Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
Pria hebat



3 hari kemudian.


Hinata telah di tangkap oleh polisi tepat di dalam kamar rumahnya.


Anna pun kembali bersekolah begitu juga dengan Sawamura. Dan Lim juga, saat 3 hari kemarin Lim sama sekali tidak menghampiri Anna.


Tidak menjenguk Anna, bahkan tidak berbicara.


Tidak menanyakan bagaimana kabar Anna. Ia hanya bersekolah tanpa mengkhawatirkan Anna.


Begitu juga dengan saat ini, Lim sama sekali tidak berbicara kepada Anna. Tidak menyapa sekalipun.


Untuk menatap saja sepertinya Lim tidak ingin.


Anna tidak perduli, bagaimana pun itu juga Lim tidak membantu sama sekali Anna. Ia hanya hidup dengan dunianya sendiri.


••


" Terimakasih pak " ucap Anna seraya keluar dari ruangn Kepala sekolah.


Saat ia keluar, terlihat Lim juga yang sepertinya ingin memasuki ruang Kepala Sekola.


Mata mereka bertemu sesaat, namun setelah itu mereka hanya berjalan melewati tanpa berbicara sedikitpun.


Hati Anna terluka, matanya berkaca-kaca melihat sikap dingin Lim. Bagaimana bisa ia seperti ini?


" Katanya menyukaiku, katanya aku lebih dari apapun. Tapi nyatanya, saat aku terpuruk. Dimana dia? " Pikiran Anna.


Dia pergi


Dia menghilang


Dia tidak perduli.


Anna tidak memperdulikan kembali Lim, entah apapun itu. Ia tidak ingin terlibat dalam hal sedikitpun dengan Lim.


Ternyata Lim tidak hanya sekedar lelaki yang hanya ingin memainkan perasaan, dia datang lalu pergi.


Ucapan yang kemarin-kemarin hanya perkataan omong kosong.


Lelaki yang di pegang bukanlah omongannya tapi perilakunya bagaimana ia bertindak.


Pukul 7:00 p.m


Ia menoleh kebelakang, terlihat seorang lelaki dengan jaket hitam celana abu-abu. Dan topi putih.


Anna mendatangi lelaki itu, melepaskan topi pria itu. Terlihat wajah Lim yang sedari tadi sudah mengikutinya.


" Mau kamu apa? " sinis Anna.


" Kamu check handphone-mu " perintah Lim.


" Untuk apa? Aku sudah tidak percaya denganmu lagi "


" Sudah check aja apa susahnya! " Kesal Lim.


Anna mendengar ucapan Lim, ia melihat handphonenya. Dan melihat sosial media, terlihat sebuah video klarifikasi yang menjadi tranding nomer 1.


Video itu berjudul : Stop Bullying


Anna melihat video tersebut, terlihat Hinata yang menjelaskan segalanya dan meminta maaf dalam video itu. Banyak komentar baik yang datang, dan mendoakan Anna untuk terus baik-baik saja.


Air mata Anna tiba-tiba saja terjatuh di pipinya, dalam video serta komentar ini ia melihat bahwa dunia masih baik terhadapnya.


Takdir masih berpihak kepadanya, dunia masih menerima Anna yang selalu mengeluh dan ingin mengakhiri hidupnya. Dunia masih membutuhkan Anna untuk terus berjalan jauh di depan.


Anna melihat Lim yang sedang menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


Anna menghapus air mata di pipinya, terlukis senyum bahagia dalam senyumannya. Anna sudah lama tidak tersenyum sebahagia ini, orang yang pertama kali melihat senyum Anna ini adalah Lim.


Orang yang sangat beruntung karena dapat melihat senyuman Anna yang lebar, senyuman yang manis. Senyuman yang membuat siapapun terpesona.


Pipi Lim memerah, namun tiba-tiba saja Lim menundukan kepalanya.


Berkata dengan nada rendah " Maaf aku tidak menyelamatkanmu, maaf! Sebenarnya aku sudah tahu kamu ada dimana, tapi bukannya aku datang menyalamatkanmu. Melainkan, aku hanya menunggu Hinata di rumahnya. Membuatnya terpojok sampai dia ingin membuat video ini. Maaf, aku merasa bersalah karena tidak bisa apa-apa. Maka dari itu aku menjauhimu sampai video ini tersebar dan menjelaskan segalanya kepadamu. "


Anna dengan tiba-tiba dan sangat cepat, langsung mencium bibir Lim.


Karena merasa bahagia, ia menyelamatkan Anna dari segala hal. Segala hal yang membuatnya frustasi, ia membuat Anna mengetahui bahwa dunia tidak sejahat yang dia kira.


Anna bahagia, Anna sangat bahagia karena bertemu dengan Lim


Anna melepaskan ciuman di bibirnya dan berbisik lembut di telinga Lim " Aku bahagia, aku bahagia karena bisa bertemu denganmu "