
Quarter ke-empat dimulai.
Seluruh penoton histeris karena tidak percaya bahwa Seido unggul jauh dari Okawa.
Pertandingan kembali memanas, sedikit demi sedikit Okawa membalas point. Dan sedikit demi sedikit juga Seido terus membalas point.
2 menit telah berlalu, sisa 8 menit.
Permainan Lim sedikit menurun, larinya tidak sekencang tadi. Ia terlihat sangat kelelahan dan kesakitan.
Membuat Anna tambah khawatir, " Kak Kaori! " Panggil Anna membuat Kaori menoleh dan meminta Kaori untuk menghampiri Anna.
Anna memberitahu tentang Lim yang tergelincir, setelah itu Kaori memberitahu Coach. Tanpa basa-basi, Coach segera mengganti Lim dengan Kageyama.
Lim di keluarkan dari lapangan, sedangkan Kageyama mengganti posisi Lim. Seluruh penonton terkejut melihat Lim yang dikeluarkan, padahal permainan nya tidak terlalu buruk tapi kenapa.
Lim segera menatap Anna dengan kesal, Anna menurunkan pandangannya. Anna tahu bahwa dirinya salah karena membuat Lim keluar dari lapangan, tapi jika tidak Lim akan semakin terluka dan membuat kakinya tidak akan bisa di obati.
Meskipun bisa, itu akan butuh waktu yang sangat lama. Pertandingan Musim Dingin masih ada, Tim Seido masih membutuhkan Lim.
5 menit telah berlalu, point semakin menipis antara Tim Seido dengan Tim Okawa.
Pertahanan semakin menurun, serangan pun kembali menurun. Skor menjadi 92-88.
Lim menundukan pandangannya di bangku cadangan, menaruh handuknya dipundaknya.
Ia merasa kecewa terhadap dirinya sendiri, tapi disatu sisi dia merasa kesal dengan Anna karenanya membuat dirinya keluar dari lapangan.
" that's good, if he doesn't come out I won't choose him "
Terdengar suara dari sampingnya yang membuat Anna menoleh kearah suara tersebut, ia melihat seorang lelaki bertubuh 192 cm dengan tubuh atletis.
Lelaki tersebut memakai sebuah kacamata hitam, kulitnya seperti orang Eropa.
" Ah, I'm sorry. Aku bisa berbahasa Jepang, jadi kita bicara bahasa Jepang saja. " Jawab lelaki tersebut.
" Perkenalkan aku adalah Chris Hemsworth, aku pelatih NBA. " Perkenalannya.
" NBA? " .
" Iya, kamu tahu bukan? Aku sangat berterimakasih kepadamu, karena membuat Lim turun dari lapangan. Sebenarnya aku juga tahu bahwa dia tergelincir, dan aku ingin lihat bagaimana dia apa dia akan memaksakan diri atau tidak. Ternyata dia memaksakan diri, aku tidak menyukai itu. Tapi kamu membuatnya turun dari lapangan, dan aku sangat berterimakasih. Karena jika tidak, aku tidak akan memilih dan membawa dia untuk ke Amerika. " jelas Chris.
" Amerika? "
" Iya, aku akan membawanya setelah pertandingan Musim Dingin di Jepang. "
" Tapi tolong kamu jangan beritahu dia, karena aku akan memberitahunya saat dia bermain di Musim Dingin kembali, aku ingin melihat dia kembali dalam kondisi yang baik. " Lanjut nya.
Peluit berbunyi, pertandingan final berakhir skor terakhir adalah 102-101. Pertandingan di menangkan oleh Tim Okawa.
Tim Okawa berteriak bahagia, sedangkan Tim Seido menurunkan pandangannya merasa kesal dan frustasi.
Anna melihat pertandingan ini begitu menyedihkan, Anna bersalah kepada dirinya sendiri karena membuat Lim turun dari lapangan.
Chris menepuk pundaknya " it's ok, I'm leaving. see you again " katanya seraya meninggalkan Anna.
Lim menangis dengan tersedu-sedu, Anna ingin menghampirinya tapi tidak bisa. Ia merasa begitu salah kepada dirinya sendiri.
Anna segera keluar dari lapangan, namun tangannya terhenti saat Kazuya memeganginya. " Aku menang, kamu memaafkanku kan? " katanya tiba-tiba.
Anna melepaskan genggaman Kazuya dengan keras. " Kamu menang katamu? Kamu menang saat Lim tidak main, apa itu bisa dikatakan menang? " ucap Serius Anna.
" Tetap saja menang ya menang "
" Pecundang " sindir Anna seraya keluar dari lapangan.