Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
Episode spesial 51



Lim mengambil buku-buku Anna yang terjatuh, lalu membawanya untuk keluar dari rumah sakit. Matanya terus mencari kesana-kemari, melihat apakah ada Anna atau tidak.


Tapi, Anna sudah tidak ada. Ia sudah pergi, entah kemana.


" Kemana sih dia? " Gumam Lim mencari Anna.


Tidak lama kemudian, ia melihat Anna yang sedang duduk di dekat Taman bermain Rumah sakit dengan memeluk lututnya.


" Anna. " Panggil Lim mendekati Anna, Anna sama sekali tidak mengangkat kepalanya. Tubuhnya bergetar ketakutan melihat banyak orang yang berlalu-lalang.


" Kamu baik-baik saja? " Lim khawatir mengelus kepala Anna, dengan cepat Anna menangkis tangan Lim untuk tidak mengelus kepalanya.


Matanya berkaca-kaca. " Menjauh dariku. " Pinta Anna.


Tangan Lim terkepal, ia menaruh buku Anna di depan kaki Anna. Lim juga menaruh buku-buku pinjamannya di depan Anna.


" Terimakasih untuk semuanya ya. " Kata Lim seraya berjalan menjauh dari Anna.


Perkataan seperti berkata bahwa Lim akan menjauh dari Anna dan kata " Terimakasih " seakan-akan mengartikan bahwa kedepannya Anna tidak perlu melakukan hal apapun lagi kepada Lim.


Lalu, tanpa sadar rintikan air mata menjatuhi pipi Anna.


Keesokan harinya.


Foto antara Lim dengan Hinata sudah terhapus di sosial media, para siswa-siswi juga mulai berhenti membicarakan tentang Lim dan Hinata.


Tidak butuh waktu lama, Lim sudah mengetahui siapa dalang dibalik ini semua. Dan dia adalah Shirazu salah satu teman di kelas Lim.


Shirazu membenci Lim karena Lim selalu mendekati Anna, maka dari itu ia membuat berita heboh di SMA Seido.


Lim juga berkata kepada Shirazu bahwa dirinya tidak akan mendekati Anna lagi, karena alasan itulah Shirazu menghapus foto tersebut.


Masalah Lim sudah selesai, tinggal tentang dirinya dengan Anna.


Tentang hubungan yang tanpa ada kejelasan.


••


Desember, 1


Pertandingan Basket antar SMA-Tokyo dimulai.


Kejuaraan Musim Dingin ini telah dimulai. Kejuaraan ini diselenggarakan di Ryogoku Kokugikan meskipun tempat ini adalah lapang untuk pemain sumo, tetapi terkadang di musim dingin gor atau lapangan ini dipakai untuk pertandingan basket antar SMA.


Di pertandingan awal, yang mengejutkan adalah SMA Okawa tidak mengikuti kejuaraan kali ini dikarenakan para pemain yang lebih mementingkan untuk ikut pelatihan Tim Jepang.


Begitu juga dengan Lim, ia sudah diundang untuk ikut oleh pelatih basket. Tetapi, terjadi perasaan campur aduk.


Para pemain memintanya untuk menerima, karena pelatihan kemarin Hirahata dan Yuki. Kali ini, Lim juga harus mengikuti pelatihan.


Tetapi, Lim binggung tentang kejuaraan musim dingin. Ia ingin ikut bermain, dan mengangkat piala bersama.


Namun, lagi-lagi pelatih SMA Seido juga meminta untuk Lim menambah banyak pengalaman dari pelatihan kali ini.


Ia juga meminta untuk lebih memberitahu tentang kemampuan anggota SMA Okawa.


Pikiran Lim terlalu ambigu untuk mengikuti atau tidak.



Hirahata menjawab pesan dari Lim yang tertulis " Lebih baik kamu mengikuti pertandingan akhir bersama tim kamu, sebelum final kamu mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Tetapi dalam pertandingan final, kamu harus memberikan hadiah yang mengesankan untuk mereka yaitu dengan kemenangan kalian. "


Kemudian, Lim menetapkan hatinya untuk mengikuti saran dari Hirahata.


Selama 5 hari Lim mengikuti pelatihan Tim Jepang bersama SMA Okawa serta SMA lainnya.


Di dalam pelatihan yang berat itu, terdapat juga pelatih NBA Chris Hemsworth. Ia ingin melihat pemain Jepang yang sudah berbakat diusia muda.


Matanya selalu melihat kearah Lim, tubuh yang stabil dan seimbang membuat Chris terkesan.


Kemampuan dasar yang sudah terasah dengan baik serta permainan yang memukau.


Lebih dari 5 jam, akhirnya pelatihan hari ke-5 telah selesai.


Lim mendapat sebuah pesan dari Hideyoshi yang mengatakan mereka masuk final, dan besok Lim harus datang dan bermain bersama mereka.


Ia menyetujui syarat tersebut dan meminta izin kepada pelatih Jepang untuk mengikuti kejuaraan sehari saja.


Tadinya pelatih Jepang ingin menolak, tetapi Chris memintanya untuk membiarkan Lim mengikuti pertandingan pertama dan terakhirnya di musim dingin.


Pagi esoknya.


Dikediaman rumah Yuo.


" Anna, sini. " Perintah Hanna kepada Anna yang sedang di dalam kamar menyendiri tidak tahu alasannya.


" Kenapa Bu? " Anna keluar dengan wajah kusamnya.


Sejak perkataan " Terimakasih " dari Lim, Anna dan Lim sudah tidak berbicara satu sama lain.


Bertemu saja tidak, apalagi untuk berbicara.


Selama 5 hari ini juga, Lim sudah tidak berada di sekolah. Yang didengar-dengar oleh Anna adalah, Lim mengikuti pelatihan Tim Jepang sehingga Lim tidak dapat memasuki sekolah.


" Tolong pijatkan Ibu. " Pinta Hanna kepada Anna. Anna segera menuruti perintah dari Hanna dan memijat bahu Hanna.



" Anna, apa kamu sedang patah hati? " Tanya Hanna mengetahui tentang hati Anna. Mata Anna melebar melihat insting dari seorang Ibu yang selalu benar.


" Tidak Bu. " Ujar Anna berbohong.


" Jangan berbohong, Ibu tahu segalanya. "


" Anna, dengarkan Ibu. " Hanna membalikkan tubuhnya berhadapan dengan Anna.


" Jangan menyakiti perasaan lelaki yang sudah menyukai kamu dengan tulus. Jangan beri dia harapan seakan-akan kamu juga menyukai dia, kalau kamu benar tidak menyukainya. Katakan dengan lantang, tetapi kalau kamu menyukainya katakan dengan jelas. "


" Lelaki juga memliki perasaan, ia akan terluka bila kamu terus-menerus mengacuhkannya. " Lanjut Hanna.


" Aku tidak suka dengan perasaanku Bu, setiap hari perasaan selalu tumbuh. Aku tidak menyukainya, aku takut. " Anna dengan merintikan air mata, ia takut bahwa kejadian di masa lalunya akan kembali terulang.


" Semua akan baik-baik saja, percaya dengan Ibu. " Hanna menenangkan.