNA BUKAN CUMAN APCAR SUAMI ATAU MANTAN KALIAN AJA YANG BISA NGINGETIN ATAU NGANGENIN TAPI AKU JUGA!...


...JANGAN LUPA FAVORITKAN LALU LIKE KOMEN DAN VOTE KARNA ITU BENTU KALIAN MENDUKUNG SETIAP CERITA AKU ANJAII....


...BTW BTW...


...KLEAN UDAH KANGEN MANTAN BELUM? ...


...EH MAKSUDNYA KALIAN UDAH MAKAN BELUM? BELUM AHHHH LEMAHHHH ...


...MAKAN SANA NANTI. KALAU KAMU SAKIT YANG NYAKITIN AKU SIAPA? Wkwkwkwkwkwk...


...GAK DENG BERJANDAA EH...


...BERCANDAA...


...BANYAK BACOT KAN KAN KANN?...


...DAH LAH LANGSUNG SAJAAA KE CERITANYA,...


...SEBELUM KE CERITANYA MAU NGINGETIN BANYAKIN KOMEN BIAR DOUBLE UP....


...OKEEE NANTI DOUBLE UP TAPI GAK SEKARANG TUNGGU AJA YAAđź–¤...



Mereka sudah pulang ke Indonesia sejak kemarin, seminggu berada di Paris lalu mereka di seret Kaila pulang karna masih tak ingin meninggalkan kota Paris itu.


“Dav anak-anak nanyain ada touring lagi gak? Lama gak ada touring kan atau liburan kemana gitu” ucap Abi


“Lo pada urus deh kita acc” ujar Davian.


“Sekarang lo gak irit bicara lagi ya bos hehe” ujar Ucup.


“Gimana mau irit bicara, kalo tiap hari di tanyain berapa kata yang keluar dari mulut dia trus gak di jawab kena siraman rohani dua jam” ucap Galaxy yang mana membuat mereka semua tertawa.


Iya mereka saat ini sedang berada di warjang, mereka bolos berjamaan dan Davian, Arga dan Sam yang sebentar lagi ujian tetap nekat ikut bolos karna Galaxy mengancam jika mereka tak ikut maka Galaxy akan merusuh sekolah lain.


Padahal bukan itu rencana Galaxy tapi mau tak mau dia berkata demikian yang penting Davian ikut bolos, kalau tidak yaaa bisa-bisa Davian mengadu ke bonyok mereka habislah kena siraman rohani juga.


“Gimana kalau kita sewa kapal pesiar yang muat 50 lebih untuk tiga hari tiga malam” saran Arga,


“Setuju si gue”


“Dana juga kan punya kita banyak bisa si yakan?” Ucap Ucup,


“Urus masalah dana pake atm pertama” ujar Davian,


Atm mereka itu ada tiga karna sekalinya nabung gak 100rb atau 200rb tapi 2juta sampai 10jt makanya sampai banyak atm agar mereka tak di curigai dapat uang dari mana.


Mereka punya usaha sendiri bengkel, caffe, toko baju trifth sablon, dan usaha lain yang pasti uang halal karna memang Davian dan Galaxy mengajarkan mereka untuk mencari uang sejak dini.


Walau anggota Alderioz cuman sedikit tapi mereka semua jangan di remehkan para orang cerdas yang tertutupi sifat bodohnya atau bisa di bilang nakal mereka.


“50jt cukup si bahkan lebih” Bale memperkirakan uang yang akan di keluarkan.


“Jum'at juga jamkos kan katanya karna emang bersih-bersih kelas jadi kita gosah turun” Saran Abi


“Fix kan ini?” Tanya Bale,


“Gue telpon bonyok dulu dari pada kena marah ntar” ujar Galaxy


“Anjir nack mami” ucap Abi


“Asu! Gak punya mamah ya lu!! gibeng juga ntar!!” Ujar Galaxy,


Mereka pun membahas hal-hal lain dan juga menikmati sore bersama di depan markas, tentu saat mau jam sholat mereka akan sholat bagi yang beragama Muslim.


...🌑🌑🌑...


“Ikut semua!” Bukan Varez yang menjawab melainkan Davian.


“Dih belum juga Varez bilang ikut” ucap Varez


“Gue, Gala, Ala, dan lo ikut tanpa penolakan!” Ujar Davian.


Davian bisa saja tak membawa Alana atau Varez tapi hatinya tak akan bisa tenang jika salah satu dari keduanya tak ikut apalagi di rumah sendirian. Walu ketiga adiknya ini seperti titisan setan semua tetap saja tak mau meninggalkan mereka.


“Bang besok kan di sekolah cuman bersih-bersih! Jadi Ala, Dara, dan Clar bikin rencana mau ke Bali bolehh gakk” ujar Alana sambil duduk membawa cemilan nya.


“Gak!” Davian, Galaxy dan Varez berucap bersamaan.


“Ko gitu!!”


“Ikut kita aja! Ajak dua curut lu!” Ucap Galaxy,


“Tapi kita tuh mau girl time! Di sana banyak cowonya nanti kita gak bisa santai” ujar Alana,


“Gal sewa kapal pesiar khusus mereka tapi harus berlayar gak jauh dari kita!” Galaxy mengangguk.


“Tapi bang!!”


“Apa lagi Ala”


“Tau ah!! Ala gak ikut!! Ala di rumah aja!!” Ala beranjak dari tempt mereka sambil menahan tangisnya.


Padahal dirinya sudah janji untuk girl time ke Bali karna seninnya mereka libur dan Dara juga Clar bakal ke kampung halaman orang tua mereka, kalau Alana ikut dengan anggota Alderioz tak ada waktu mereka bertigaan menikmati.


Mereka mau seperti gadis-gadis remaja lain lihat-lihat cowo bule juga walau mereka dah sering lihat cowo blasteran setan seperti anggota Alderioz tetap saja bosan. Dan lagi waktu mereka yang bebas tanpa kekangan terutama Alana.


“Hikss Ala kan hikss mau kaya anak anak lain hiks mommy” di depan lift Alana tak bisa menahan tangisnya lagi dan tangisnya membuat heboh satu rumah tentunya.


“Nona muda ada apa?” Kaget bodyguard yang berada tak jauh dari lift.


“ALA TUH JUGA MAU KAYA ANAK-ANAK LAIN HIKSS YANG BISA JALAN-JALAN SAMA TEMENNYA TANPA DI AWASI HIKSS BUKAN HIKSS BUKAN ALA GAK SUKA DI LARANG HIKSS ALA TUH HIKSS MOMMY!!!”


“Hey!! Jangan nangis” Davian mau memeluk Alana tetapi Alana malah mendorong Davian karna kesal


“Gak hikss gak mau abang hikss!!”


“Jangan nangis Ala” ujar Davian lembut,


“Biarin!!” Nafas Alana sudah terhengal-hengal karna memang memendam sakit hati nya itu.


“Yasudah! Yasudah!! Kamu boleh pergi tapi selalu kabarin abang!” Ujar Davian akhirnya luluh.


“Tapi Varez harus ikut kamu!” Ucap Galaxy


“Berasa barang ni tubuh di over over” batin Varez.


“Iya” Alana mengangguk namun masih sesegukan.


“Udah jangan nangis lagi” ujar Davian.


Davian menarik Alana ke dalam pelukannya, sudah malam Alana harus tidur makanya dia rewel kayaknya. Davian menggendong Alan seperti bayi koala sambip mengelus punggungnya pelan dan membawa Alana ke lantai atas di mana letak kamarnya.


Dan ya saat berjalan ke kamarnya Alana sudah tertidur dalam pelukan Davian, Davian sangat tau bagaimana cara membuat Alana tidur saat sedang rewel.


“Selamat tidur princess” memberikan kecupan di pipi Alana lalu Davian keluar kamar.


“Kumpulkan anggota!” Perintah Davian.


Davian mengeratkan rahangnya karna memang dirinya sedang marah saat ini namun tak bisa marah di depan Alana. Dan Davian kali ini tak boleh egois Alana berhak seperti anak-anak lain bukan?.


Berada di aula besar yang tempat Kaila dan Arion menikah saat ini Davian berdiri di panggung untuk memberikan arahan ke anak buahnya karna besok Alana dan kedua temannya bakal berangkat ke Bali siangnya sedangkan Alderioz bakal berangkat ke Lombok malamnya.


Semua sudah terkonfirmasi di grub tiket dan lainnya sudah di pesan oleh Arga, dan kapal sudah di pesan oleh Bale mereka akan berangkat malam.


“Buat dua tim berisi sepuluh orang, besok pagi kalian berangkat lebih dulu ke bali. Kalian mengawal Alana tapi jangan sampai mencolok dan jangan terlalu dekat! Apa saja yang di lakukannya kabari gue! Kecuali jika sudah berada di villa!” Pidato Davian begitu panjang.


“Terserah kalian siapa yang akan berangkat yang pasti sebelum pagi besok harus sudah ada data nya di meja kerja gue!” Ucap Davian lagi.


“Sekian terima kasih! Kalian boleh istirahat persiapkan diri” ujar Davian lalu mereka bertiga pergi untuk beristirahat juga.