PERFECT IMPERFECTION

PERFECT IMPERFECTION
PI 54#



"Syukurlah kalau kalian sudah membuat keputusan. Itu adalah keputusan yang paling tepat," ujar Kakek Bayu dengan binar kebahagiaan terpancar di mata. 


"Kakek yakin kalian berdua bisa menjadi keluarga Sakinah dan berbahagia sampai berusia lebih tua dari Kakek," kekeh Kakek Bayu mencoba berkelakar. 


"Masih terlalu panjang waktu yang harus kami lewati untuk bisa seperti Kakek. Kami ini masih muda, Kek," Alex menimpali kelakar Kakek Bayu dengan turut bercanda dan tertawa bersama Kakek Bayu.


"Waktu itu sangat cepat berlalu, Lex. Hingga kita tidak menyadari sampai kita melewatkannya dan menyadari begitu banyak hal yang sudah kita lewati dengan membuang waktu itu sia-sia," ucap Kakek Bayu perlahan sembari tersengal. 


Nadira dan Alex hanya duduk di tepian ranjang sembari mendengarkan petuah Kakek Bayu dengan seksama. Membiarkan lelaki sepuh itu memberi wejangan pada mereka yang masih belia dalam memaknai hidup.


"Ingatlah … sesuatu yang tidak bisa terulang itu adalah waktu." Kakek Bayu melanjutkan petuahnya. "Tidak semua orang bisa mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki keadaan. Jangan sampai kalian menyesal karena terlalu mengikuti hawa nafsu," imbuh Kakek Bayu lagi.


"Iya, Kek. Alex akan selalu mengingat perkataan Kakek."


"Oh iya, Kakek punya satu permintaan lagi. Kalau kalian tidak keberatan memenuhi permintaan Kakek ini," ucap Kakek Bayu terbata-bata. 


"Apa itu, Kek?" tanya Alex seraya mengerutkan dahi. "Alex akan berusaha melakuka apapun semampu Alex untuk memenuhi permintaan Kakek," lanjut Alex lagi dengan mantap. 


Kakek Bayu tak menjawab pertanyaan Alex. Matanya melirik ke arah Nadira yang sedari tadi hanya mendengarkan pembicaraan antara Kakek dengan cucunya itu. 


"Nadira juga akan melakukan apa saja semampu Nadira, Kek," ucap perempuan itu saat menyadari tatapan Kakek Bayu jatuh pada nya seolah mencari jawaban dari dirinya. 


"Apa bisa kalian tinggal di sini untuk beberapa waktu?" tanya Kakek Bayu ragu. 


Alex dan Nadira sontak saling pandang dengan permintaan tak terduga dari Kakek Bayu. 


"Kakek tahu kalian sudah ada tempat inggal sendiri dan tentunya ingin hidup mandiri." Kakek Bayu menjeda kalimatnya dan menatap dalam pada sepasang suami istri di hadapannya itu.


Saat dilihatnya Alex dan Nadira hanya diam seribu bahasa, Kakek Bayu melanjutkan bicaranya. "Tapi dari dulu, Kakek selalu membayangkan menghabiskan sisa umur Kakek dengan seluruh anggota keluarga tinggal bersama. Untuk itulah Kakek membangun rumah dengan megah dan selalu meminta kalian untuk tinggal bersama."


"Nanti setelah Kakek tiada, Kakek akan serahkan seluruhnya pada kalian, mau kalian apakan rumah ini. Kalian nanti bisa tinggal masing-masing tanpa harus terpaksa tinggal satu atap sepeti ini," lanjut Kakek Bayu lirih. 


Semenjak ditinggal pergi oleh sang istri untuk selama-lamanya, Kakek Bayu seolah ingin terus berdekatan dengan anak-anaknya. Ditambah ia pernah berselisih paham dengan anak lelaki tertuanya hingga anaknya itu meninggal, membuat keinginan Kakek Bayu itu semakin bertambah besar. Karena itulah ia meminta semua anak dan cucunya untuk tinggal satu atap. 


"Kakek tidak usah berpikir terlalu jauh. Tentu kami bersedia menemani Kakek di sini. Jadi kami juga tidak perlu repot mondar mandir jika ingin melihat keadaan Kakek. Kami bisa menjaga Kakek setiap hari," ucap Alex cepat tatkala mendengar Kakek membicarakan kematian. 


Hati Alex berdesir menyadari bahwa hal ini bisa jadi permintaan terakhir Kakeknya. Ia tak mau menyesal di kemudian hari hanya karena tak bisa memenuhi permintaan kecil Kakeknya itu. 


"Bagaimana, Nadira? Apa kamu keberatan?" Kakek mengalihkan pandangannya pada cucu menantunya. 


"Tidak Kek, Nadira tidak keberatan kok. Nadira dengan senang hati bisa menemani Kakek setiap hari di sini," jawab Nadira seraya melemparkan senyum tulus.


Kakek Bayu menghela nafa lega mendengar jawaban kedua cucunya. Perasan khawatir yang sedari tadi ia pendam menguap begitu saja digantikan dengan kebahagiaan terpancar dari binar matanya.


***********************************************


Hallo ha.. aku mau kasih pengumuman yah.. karena kelamaan aku tinggal group katanya kurang kondusif.. jadi aku bersama admin berencana mau mengeluarkan semua member dari group.. setelah itu group akan dikunci dan di kasih pasword.. kalian bisa masuk group lagi dengan mengetuk pintu terlebih dahulu. paswordnya gampang kok semua pertanyaan yang berhubungan dengan PPA dan PI.. jadi kalo kalian baca karya ku kalian pasti bisa menjawab..


Oh iya satu lagi.. aku baru bikin IG..


follow dong IG aku.. masih kosong melompong.. karena aku belom ngerti cara maen IG.. hahahahaaa


Ramein yah IG ku..


Tsabitahtsa_bitah


itu IG aku yah.. foto profilnya cover novel PI yah gaes... thx u...