ARSHAKA

ARSHAKA
Resepsi



Selesai memasak sarapan nasi goreng Zara menyiapkan dimeja makan disana sudah ada Arshaka, Arayyan, Zyana, dan Abizan menunggu makanan yang dibuat Zara.


Arshaka mengulum senyuman saat merasakan masakan Zara sangat enak, ia melirik istri dan adik-adiknya yang tengah makan sarapan buatan Zara.


"Enak banget, ternyata Kak Zara jago masak".


" Hm, Zara emang jago masak, pas Kam Zyzy main kerumah Zara juga kak Zyzy diajarin masak sama Zara".ucap Zyzy menimpali perkataan Abizan.


"Yan? enak? ".tanya Arshaka.


"Biasa aja".ucap Arayyan mereka semua menatap Arayyan yang memasang wajah datar,.


" Biasa aja kok habis! dasar gengsi ".gumam Zyzy.


" Bang, Arayyan udah reschedule, Arayyan berangkat jam 7 pulang jam 12 siang, mungkin sedikit terlambat di acara resepsi Bang Shaka".ucap Arayyan pada Arshaka.


"Terimakasih, Yan".


" Arayyan melakukan ini untuk Bang Shaka, karena Bang Shaka adalah Abang Arayyan.jangan salah paham! ".


Arshaka menoleh Zara yang masih sibuk makan, gadis itu tampak acuh dengan perkataan Arayyan, membuat Arshaka sedikit lega, ia mengusap punggung tangan Zara yg berada di atas meja.


"Pagi ini aku mau ke Pesantren sebentar, ada urusan kamu ingin dirumah atau ikut? ".


" Aku dirumah aja, ada Zyzy dan Abi juga kan disini".


Arshaka mengangguk "oke".


Selesai sarapan Arshaka berpamitan untuk ke Pesantren sedangkan Arayyan bersiap-siap untuk kuliah.


Zara menghabiskan waktunya dengan membaca bumi dihalaman belakang rumah dan menikmati secangkir teh anget


" Jangan karena selalu dibela Bang Shaka kamu selalu merasa menang".


Zara menoleh terdapat Arayyan yang berdiri tak jauh darinya pria itu berbicara dengannya tanpa menatap dirinya.


"Ingat anda cuma orang luar yang kebetulan masuk kerumah ini".


Setelah mengucapkan itu, Arayyan berlalu membuat Zara menggeleng kepala tak mengerti sepertinya kini masalah Zara hanya satu, Arayyan.


...----------------...


Acara resepsi semua tamu undangan berdatangan begitupun keluarga Fahri, jujur saja jika Zara sangat tak nyaman dengan kedatangan Aqila, tetapi dirinya tak bisa melakukan apapun.


Mata Aqila tampak sembam, pasti gadis itu menangis semalaman, dugaan Zara.


" Arshaka, Zara ayo kita foto".ajak cika yang sudah memposisikan dirinya disebelah Zara, sesungguhnya membuat Aqila begitu hancur.


Aqila tersenyum kecil" Ma, Pa, Aqila ke toilet dulu, sebentar ".


Tanpa menunggu persetujuan Cika, Aqila berlalu pergi, membuat mereka bingung dan Arayyan segera mengikutinya, tetapi Abizan segera menahan Arayyan.


" Sebentar, Bang, Ikut foto dulu ".


Arayyan menghela napas pasrah ia berdiri disebelah Abizan tak sudi berdiri sebelah Vano yang berada disebelah Fahri, Dan fotografer pun memotret mereka.


Sedangkan Aqila saat ini berada didepan toilet, hatinya remuk begitu sakit melihat Arshaka dan Zara berdiri berdampingan tak lama Arayyan datang menghampiri nya.


" Aqila ".


"Bang Ray".Aqila memeluk erat tubuh Arayyan menangis terisak dipelukkan Arayyan berusaha untuk menenangkan Aqila.


" Aqila harus apa, Bang? mereka udah nikah, mereka--".


"Sstttt, kamu tenang, jangan nangis terus, Abang gak bisa melihat kamu terus-terusan menangis seperti ini".


" Aqila cinta sama Bang Shaka'".


Arayyan menghela napas, ia mengusap kepala Aqila "Abang juga gak suka melihat Zara tinggal dirumah".


" Kamu jangan khawatir, Abang akan terus berusaha membuat Zara gak betah tinggal dirumah. Walaupun akan sulit karena Bang Shaka selalu membela diadia, tapi Abang yakin Abang bisa membuat Zara pergi dari rumah? ".


Seseorang yang melihat Arayyan dan Aqila juga mendengar percakapan Arayyan dan Aqila mengepalkan tangannya kuat-kuat mencoba menahan emosinya.


" Kalian tidak akan bisa menyakiti Zara! ".


...----------------...


Malamnya, Arshaka dan Zara menginap di Hotel tempat mereka mengadakan resepsi, keduanya duduk diranjang henda tertidur. Tetapi Zara belum ingin tertidur.


" Mas".


"Ya? ".saut Arshaka pria itu tengah menatap layar ponsel nya.


" Aku mau tanya sama kamu, tapi kamu Jawab jujur".


"Ternyata apa? ".


" Sebenarnya.. kamu dan Aqila ada hubungan apa? maksudnya pasti kamu dan Aqila udah deket banget, sampe Aqila sayang sama kamu. Tadi dia keliatan sedih, bahkan dia gak mau foto bareng kita ".


Gerakan jari Arshaka dilayar ponsel terhenti ia terdiam sekejap lalu menaruh ponselnya dinakas, matanya menatap Zara dengan tatapan teduhnya.


" Kenapa bahas