Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
harus bagaimana?



Lim terdiam, matanya membesar terkejut dengan ucapan Kazuya. Meski Lim ingin tidak percaya dengan ucapannya, tapi perkataannya terdengar sangat meyakinkan.


" Lalu bagaimana dengan Sawamura? " tanya Lim dengan nada rendah.


" Dia juga tidak berhak untuk mendekati Anna karena dia telah meninggalkan Anna begitu saja. Dan dia pun tidak punya dendam kepadaku, karena dia tahu bahwa aku sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan itu "


" Tapi adikmu ada dalam kasus ini, mungkin Sawamura juga belum mengetahuinya. Tapi aku tahu karena aku masih ingat dengan jelas saat Ayaka bercerita tentang Kakaknya. " Lanjut Kazuya.


Lim tidak percaya bahwa adiknya bisa melakukan hal segila ini kepada orang yang begitu dia sayangi.


Ia tidak tahu harus memilih siapa diantara mereka, adiknya atau Anna?


Tatapan mata Lim kosong, wajahnya datar. Otaknya di penuhi oleh pertanyaan-pertanyaan. Pantas saja Anna menjauhi dirinya akhir-akhir ini, pantas saja dia bertanya kenapa Lim mendekatinya.


Karena Anna berpikir bahwa Lim berada dalam sangkut paut dalam ini semua dan mungkin Anna juga berpikir kalau Lim ingin menyakitinya. Nyatanya tidak, ia sama sekali tidak ingin menyakitinya.


Lim begitu menyayangi Anna dari dalam lubuk hatinya, perasaannya selalu tumbuh sedikit demi sedikit sampai akhir dititik ini Lim begitu menyayangi sehingga tidak ingin melepaskan Anna sedetik saja.


Tanpa sadar air mata menjatuhi pipi Lim, Kazuya mengangkat satu alisnya. Ia berkata seperti ini hanya untuk mereka berdua, bukan untuk dirinya sendiri.


Jika Lim tidak mengetahui soal ini, ini akan membuat Anna terluka lagi dan lagi.


Kazuya menepuk pundak Lim perlahan " Lebih baik kamu fokus untuk final besok melawan denganku! " katanya seraya meninggalkan Lim.


Sesaat Kazuya meninggalkannya, Lim mendapat sebuah pesan dari Ayaka yang berpesan bahwa dia tidak menginap di rumah Lim melainkan di hotel.


Lim membaca pesan itu sesaat lalu melemparkan handphone jauh merasa kesal, dan perasaan campur aduk.


••


Lim yang tak kunjung datang ke bis dan membuat para Tim Seido menunggu. Okumura telah memberinya pesan berkali-kali tapi tidak terbalas.


Anna yang khawatir langsung bertanya kepada Okumura " Dia kemana? "


" Tadi sepertinya dia bilang ingin mencarimu, tapi setelah itu dia pergi entah kemana. " jawab Okumura.


Anna mengigit bawah bibirnya merasa sangat khawatir dan ia mengingat bahwa sehabis semifinal ia akan berbicara kepada Kazuya.


Anna berlari keluar dari bis dan mencari Kazuya, tak sampai 1 menit ia bertemu Kazuya yang tengah duduk di tribun bersama dengan Akira.


Dengan keberanian Anna mendekati Kazuya dan bertanya " Kamu lihat Lim? "


Kazuya menoleh mendengar suara Anna. " Tadi aku berbicara dengan dia di belakang stadion " jawab Kazuya.


" Terima... "


" Maaf " Belum saja Anna berucap sampai akhir sudah terpotong oleh Kazuya.


" Maaf, aku sudah memberitahu segalanya tentang kamu. "


Anna dengan emosi langsung menampar pipi Kazuya dengan sangat keras. " Kamu melakukan seperti itu karena kamu kesal sama aku? Karena aku terus menerus acuh kepada kamu? Kamu tahu, aku tidak benci kamu hanya saja aku takut melihat wajah kamu yang begitu menakutkan. Dan sikap kamu yang selalu bermuka dua, aku takut itu. Tapi aku ingatkan kamu sekali lagi, jangan pernah kamu sekalipun ikut campur dengan kehidupan-ku saat ini! Cukup kamu buat aku menderita di masa lalu! " Tegas Anna yang membuat seluruh penonton disana memperhatikan kearahnya.


Anna berlari keluar stadion mencari Lim di belakang stadion, tapi tidak juga ketemu. Ia hanya melihat handphone Lim yang tergeletak di tanah.


Tak senggaja layar handphone tersebut menyala, terlihat sebuah pesan dari Ayaka yang membuat Anna berpikir bahwa Lim pasti menemui Ayaka.


Anna segera menelepon ke Kaori dan memintanya untuk berangkat terlebih dahulu, karena Anna sudah mengetahui tempat Lim dan biarkan Anna yang akan membawa Lim untuk pulang.