PERFECT IMPERFECTION

PERFECT IMPERFECTION
PI 93#



Sepulang kerja, Nadira langsung masuk ke dalam kamar. Ada beberapa hal yang terus mengusik pikirannya akhir-akhir ini. Utamanya masalah ibunya juga ibu mertuanya. 


Saat ini yang dia butuhkan adalah seseorang yang bisa dia jadikan tempat berbagi. Hanya saja ia tak mau sembarang mengumbar cerita yang merupakan aib keluarganya sendiri. 


"Kamu lagi mikirin apa?" sebuah suara membuat Nadira terlonjak kaget. 


"Mas Alex? Kok sudah pulang? Katanya hari ini Mas Alex lembur," ucap Nadira seraya bangkir dari tempat tidur dan menyambut kedatangan sang suami. 


Alex melempar tas di tangannya secara sembarang. Kemudian menarik Nadira ke dalam pelukannya. 


"Aku kangen kamu. Jadi gak konsen kerja," ucap lembut Alex membuat Nadira semringah.


Nadira tak menyangka, hal kecil seperti ini saja bisa membuatnya merasa bahagia tak terkira. 


Tanpa aba-aba, lelaki itu langsung melancarkan aksinya. Mendaratkan kecupan di bibir Nadira. Kecupan lembut dan singkat di awal, berubah menjadi kecupan penuh damba. 


"Mandi dulu gih, aku siapin air hangat yah," ucap Nadira saat Alex sudah membebaskan bibirnya yang mulai nampak memerah. 


"Maunya di mandiin," kekeh Alex mempererat pelukannya. 


"Apa sih, Mas," ucap Nadira dengan wajah memerah.


"Mandinya nanti saja, aku laper."


"Aku siapin dulu makanannya yah. Nanti aku temenin makan," tawar Nadira dengan senyum terus menghiasi bibirnya. 


Rasa bahagia itu memenuhi seluruh sudut hatinya hanya karena hal sederhana. Baru membayangkannya saja, Nadira sudah merasa senang. Melayani setiap kebutuhan suaminya membuat perasaannya membuncah. 


"Aku pengennya makan kamu," ucap Alex tanpa malu. 


Tanpa menunggu jawaban Nadira ia langsung melancarkan aksinya. Seharian ini pikirannya selalu tertuju pada istrinya. Setelah menikah, mereka memang sudah beberapa kali berbulan madu dan menghabiskan waktu berdua. 


Ia tak pernah menyangka bahwa mereka bisa sampai di tahap ini. Bersama merajut cinta dalam ikatan yang sah. Alex tak pernah benar-benar merasa bahwa bercinta bisa seindah ini rasanya. Sebelum ini baginya, bercinta adalah hubungan sepasang anak manusia yang saling menguntungkan. Memenuhi kebutuhan biologis yang pasti di rasa setiap manusia dewasa tanpa dilandasi cinta. 


"Terimakasih istriku tercinta," bisik Alex lembut di telinga Nadira saat sudah mendapatkan apa yang dia cari.


Nadira hanya menyembunyikan wajahnya di balik dada bidang suaminya saat mendengar bisikan mesra laki-laki itu. Alex lantas mendekap mesra istrinya lantaran gemas dengan reaksi Nadira mendengar bisikannya.


"Kali ini aku beneran laper," ucap Alex merasakan keroncongan di perut setelah menguras energinya. 


"Aku mandi dulu, ya. Habis itu aku siapian makanan buat kamu."


Nadira sudah bangkit dari tempat tidur dan meraih pakaiannya yang sudah berserakan tak beraturan. Mengenakannya kembali sebelum masuk ke dalam kamar mandi. 


"Tunggu," ucap Alex menghentikan langkah Nadira menuju kamar mandi. 


"Ada apa, Mas? Apa kamu perlu sesuatu?" tanya Nadira sembari menoleh pada Alex. 


"Mandinya bareng aja deh. Tar aku bantuin juga kamu siapin makan. Baru habis itu kita makan bareng," ucap lelaki itu langsung bangkit dari tempat tidur tanpa sehelai benang di badan. 


Nadira hanya membulatkan mata mendengar penuturan Alex. Belum sempat ia bereaksi, suaminya sudah menggeretnya masuk ke dalam kamar mandi. 


 *****************************************


Mohon maaf bagi kalian yang sudah setia menantikan cerita Alex Nadira.. aku tak bisa menahan godaan untuk mendua.. saking asiknya selingkuh aku jadi lupa Alex dan Nadira karena kejar tayang di sebelah.. Aku mohon maaf yah.. bukan maksud mengecewakan kalian karena mendua sebelum cerita Alex Nadira bener-bener tamat.


Aku gak bisa janji banyak.. cuma bisa bilang selama aku masih dikasih daya dan upaya untuk menulis, aku akan tetep tamatin Alex dan Nadira sampai bener-bener End..


Mohon tinggalkan jejak biar semangat ngetik bab selanjutnya.. mudah2an bisa up malam ini juga.... luv u all... semoga kalian juga masih luv sama aku... heheheee... peace.. kalo pun enggak aku bisa ngerti kok... see u letter...


Oh iya Love & Business udah aku up 2 episode yah malam ini..