ARSHAKA

ARSHAKA
Bubu



Bang Shaka


jangan naik ke atas sampai jam 10.


Arayyan terkekeh dan menggeleng.


...----------------...


"Mas, aku kangen. "


Arshaka terbangun dari tidurnya "astaghfirullahalazim."


Ia mengusap wajahnya secara kasar lalu menghela napas berat, ia menatap bingkai pernikahannya dengan Zara "Ra aku juga merindukan kamu. " seraya mengusap sisi ranjangnya dan beranjak menuju kamar mandi untuk berwudhu.


Arshaka melakukan sholat tahajjud dalam shalatnya ia begitu khusyuk, namun tak terasa air matanya kembali menetes, selesai shalat tahajjud Arshaka memanjatkan do'a.


"Ya Allah ya Rabbi, engkau yang maha pengasih lagi maha penyayang, Ampunilah dosa-dosa Hamba, ampunilah dosa-dosa istri Hamba, lapangkanlah kuburnya terimalah segala amal ibadahnya, Selamat istri Hamba dari Siska kubur, terimalah ia disisi-Mu, Ya, rabb Zara adalah wanita baik, istri sholehah, serta Ibu yang baik untuk kedua anak-anak kami, Hamba telah meridhoi nya, maka ridhoilah istri Hamba ya rabb, Hamba dapat dipertemukan kembali dengan nya, Hanya kepada-Mu hamba meminta, kabulkanlah doa Hamba Ya Rabbi, Aamiin. "


Arshaka kembali melipat sajadah yang baru saja ia pakai menaruhnya ditempat semula, lalu berjalan menuju bingkai foto pernikahan dirinya dan Zara.


"Selamat hari pernikahan yang ke 5 tahun, Ra. 2 tahun tanpa kamu, aku selalu merindukan kamu. " ucap Arshaka seraya mengecup foto pernikahannya.


...----------------...


Zyana gadis itu sudah menyelesaikan kaosnya dan sudah menjadi Dokter Gigi, ia sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga jika seseorang ada acara dengan dirinya harus membuat jadwal pertemuan dulu, sedangkan Arayyan sudah menyelesaikan advokat nya kini ia bekerja sebagai pengacara selama menjadi pengacara ia memilih tinggal di Apartemen yang dekat dengan tempat ia bekerja pada hari libur ua akan pulang mengunjungi kedua ponakan nya, menginap 2 malam dan menghabiskan waktu bersama Arka dan Zura.


Abizan anak remaja itu sudah menyelesaikan madrasah aliyah disalah satu sekolah ternama, lalu melanjutkan pendidikan ke Al-Azhar, Kairo, Mesir, Ya, Abizan itu ingin mengikuti jejak Abiyan, kuliah disana, dan sudah hampir 2 tahun lamanya Abizan bel berlibur ke Indonesia.


Baru saja Arshaka ingin ke kamar kedua anaknya, tetapi kedua anak-anaknya sudah keluar bersama Zyana.


"Selamat pagi, Bang Shaka. "


"Pagi, baru aja Abang mau mandiin Arka dan Zura."


Zyana tersenyum "mereka udah mandi ganteng dan cantik, udah siap nih jalan-jalan. "


"Hm, walaupun cuma ke Bandara untuk menjemput Bizan, Yaudah kita langsung ke meja makan, Bang Arayyan udah nunggu. "


"Ada Arayyan? ".


" Ada, Baru aja dateng ".


Mereka menuju ruang makan dengan Arshaka yang menggendong Zura dan Zyana menggandeng tangan Arka, terlihat Arayyan tengah menyiapkan sarapan yang ia beli sebelum datang.


" Yan? ".Arshaka memanggilnya.


pria itu mendekati kedua keponakannya dan mencium gemas keduanya.


"Om yayan".keduanya memeluk Arayyan dengan senang.


Zyana melirik seorang gadis duduk dimeja " Ehm... cie , zyzy kira pulang sendiri,Hei Kak Lara".


Gadis tersebut tersenyum dan mengulurkan tangannya "Apa kabar".ucap nya


Zyana tersenyum menerima uluran tangannya" Baik,Kak hehehe".ucap Zyzy


lalu menarik kursi untuk Arshaka, mengambilkan makanan untuk Arshaka, jangan ditanya karena Arshaka sudah berkenalan dengan Lara tak sengaja, saat di pemakaman Zara.


" Arka, Zura, makan dulu yuk, nanti Om Byby nungguin loh".ajak Zyana


Arayyan mengangguk setuju"ayo kita makan dulu, Om Yan udah laper, tadi Om Yan juga beliin kalian bubur Ayam ".Arayyan mendudukkan kursi kedua keponakannya.


" Semalam pulang jam berapa, Zy? ".


" Jam sebelas, Bang semalem Zura haus, kebetulan Zyzy pulang jadi Zyzy bikinin susu, eh malah Zyzy yang ketiduran dikamar mereka, makanya tadi sekalian Zyzy mandiin mereka. "


"Terimakasih, Zy. "


"Sama-sama, Bang setelah jemput Bizan gimana kalau kita jalan-jalan? ".


" Boleh, tapi kita ke makam Zara dulu".


Zyana mengernyit "bukannya 3 hari lalu Abang udah kesana?".


" Hari ini hari ulang tahun pernikahan kami yang ke 5 tahun".


"Oke kita ke makam Zara, nanti kita mampir ke toko bunga, beli banyak bunga untuk Zara".tambah Arshaka.


Arayyan dan Zyana terdiam mereka mengerti perasaan Arshaka., Arayyan mengusap kepala Arka dan Zura " Nanti kita ketempat Bubu kalian, ya? ".


...----------------...


Pasti kalian bertanya-tanya????


Sama author juga bertanya-tanya.


Nanti author jelasin flashback nya😊😊😊😊🙏🏻😛😛😛😛😛😛