Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
An, aku mencintaimu



Mendengar ucapan Lim, Anna langsung mendorong Lim menjauhkan Lim agar tidak memeluknya.



" Aku tidak apa-apa, menjaulah dariku. " tegas Anna.


Lim merasa sangat bersalah kepada Anna, tapi mungkin ini yang terbaik. Berbeda dengan Anna, ini bukanlah yang terbaik.


Setidaknya ia tidak perlu mengatakan berpisah, Anna tahu bahwa Lim akan pergi tapi yang tidak ia sangka adalah bahwa Lim akan memintanya untuk berpisah.


Udara semakin dingin, tangisan Anna tidak ada hentinya. Lim segera melepaskan jas musim dinginnya dan memberikan jas tersebut kepada Anna.


" Menjauhlah dariku! " Tegas Anna membuat Lim terlihat semakin bersalah.


" Maafkan aku An. " Kata Lim seraya meninggalkan Anna.



Anna ingin menghentikan Lim, ia ingin berkata jangan pergi. Jangan tinggalkan dia sendirian, jangan berkata untuk berpisah.


Anna ingin memeluk Lim, mencium Lim dan mengatakan bahwa Anna ingin tetap Lim berada disini.


Sampai kapanpun, sampai nanti. Selamanya, Lim berada di sisi Anna.


Meskipun itu egois, tapi Anna tetap menginginkan itu.


Lim adalah seorang lelaki hebat, dia selalu ada di masa kelam Anna. Dia yang membuat Anna kembali seperti dirinya lagi.


Lim begitu berharga di kehidupan Anna. Dia itu luar biasa.


Lelaki yang tidak kenal lelah untuk mendapatkan Anna, tapi kini setelah mendapatkan Anna. Ia melepaskan Anna dengan mudah.


Orang-orang memperhatikan kearah Lim dengan khawatir. Lim berteriak kencang merasa frustasi akan dirinya sendiri.


Ia sangat mencintai Anna, perasannya tidak bisa terbendung lagi. Cintanya telah menjalar ke seluruh tubuhnya.


Lim juga tidak ingin meninggalkan Anna, tapi ini yang terbaik agar kita lebih fokus pada masa depan.


Sebenarnya itu bukanlah alasan yang sebenarnya, Lim hanya tidak ingin Anna akan menunggunya. Entah kapanpun, Lim tidak tahu akan kembali atau tidak.


Dan jika tidak, Lim ingin Anna mendapatkan lelaki yang lebih baik darinya. Tapi dalam sisi Lim, ia tidak ingin Anna dimiliki oleh siapapun selain dia.


Dan jika ia kembali, Lim akan kembali kepada Anna dan mengatakan hal yang akan ia pendam selama ini. Namun jika Anna telah memiliki orang lain, siapapun pria itu Lim akan merebut Anna kembali meski dengan keegoisannya.


Tangisan Lim semakin mendalam mengingat-ingat semua awal permulaan Lim bertemu dengan Anna.


Membuat malu dirinya sendiri, membuat Anna membenci dirinya. Semua telah di lakukan oleh Lim, tapi mengapa takdir mengharuskan kita untuk berpisah?


Kalau boleh Lim ingin bersama Anna sampai detik akhir jantungnya. Ia ingin jatuh-bangun bersama Anna.


Melewati segala hal rintangan bersama Anna, tapi dunia terlalu kejam. Ketika baru saja bahagia, hal yang tidak terduga datang dan membuat kita bimbang. Untuk memilih prioritas mana yang akan di utamakan.


Lim mungkin mengira bahwa Anna akan menerimanya jika kita memikirkan masa depan, nyatanya tidak. Anna hanya memikirkan masa depan bersama Lim, dan bodohnya Lim tidak pernah tahu akan pikiran Anna.


" An, aku sangat mencintaimu, sampai kapanpun. "


" Tapi maaf, aku tidak bisa membahagiakanmu. Di lain waktu, aku akan membahagiakanmu. Aku janji. "


" Tapi sampai waktunya itu tiba, tolong kamu jangan pernah dimiliki oleh siapapun. Karena itu akan membuat hatiku terluka. "