
Tim Seido telah mengganti pakaiannya menjadi Jersey Tim Basket Seido. Namun pipi Lim masih saja memerah karena Anna.
" Kamu sakit? Wajahmu merah " tanya Coach kepada Lim.
" Tidak " jawab Lim.
" Itu karena Anna coach " ucap nimbrung dari Okumura.
Para pemain Tim Seido langsung tertawa karena melihat wajah Lim yang memerah dan candaan dari Okumura.
Anna hanya ikut tertawa melihat pipi Lim yang masih memerah.
" Bagaimana bisa dia membuat-ku malu terus " gumam Lim kesal karena masih malu dan bahagia karena Anna.
Sawamura hanya tertawa kecil, perasaan cemburunya tidak dapat terbendung lagi tapi dia tidak bisa apa-apa. Anna menoleh kearah Sawamura, dan tersenyum lebar kepada Sawamura.
Kaori serta Para senpai lainnya berdatangan untuk menonton Tim Seido, Hideyoshi mendatangi Lim seraya merangkulnya. " Hei, kamu pacaran dengan Anna? " tanya Hideyoshi.
" Kak Hideyoshi, sepertinya pertanyaan itu tidak perlu di tanyakan saat seperti ini "
" Main yang bagus, buat Anna terkesan dan makin jatuh cinta sama kamu " goda Hideyoshi membuat seluruh tim tertawa.
Kaori mendatangi Sawamura " Semangat! " katanya menyemangati Sawamura. Sawamura menundukkan kepalanya sopan " terimakasih kak ".
Kaori hanya tersenyum melihat Sawamura yang selalu kaku terhadap nya.
Bel berbunyi pertanda pertandingan selanjutnya akan dimulai.
" SEMANGAT! " teriak para senpai kepada Tim Seido.
Kini Anna duduk di bangku cadangan, melihat permainan Tim Seido secara langsung dan dapat menyemangati Lim di lapangan.
Tim Seido dan Tim Miami bersiap-siap untuk pertandingan.
Pemain starter Tim Seido : Lim, Sawamura, Okumura, Kenji dan Tama.
Sedangkan starter Tim Miami : Tora, Takao, Zen dan Kin.
Bel pertandingan dimulai, seluruh Tim berbaris di tengah lapangan menundukkan kepalanya hormat.
Peluit berbunyi, wasit melemparkan bola sampai titik tertinggi. Tora dan Kenji menangkis bola tersebut, tapi Kenji tidak berhasil. Melainkan Tora, Tora segera membagi ke Takao.
Namun dengan cepat, Lim langsung mensteal bola tersebut dan mengiring bola dengan cepat sampai melakukan dunk dengan sangat keras.
Seluruh penonton histeris melihat Lim yang melakukan Dunk. Anna juga terlihat sangat terpesona kepada Lim, untuk pertama kalinya ia melihat Lim sangat dekat saat bermain dengan serius.
Dan Anna sangat bahagia akan itu.
Lim melakukan high five kepada Okumura, dia bahagia dapat melakukan steal dengan baik. Lim sesaat menoleh kearah Anna yang sedang memperhatikan kearahnya, hatinya berdegup dengan kencang karena Anna kini berada disana.
Anna ada disana, Lim harus membuat Anna terpukau meski ini pertandingan awal dan terakhir bersama Anna.
Lim harus membuat Anna bangga karena memilikinya.
45 menit kemudian.
Pertandingan selesai, pertandingan di menangkan oleh Tim Seido dengan skor 95-80.
Anna berdiri dan melakukan high five kepada Lim, Lim memeluk Anna di lapangan membuat seluruh penoton melihat kearah mereka.
Anna dengan cepat langsung melepaskan pelukan itu karena merasa malu, begitu juga dengan Lim.
" Jangan umbar kemesraan di tempat seperti ini " sindir Okumura.
Setelah pertandingan selesai dan selesai melakukan briefing, Lim mengganti pakaiannya. Ia masih malu karena memeluk Anna di tengah lapangan, ia berjalan menuju bus dengan pipi merahnya.
Namun terhenti saat Chris tiba-tiba berada di hadapannya. " Selamat atas kemenangan kamu, semoga seterusnya akan menang. "
" Terimakasih " ucap Lim.
" Jadi, bagaimana kamu ingin? " tanya Chris.
" Aku akan menjawabnya saat aku memasuki final. "
" Oke kalau begitu, semoga menang. "