ARSHAKA

ARSHAKA
Munafik 2



"Munafik? Siapa yang munafik? saya gak pernah menginginkan harta Mas Caka? semua yang Mas Caka kasih ke saya, bukan atas permintaan saya!".


" Terus Umroh dan kamera, itu apa? ".


"Saya membeli kamera dengan uang saya sendiri, Arayyan! Uang dari Papa Vano setelah acara akad nikah".


" Hmm.. Oh ya? Mahar 500 juta? ".ucap Arayyan sinis mengangkat satu alisnya.


Zara menggeleng" saya gak pernah meminta mahar sebanyak itu! Tapi Mas Caka sendiri lah yang memberikan mahar sebanyak itu. Semua uang mahar masih ada, saya gak pernah pakai sepeser uang itu".


"Karena kamu selalu pakai uang Bang Shaka".


" Zara, jangan kamu pikir saya tidak tau masa lalu kamu! Dulu kamu adalah remaja nakal binal pergaulan bebas, bahkan hampir diperkosa karena baju kurang bahanmu itu, benar kan? ".


Dari mana Arayyan tahu Zara pernah hampir dilecehkan Arsya?.


Arayyan terkekeh sinis" sampah tetap sampah tidak pantas bersanding dengan berlian, kamu tidak pantas bersanding dengan Bang Shaka ".


" Zara..Zara jika kamu memang semurahan itu? kenapa harus Bang Shaka yang notabene nya pria baik-baik menjadi bertekuk lutut sama kamu? kenapa gak Om-om atau Sugar Daddy di bar sana? Oh, selain munafik kamu juga j***ng sok suci! ".ucap Arayyan.


" Kamu hanya menyusahkan keluarga ini, seorang j***ng yang munafik, dan satu lagi, tidak bisa memberikan keturunan!! ".


Zara tak bisa berkata apapun, hatinya begitu sakit mendengar kalimat demi kalimat yang terlontar dari mulut Arayyan.


Arayyan tampan tapi berhati iblis, dan itu adalah adik iparnya sendiri.


"Ibu kamu seorang santriwati tapi selingkuh, Oh ternyata kalian sama-sama j***ng berkedok santri".


" JANGAN PERNAH BAWA-BAWA MAMA SAYA!! ".pekik Zara mulai emosi dengan berderaian air mata.


" Kenapa? Kamu memang mirip dengan ibumu, munafik? Buah jatuh gak jauh dari pohonnya! ".


Zara tersenyum miris" buah jatuh tidak jauh dari pohonnya? lalu bagaimana dengan anda? Orang tua anda orang terhormat, dipandang baik hati tapi apa, anda? Hati anda sangat busuk".


Arayyan terkejut dengan perkataan Zara yang menurutnya sangat berani melawan nya, tangannya terangkat ingin menampar zara tapi segera Arshaka tahan.


Arshaka menepis tangan Arayyan mendorong tubuhnya yang membuat Arayyan terhuyung, menatap Arayyan dengan tatapan menghunus.


" Perempuan yang kamu sebut j***ng adalah perempuan yang saya cinta, dan dia adalah Kakak ipar kamu, Arayyan! ".


" Abang jangan dibutakan sama cinta, dia itu pintar manipulasi ".


" Sia-sia saya bertahun-tahun merawat kamu, karena besarnya kamu menjadi anak yang kurang ajar seperti ini, Arayyan! ".


" Mulai sat ini, urus hidupmu sendiri, saya dan Zara akan pindah ke Pesantren ".


Arshaka beralih menatap Zara, segera menghapus air matanya dengan lembut membawa Zara pergi menuju kamarnya untuk bersiap-siap pindah ke Pesantren.


Zyana juga melihat kejadian barusan, ia mendekati Arayyan dan menampar pipi kembarannya" ZYZY JIJIK PUNYA KEMBARAN KAYAK BANG ARAYYAN!! ".pekik Zyana sebelum beranjak menuju kamarnya.


Arayyan yang masih mematung menatap punggung Zyana yang berlalu" bodoh-bodoh kamu benar-benar bodoh Arayyan!! ".batin Arayyan sendiri.


Zara masih menangis duduk di tepi ranjang Arshaka menghampiri Zara.


" Kamu yang sabar, ya. Gak usah diambil hati Arayyan memang sudah keterlaluan ".


Zara mengangguk sebagai Jawaban. Arshaka beranjak menuju Almari mencari koper dan merapikan baju-baju dirinya dengan Zara untuk dibawa ke Pesantren.


...----------------...


Arayyan... Arayyan kasihan yah dimusuhin saudara-saudaranya.


Tegang gak nih???


Pasti donk rame plus tegang komen yah, semua ceritaku ini anti poligami ya jangan salah aman kok!! No pelakor🤭🤭🤣🤣🤣


TAPI PANTES SIH, KELAKUAN ARayyan kek iblis berkedok manusia!!! 🤭🤭🤭🤣😍😍😍