Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
Tidak Terduga



3 hari sebelumnya..


Hinata mendatangi rumahnya cepat-cepat untuk pergi dari sana dan membereskan segalanya.


Namun hal tidak terduga, Lim telah menunggunya di rumah Hinata sambil tiduran diatas sofa Hinata.


Hinata terkejut matanya melebar " bagaimana bisa kamu ada disini? " tanyanya penasaran.


" Nana bagaiamana?! " lanjutnya lagi, Lim menujuk dengan jari telunjuknya kearah kamar Hinata.


Hinata melihat Nana yang terikat oleh tali dan mulut yang tertutup. Ketika ia ingin melepaskan, tangan Hinata di genggam erat oleh Lim dengan sakit.


" Lepaskan! " Seru Hinata kesakitan.


" Kamu jangan berani-berani melepaskan, sebelum memberi kejelasan! "


" Kejelasan apa!! "


" HAHAHA " tawa Lim kesal seraya mendorong Hinata sampai terjatuh terkapar di lantai.


" Aku tahu bahwa sebenarnya adik dari Mari adalah kamu Hinata. Kamu hanya memperbudak Nana saja, aku sudah mengetahui begitu lama. Dan Kazuya memberitahuku, sekarang kamu yang terjebak dalam perangkapku bukan? "


" Lalu untuk apa aku menjelaskannya? "


" Hei! " Geram Lim.


" Aku juga tahu kamu bisa sampai kesini berarti Sawamura melepaskan kamu! Kamu mau, Sawamura juga terkena ampasnya?! " seru Lim.


Hinata mengerutkan dahinya tidak ingin Sawamura terkena hanya karena dirinya juga.


" Aku akan melepaskan Nana, karena dia hanya menjadi budakmu! " Lanjut Lim.


" Tapi, kalau kamu tidak ingin menjelaskannya, aku membawa kalian semua. Kamu, Sawamura dan Nana. Kamu sebagai dalang, Sawamura melepaskan tahanan. Dan Nana membantu atas semua ini. " lanjut lagi dan lagi mengancam dengan paksa.


Hinata mengepalkan tangannya kesal, ia tidak bisa apa-apa selain menerima itu. " Aku harus menjelaskan apa? "


Lim tersenyum licik. " Depan video, depan seluruh dunia berkata bahwa stop bullying dan klarifikasi kejadian kamu dengan Anna. "


" Kamu gila?! " tolak Hinata.


" Dengar ya setelah melakukan video ini, aku akan melepaskanmu. Percaya padaku. "


" Yakin? "


" Iya. "


Dengan seperti itu Hinata langsung duduk di atas sofa, sedangkan Lim mem-videokan. Hinata berbicara semuanya dari awal bagaimana bisa ia membuat seperti ini, dan juga mengklarifikasi Kakaknya.


Setelah durasi 30 menit akhirnya selesai, Lim keluar dari rumah Hinata seraya berkata " Terimakasih. "


Hinata membuka ikatan tangan dan kaki dari Nana serta membuka bekaman dari mulut Nana.


Nana kembali bisa bernafas, ia berbicara dengan nafas terengah-engah " Kamu bodoh, kenapa percaya begitu saja! Dia mengunci kita dalam rumah ini! " Tegas Nana.


Mata Hinata melebar ia terkejut dengan ucapan Nana langsung berlari keluar dan benar mereka terkunci dari dalam tidak bisa keluar.


Ingin melompat kearah jendela, polisi sudah mengepung seluruhnya sehingga mereka tidak bisa kemana-mana.


Lim tersenyum licik dengan mengangkat satu alisnya. Salah satu detektif bernama Gima mendatangi Lim. " Berikan videonya! " perintah Gima.


Lim menolak " aku tidak bisa! Aku harus memberitahu seluruh dunia terlebih dahulu, baru aku memberikan nya kepadamu "


" Hei! "


" Siapa yang punya rencana seperti ini? " sinis Lim.


" Tunggu saja sampai aku selesai edit, sekitar 3 hari disini, jaga terus baru deh tangkap! Aku akan kasih videonya saat itu juga " lanjut Lim seraya meninggalkan tempat disana dengan angkuh.


Namun dalam tingkahnya, hatinya sedang khawatir akan Anna. Ia berlari menuju rumah sakit yang sudah diberitahu oleh Hanna tadi.


Lim melihat Anna yang berbaring diatas ranjang dengan selamat dengan luka-luka kecil, Lim menghela nafas panjang lega.


Disatu sisi, ia merasa bersalah karena tidak dapat membantunya. Tidak dapat menolongnya saat ia dalam kesulitan, meski hanya video Lim ingin membantu.


Lim ingin Anna tahu bahwa didunia ini, ia tidak sendirian. Masih ada orang-orang yang akan perduli terhadapnya.