ARSHAKA

ARSHAKA
Fitting



Sehabis shalat isya, keluarga Fahri dan keluarga Zidan, juga Arayyan dan Zyana pulang, Abizan sudah kembali ke asrama sedangkan Zara sudah membereskan pakaiannya ke kamar yang akan ia tempati sekarang, Arshak menyusul Zara ke kamarnya.


"Gus ngapain sih, disini? Gak boleh tau berdua didalam ruangan, nanti timbul fitnah".


" Zara saya ingin memastikan lagi, pernikahan bukan main-main kamu benar-benar menerima pernikahan ini tanpa Pakasaan kan? ".


"Kayaknya kalau saya tolak udah ga bisa Gus, kan udah diumumkan didepan semua warga Pesantren dan semua tamu yang hadir".


Arshaka terkekeh mendengar nya menatap Zara yang terlihat sebaliknya" kamu manggil saya apa?".


" Iya iya Caka'.


"No! sudah saya bilang pakai Mas! Kamu harus terbiasa agar ketika kita sudah menikah kamu memanggilnya dengan sopan".


" Terserah deh, saya mau istirahat ".


" Kata siapa kamu boleh istirahat? ".


" Emang suruh ngapain? ".


" Gapapa saya masih pengen ngobrol sama kamu".


"Ih,, kita belum sah ya, jadi gak boleh macem-macem! ".


" Memangnya siapa yang ingin macam-macam?".


"Uda deh, saya pengen istirahat dulu, Om Caka".


Arshaka pun terkekeh meninggalkan Zara membiarkan Zara untuk beristirahat. "Assalamu'alaikum ".


" Walaikumsalam ".


...----------------...


" Zara".


Zara menghentikan langkah ia memasang senyum ramahnya "Ustadz Faruk? ".


" Saya ingin mengucapkan salam saya tidak menyangka kamu akan menikah dengan Gus Arshaka ".


" Terimakasih Ustadz, saya juga gak menyangka akan bisa menikah dengan Gus Arsha,Gus Arshaka meminta saya untuk menikah dengan dia secara tiba-tiba dan melamar juga tiba-tiba banget kayak, tahu segitiga, ga romantis ".ucap Zara.


" Seperti Gus Arsha memang bukan tipe orang yang romantis. Dari dulu memang terlihat cuek dan to the poin. Entah memang terlihat cuek sampai-sampai mba Rita tergila-gila dan nekat melakukan hal itu pada Gus Arsa'.


"Maksudnya? ".


" Engga Tadi. cuma bilang mba Rita dipecat dari Pesantren karena fitnah saya".


"Itu zar. Mba Rita memfitnah kamu karena Mba Rita menyukai Gus Arsha kejadiannya sekitar seminggu yang lalu Gus Arsha berniat memberikan surat pemecatan dan gaji terakhir Mba Rita namun Mba Rita justru menggoda Gus Arsha sampai membuka kancing pakaiannya sendiri, untungnya Gus Arsha menelpon saya untuk diminta bantuan saya dan 2 Dewan Pesantren datang keruangan pimpinan Pesantren dan membawa Mba Rita keluar".


"Oh.. ".jawab singkat Zara.


Zara terkejut mendengar nya mengapa Arshaka tidak menceritakan hal ini padanya?.


...-------------------------------...


" Zara".pekik Cia.


"Hai cia? apa kabar? ".


Cia tersenyum pada Zara" aku baik, kamu balik lagi ke Pesantren? "


"Iya aku balik kok, mulai sekarang sampai 2 minggu ke depan aku tinggal disini".


" Yang Gus Arsha bilang tadi itu beneran? kamu bener mau menikah dengan Gus Arsha? ".


" Iya, Cia".


"Aaaaa selamat Zara! Eh kamu kan mau nikah sama Gus Arsha berati aku manggilnya Ning ke kamu, Ciecie Ning Zara".


" Gak usah aku lebih nyaman dipanggilnya Zara aja ".


Drtttt... drtt..


Ponsel Zara bergetar gadis itu membaca pesan masuk membuatnya menghela napas berat.


From Caka:.


Tidur, istirahat yang cukup, besok kita fitting baju dengan Zyana juga. pulangnya kamu bisa beli seserahan sama Zyzy sedangkan sehabis fitting baju saya harus pergi karena ada urusan lain. Night, future wife.


Zara hanya membaca saja tanpa membalas, entah dirinya dipikir tidak sopan, ia masih memikirkan perkataan ustadz faruk yang membuatnya sedikit sebalnya pada Arshaka.


...----------------...


Ahh... Zara sekarang sebal nanti bucin lho🤣🤣🤣🤣🙏🏻🤭


Dukung ya Zara biar sampai ke pelaminan dengan Om Caka☺☺☺😊