Love Captain Handsome

Love Captain Handsome
Permintaan Maaf



Setelah ciuman tiba-tiba itu, Anna merasa canggung untuk bertemu dengan Lim. Ia merasa menjadi terlalu agresif dengan Lim karena terlalu merasa bahagia.


-Ting


Sebuah pesan dari grup sekolah, Anna melihat pesannya tersebut. Pesan tersebut berisi sebuah pesta sekolah dadakan, pesta itu akan dilaksanakan hari ini saat malam nanti.


Untuk pakaian sudah di siapkan oleh sekolah, jadi setelah pulang sekolah. Siswa-siswi tidak boleh untuk pulang, melainkan berdandan, berganti baju menjadi pakaian pesta.


Anna tidak ingin ikut, tapi seluruh kelasnya menyuruhnya untuk ikut.


Seluruh siswa-siswi pun menjadi berubah saat ada video klarifikasi, tatapannya bukan tatapan dingin kembali. Dan bahkan banyak yang mengajak Anna untuk berbicara sedikit demi sedikit.


Walaupun Anna masih takut, tapi setidaknya ia bisa berinteraksi dengan nyaman lagi tanpa merasa gugup.


Lalu datang salah satu pesan dari Lim.


Pesan itu berkata " Pulang sekolah, aku sudah sediakan pakaian untukmu jadi kamu tidak perlu untuk memilih lagi. "


Anna hanya membaca pesan itu dan menutup merasa resah, bukan resah karena pakaian. Tapi resah karena bertemu dengan Lim, karena ciuman itu membuat Anna merasa malu.


Ia menepuk pipinya kembali ke alam sadar untuk melupakan itu tapi tetap saja tidak bisa, ia terus mengingat kembali. Karena terlalu frustasi, Anna mengacak-acak rambutnya.


Lim yang memperhatikan dari jauh tertawa kecil melihat Anna, Lim juga terus memegangi bibirnya. Mengelus lembut bibirnya dengan aneh membuat Okumura merasa bahwa Lim sedang sakit.


" Kap, kamu sakit? " tanya Okumura.


Lim hanya terus tersenyum sambil memperhatikan Anna dengan tatapan tergila-gila. Okumura yang merasa tidak beres langsung menarik Lim untuk pergi dari sana.


" Kita mau kemana! "


" Kekelas, sudah bel! "


" Dadah Anna! "


" Kamu harus kedokter kap! "


Bel terakhir berbunyi.


Seluruh siswa-siswi berganti pakaian, Anna menghampiri Lim. Lim tersenyum melihat Anna, sedangkan Anna hanya menundukan pandangannya. Malu untuk berbicara kepada Lim.


Lim membawa Anna ke sebuah ruangan ganti baju dan make up. Terlihat baju-baju yang mewah sedang di gantung, dan sudah ada seorang wanita profesional tata rias wajah.


" Silahkan dipilih dan make up. "


Lim keluar dari tempat itu, dan Anna mencari sebuah pakaian yang terlihat bagus untuknya. Ia memakai sebuah pakaian hitam dengan gaya elegan.


Setelah memilih, wanita profesional tata rias wajah itu langsung melakukan make up terhadap wajah Anna.


Ia mengubah seluruh wajahnya menjadi wajah seperti baru, Anna yang tidak terbiasa memakai make up terlihat beda saat memakai make up.


30 menit telah selesai berganti pakaian, menata rambut, dan make up.


Anna keluar dari ruangan tersebut, ia juga memakai sebuah high heels berwarna putih.


Ketika ia keluar, Lim telah menunggunya. Ia juga sudah berganti pakaian menjadi pakaian jazz hitam dan putih dengan rambut yang terlihat rapih.


Saat ini di hadapan Anna, Lim terlihat sangat tampan dan mempesona. Di hadapan Lim pun sekarang, Anna terlihat sangat cantik dan menawan.


Lim menjulurkan tangannya mengajaknya untuk bergandeng tangan, Anna menerimanya dan menggandeng tangan Lim untuk berjalan kearah tempat yang dituju oleh Lim.


Namun Lim membawa Anna ke atas panggung kecil sendirian, Lim pergi bergitu saja meninggalkan Anna di atas panggung.


Terlihat siswa-siswi yang berada di bawahnya sedang memperhatikan Anna dengan terkejut karena begitu cantik.


Tapi Anna tidak mengerti kenapa dia berada diatas panggung, sedangkan siswa-siswi yang lainnya berada di bawah panggung.


Anna ketakutan, ia tidak bisa seperti ini. Penyakitnya saja belum sembuh dengan benar, Anna gugup di atas panggung.


Namun ke gugupan nya hilang saat sebuah spanduk turun dari depan. Spanduk itu bertulis " ACARA PERMINTAAN MAAF KEPADA ANNA "