
Alana terbangun karna dirinya smterkaget belum lagi sura teriakan meneriaki dirinya. bangun dari tidurnya namun masih dlaam gendongan Davian Alana mengusap matanya yang mana membuat kaum ada terutama inti Alderioz gemas.
“Ala ngantuk banget” bisik Alana lalu kembali menyenderkan kepalanya di bahu Davian.
“TURUN DARI COWO GUE!!” Teriak Thea.
Alana bukannya turun malah semakin mengeratkan pelukannya di leher Davian bahkan terang-terangan mengecup pipi Davian. Abang dan adik ini ada-ada saja kelakuannya.
...Drttttttt...
...Drttttttt...
...Uncle Kevin (Calling)...
^^^“Ya uncle?”^^^
“Galaxy mengamuk di markas utama!
dia juga memaksa untuk berangkat
Ke Afrika nanti malam!”
“Apa kalin bertengkar? Galaxy
melampiaskan Emosinya ke anak
buah yang ada di markas sudah
ada hampir lima belas yang pingsan”
^^^“Shit! Tahan Gala dulu Uncle!”^^^
“Hmm, cepat ke sini sebelum ada korban”
^^^“Iya”^^^
...Panggilan berkahir...
“Sam urus tu cewe!” Perintah Davian
Davian berjalan agak cepat sambil menggendong Alana, Galaxy tak akan berheti sampai benar-benar lelah atau kedua orang tuanya abang dan adik-adiknya yang menegur. Kalau seperti saat ini, Davian dan kedua orang tua nya lah yang lebih di patuhi Galaxy.
“Davian!!!” Teriak Thea
“Jadi cewe jangan kek nanas dong!!” Ujar Ucup
“Kenapa sama nanas Cup?” Tanya Abi yang tak tau.
“Bikin gatel” mereka langsung mengangguk paham.
“minggir gak!! Kalo gak gue gak bakal segan-segan bunuh lo pada!”
“Bunuh kita? Hahahaha” tawa Ucup,
“Makin lama lo makin gak bisa di biarin di sini deh, jangan bikin gue enek sama lo, Shiona Mathea Caston” Samuel menyebutkan nama panjang Thea yang mana langsung membuat perempuan itu kaget dan memilih pergi.
Keluarga Caston itu sangat berpegaruh dan terkaya ke 3 di negara B, entah darimana Thea kenal dengan Davian yang pasti dari saat itu dirinya obsesi dengan Davian.
Mencari tau latar belakang Davian dirinya hanya mendapatkan beberapa saja seperti Galaxy adiknya sisanya nihil maka itu, Thea tidak tau tentang Alana maupun Varez juga siapa sebenarnya Davian.
...🌑🌑🌑...
Alana di rebahkan di ruangan Davian yang ada di markas, Davian mencari keberadaan Varez yang ternyata berada di ruang bawah tanah.
“Bawa yang terluka ke rumah sakit” perintah Davian langsung di angguki oleh mereka semua yang ada.
“Kalian berantem?”
“Alana dan Galaxy, Alana makan pedas dan Galaxy negur namun Alana bersikeras gak mau ngalah akhirnya adu mulut” Kevin menghela nafas seraya menggeleng.
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
“Bangun!!”
...BUGGGGG...
“Gue bilang bangun!!!”
...BUGGGGG...
Davian melayangkan pukulan ke Galaxy tanpa aba-aba membuat Galaxy yang tak siap terdorong kesamping.
“Jangan lampiasin emosi lo ke orang lain!!”
...BRAKKKK...
...BUGGGGG...
“uhukkk!” Galaxy terbatuk akibat tendangan Davian.
“Ck! Gausah ikut campur lo!!”
...BUGGGGG...
“Otak lo! Geser gue benerin dulu” Davian lagi-lagi menghajar Galaxy, Galaxy yang sudah kehabisan tenaga karna sedari tadi melawan hampir tiga puluh anggotanya sampai pingsan.
“Kalo sudah kaya gini harus hubungi Queen” gumam Kevin.
“GUE CUMAN NEGUR DIA!! DAN BILANGIN DIA JANGAN MAKAN PEDAS!!! LO TAU GAK HAH!!! SAKIT HATI GUE LIAT ALANA SAKIT!!! GUE GAK MAU ADEK GUE SAKIT ANJ!!”
...BUGGGGG...
“Jangan berteriak di depan ku GALAXY!!”
...BUGGGGG...
“lo yang mulai Anj!!” Galaxy membalas tamapran Davian,
Perkelahian itu terus menerus terjadi hingga tigapuluh menit tenaga mereka sepertinya sangat banyak, mulai dari Kevin menghubungi Kaila hingga saat ini Kaila sudah sampai berada di markas bersama Varez juga twins yang ada di lantai atas untuk bermain.
Kaila masuk ke ruang bawah tanah aura nya sangat mengerikan seperti haus darah yang benar-benar haus, bahkan matanya kirinya sudah berubah menjadi merah pekat.
Namun perubahan ini tidak membangunkan Kalia karna Kaila berhasil menekankan aura Kalia agar tak keluar dan mengambil alih kesadarannya.
“Lanjutkan” perintah Kaila saat kedua anaknya menyadari keberadaan sang mommy bahkan saat ini mommy nya yang sedang marah bisa nampak cantik di mata keduanya.
“Kenapa kalian tak saling membunuh saja?” Tawar Kaila, Kevin memijit pelipisnya Queen sekaligus bos nya ini benar-benar tak sadar atau sengaja berkata seperti itu.
“Kenapa gak jawab hmm?”
“Mau mommy bantu membunuh saudara sendiri?”
Keduanya masih bungkam bahkan darah di ujung bibir mereka sedari tadi tak berhenti keluar, goresan di wajah mereka akibat kuku mereka yang tumul tak sengaja menggores wajah bak dewa itu.
“Kalian mau mati dengan cara apa hmmm? Kalian kira dengan saling pukul itu bisa buat kalian hebat dan berkuasa?”
“Mom abang minta maaf” ujar Davian.
Saat ini emosi mommy nya tak stabil mereka tau itu, salah sedikit nyawa mereka yang terancam karna jika sudah saat ini mommy nya itu tak pandang bulu. Kenapa kaya gitu padahal Kaila tau yang ada di depan ini anaknya? Emosi bisa kapan saja membuat orang lepas kontrol akan dirinya.
Seperti Davian yang marah dengan Galaxy juga Alana tapi dirinya bisa mengontrol emosi tersebut di depan Alana, sedangkan dengan Gakaxy tidak? Karna melohat Galaxy brutal menghajar anggota BBBD membuat emosi Davian lepas kontrol.
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
PELAJARAN YANG DI AMBIL DARI BAB INI?
ADA YANG BISA JAWAB?
GAK ADA? OKE AKU KASIH TAU!
..."SAAT KITA EMOSI ATAU MARAH JANGAN SAMPAI KALIAN LEPAS KONTROL AKAN DIRI KALIAN SENDIRI. KENAPA? KARNA EMOSI YANG TAK TERKONTROL AKAN MENGAKIBATKAN PENYESALAN YANG MENYAKITKAN"...
CONTOHNYA SAJA BANYAK KORBAN PEMBUNUHAN DI INDONESIA, KEBANYAKAN KRONOLOGI PEMBUNUHAN ITU ADALAH PERTENGKARAN DAN MENGAKIBATKAN KONTROL DIRI KITA LEPAS DAN DI KUAR NALAR.
JADI SEBISA MUNGKIN JIKA KALIAN SEDANG BERTENGKAR DENGAN SIAPAPUN MAU PASANGAN,TEMAN ATAU ORANG TUA SEKALIPUN COBALAH UNTUK MENAHAN DIRI AGAR TIDAK EMOSI ATAU MARAH AGAR TAK TERJADI PENYESALAN DI AKHIR.
SEKIAN TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA INI🙏**