Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
Kenapa harus ada lagi?



Berhari-hari Anna menjauhi Lim, Lim ingin meminta maaf pun tidak bisa Anna selalu menjauhi dirinya.


Sampai hal yang tak terduga mendatangi seluruh sekolah, saat pukul 00:00 di grup sekolah.


Seseorang tanpa nama memberikan sebuah video seorang laki-laki dan seorang perempuan dalam hotel.


Lim yang masih terbangun melihat video tersebut untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa yang ada dalam video ini adalah Anna serta Kazuya.


Dengan cepat dan resah, Lim segera menelepon orang yang menyebarkan video tersebut tapi sama sekali tidak terjawab. Nomernya telah di nonaktifkan sehingga untuk melacak pun Lim tidak bisa.


Lim menelepon Anna berkali-kali dengan gelisah tapi sama sekali tidak di angkat, Lim menelepon Ayaka dan Ayaka menjawab.


Lim bertanya soal video ini, Ayaka berkata bahwa bukan dia yang menyebarkan video ini. Antara lain adalah Kazuya, Saburo, Tora dan Mari.


Tapi Lim tidak tahu tentang Saburo, Tora dan Mari. Lim yang memikirkan perkataan Anna kemarin bahwa Kazuya menyimpan video mereka di hotel membuat Lim segera berlari menuju rumah Kazuya.


Namun Kazuya tidak berada di rumahnya, di tengah malam ini Kazuya sedang berlatih di lapangan sekolahnya kata Ibu Kazuya.


Dengan berlari terburu-buru, Lim memasuki lapangan indoor basket Sekolah Okawa.


Ia melihat Kazuya yang tengah beristirahat sendirian, Lim dengan emosi langsung meninju wajah Kazuya dengan sangat keras.


Kazuya meringis kesakitan " Apa maksudmu! " Tegas Kazuya.


" Hei, apa maksudku? Kamu menjijikan bagaimana bisa ada seorang lelaki seperti kamu! Aku tidak percaya bahwa aku ingin menjauhi Anna dan meminta kamu untuk melindunginya tapi kamu benar-benar menjijikan! Apa karena tidak mendapatkan Anna kamu menyebarkan video masa lalu itu?! " Bentak Lim dengan emosi.


Kazuya mengerutkan dahi tidak tahu apa pun, " Apa maksudmu? " tanyanya. Lim tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Kazuya, Lim segera meninju wajah Kazuya sekali lagi dengan emosi yang tertanam di dalam dadanya.


Kazuya meringis kesakitan tapi ia tidak membalas pukulan Lim, Lim berteriak kesal dalam lapangan itu. Terdengar dengungan suara Lim juga yang merasa sangat emosi.


" Untuk apa video ini kamu sebarkan dalam grup sekolahku? Kau tidak tahu malu! "


" Video apa!! " Seru Kazuya tidak mengerti.


" Video antara kamu dan Anna! "


Kazuya mengambil handphone Lim dengan paksa dan melihat bahwa video itu kembali tersebar. Kaki Kazuya mati rasa tidak percaya bahwa Anna akan mengalami kesulitan lagi, sebenarnya takdir apa yang membuat Anna harus menerus terluka?


" Kamu jangan berlaga bodoh! " sindir Lim.


" Aku tidak berlaga bodoh! Aku memang tidak tahu soal video tersebut, selama tengah malam ini aku hanya disini berlatih! "


" Bagaimana soal kamu menyimpan video itu? Bukankah kamu satu-satunya yang menyimpan video itu? "


" Aku memang dahulu menyimpan video tersebut, tapi aku telah hapus videonya! Aku juga sudah meminta maaf kepada Anna! "


" Lalu siapa yang menyebarkan video ini? "


.......


••


Anna terbangun dari tidurnya, ia melihat sebuah pesan yang menghebohkan seluruh sekolah.


Anna melihat pesan tersebut dan pesan itu berbentuk video, ia melihat video tersebut dan terlihat video masa lalunya yang membuat Anna menjatuhkan handphone nya merasa takut.


Tangannya terus bergetar tidak henti karena ketakutan, siapa yang menyebarkan video tersebut? Kenapa orang itu begitu jahat kepada Anna? Salah Anna apa?.


Anna menepuk pipinya mengembalikan ke alam sadarnya, ia segera merapihkan segala hal untuk kesekolah.


Setelah selesai, Anna keluar dari kamarnya terlihat Hanna yang berpakaian rapih. " Mau kemana? " tanya Anna.


" Kesekolahmu " jawab Hanna dengan pandangan tertunduk tidak sanggup melihat wajah anaknya.


" Aku makan roti saja ya, kalau begitu aku berangkat terlebih dahulu " ucap Anna seraya keluar rumahnya.


Saat Anna telah keluar dari rumah, Hanna kembali nangis tersedu-sedu. Ia tidak bisa menahan tangisannya itu " Maaf ibu tidak bisa menjagamu lagi "


Anna berjalan menuju sekolah melihat orang-orang sekitar yang memperhatikannya membuat Anna kembali ketakutan, ia tidak bisa berada dalam kerumunan orang-orang lagi.


Anna memberhentikan langkah kakinya ingin kembali untuk pulang, ia takut melihat wajah teman-teman nya lagi. Kenapa harus sekarang? Kenapa harus saat hidup Anna kembali berubah.


Kenapa takdir tidak pernah berpihak sekali saja kepada Anna? Kenapa Anna harus selalu kesulitan? Apa tidak ada kebahagiaan untuk Anna? Anna hanya berdoa mendapatkan kebahagiaan walaupun setitik air tapi ternyata itu sulit bagi Anna, berbeda dengan orang lain yang terlihat mudah untuk bahagia.


Tanpa disadari Lim menggengam erat jemari Anna dan membawanya berjalan menuju sekolah " Jangan berhenti tiba-tiba, nanti kamu terjatuh karena di tabrak orang lain " tegur Lim.


Anna terus menatap Lim dengan tatapan lembut, ia percaya bahwa entah kapapun itu kebahagiaan pasti akan menghampirinya.


Ia percaya bahwa Tuhan selalu mempunyai rencana baik dalam keadaan seperti ini.