ARSHAKA

ARSHAKA
Harapan



"Kaka, ngantuk, ya? ".tanya Nazwa.


Arka mengangguk" kaka mau bobo, Nda".jawab Arka.


Apa Nda, Arka memanggil dirinya Nda atau Bunda? membuat Nazwa terkejut "Yaudah Kaka, nanti bobok disini setelah itu dipindah ke kamar".


Arka mengerti ia memejamkan matanya dan tidur dipangkuan Nazwa.


Nazwa membawa Arka sedangkan Zura digendong Nara, mereka dibawa kekamarnya menidurkan Arka dan Zura setelah itu melanjutkan mengobrol.


...----------------...


Disini author mau meningkatkan orang tua Nazwa kalian pasti ingatkan Nara sahabat Zea dan Cika yang waktu itu hamil, tau kan dia hamil sama siapa ya, sama kakak tiri anak dari Ayah sambung nya.Dibalik itu Nazwa hanya sebagai anak sambung Ilyas tapi ilyas sudah menganggap Nazwa anak kandung nya, Nah ada satu peristiwa yang membuat Nara tidak bisa mempunyai anak ketika Nazwa masih didalam kandungan umur 30 minggu Nazwa harus dikeluarkan karena Nara mengalami kecelakaan yang membuat kandungan nya harus segera dilahirkan dan rahimnya harus diangkat mulai dari itu Nara dan ilyas hanya bisa pasrah dan menerima kenyataan hanya Nazwa lah satu-satunya anak mereka.


...----------------...


Nazwa berjalan di Koridor pesantren setelah menemui kedua orang tuanya ingin ke kamarnya.


"Terimakasih".sebuah ucap dari Arshaka.


" Untuk apa Gus? ".


" Sudah mau perhatian dengan kedua putra-putri saya, saya juga tau kalo Arka dan Zura bakal anteng sama kamu ".


" Santai aja Gus, itung-itung negoisasi supaya gak dihukum terus sama Gus Arsha ".kekeh Nazwa yang membuat Arshaka menggeleng kecil.


Arshaka melanjutkan berjalan menuju ruangan pemimpin pesantren sedangkan Nazwa masih terdiam memandang punggung Arshaka yang mulai menjauh" duh jadi deg-degan gini gue".gumam batin Nazwa.


Nazwa menuju kamarnya disana ada Amina teman satu kamarnya.


"Assalamualaikum".salam Nazwa.


" Walaikumsalam ".


" Kamu tau Amina akhir-akhir ini anak-anaknya Gus Arsha nempel terus sama Nazwa".keluh Nazwa.


"Serius, WA? pantes aja saya liat kamu bertiga main bareng".balas Amina.


"Nazwa suka banget sama anak-anak kecil makanya kalo ada anak kecil suka deh buru-buru digendong, kalo pulang kerumah Nazwa kesepian gak punya saudara jadi kalo ada anak kecil Nazwa suka banget".


" Pantesan atuh Arka dan Zura anteng banget sama kamu, tapi syukurlah dengan begitu sifat cengeng Arka dan Zura berkurang ".


" Emangnya Gus Arsha tidak niat untuk menikah lagi? Nazwa? ".tanya Amina.


" Gak tau aku kalo masalah itu, Na. yang terpenting aku senang sama anak-anak, lagian Nazwa bukan tipe Gus Arsha ".


" He he barang kali kamu nanti jadi salah satu kandidat Gus Arsha loh".


"Ih... kami ngaco aja, Na. Aku masih mau kuliah hidup aku masih panjang masih butuh pengalaman".


" Ah sapa tau gitu ".ledek Amina


" Udah lah kita tidur ,udah malem".


"Iya-iya Ning Nazwa".


Nazwa tak mempedulikan Amina ia langsung tidur membaringkan tubuhnya dan memunggungi Amina.


...----------------...


Pagi ini Arshaka masih sibuk berkutat dengan laptopnya,Zyana masuk kedalam.


" Assalamu'alaikum, Abang".


" Sendiri Bang, tadi mau ajak Bang Arayyan lagi sibuk ngurus kasus ".


" Bang, tadi sebelum Zyzy kesini Arka sama Zura bilang katanya dia punya Ante cantik, maksudnya Ante siapa, Bang selain Zyzy? ".


Arshaka menghentikan aktifitas nya menatap Zyana" mereka bilang apa? ".


" Ya bilang punya Ante cantik baik ".


" Abang, Bang Shaka gak ada niatan untuk menikah lagi kan? Sayang banget loh umur Bang Shaka masih muda".Arshaka terdiam, masih berpikir.


"Bang,coba membuka hati buat seseorang buat mengisi hati Abang, kalo ada yang sayang sama si kembar dan tulus mencintai Abang, apa Bang Shaka mau nikah lagi".ucap Zyana.


Arshaka terdiam ia masih mencerna omongan Zyana.


Nazwa dengan tergesa-gesa masuk kedalam ruang pemimpin Pesantren ia kepergok mencuri mangga.


" Nazwa! ".pekik seseorang membuat Nazwa membelalakan matanya." aduh salah kamar nih".batin Nazwa


Nazwa dengan terpaksa membalikkan badan nya hingga menghadap Arshaka dan Zyana.


"Kamu buat ulah lagi? ".


Nazwa terkekeh "maaf Gus, Nazwa tadi minta mangga dibelakang, boleh ya? ".


Arshaka menggeleng" lain kali kalau mau buah jangan mencuri tidak baik Nazwa".ucap Arshaka


"Iya Gus, afwan".


Zyana menatap Nazwa dari ujung kaki hingga kepala membuat Nazwa menelan ludah kasar.


" Kamu Nazwa? ".tanya Zyana.


Nazwa mengangguk" iya".


"Hai, kenalin saya Zyana adik Bang Shaka".ucap Zyana mengulurkan tangannya.


" Nazwa ".balas Nazwa menyalami Zyana.


" Oh iya Omong-omong setelah lulus Pesantren Nazwa mau dilanjut kemana? ".tanya Zyana.


" Hmm, Nazwa mau lanjut kuliah lagi, Ning".


"Gak mau nikah muda Nazwa? Nikah muda enak lo,".ucap Zyana.


Nazwa terkekeh pelan" semuanya Nazwa serahkan aja kepada Allah Ning. Kadang kala harapan tak sesuai kenyataan Ning, tapi pengennya sih kuliah dulu ".


"Iya bener Nazwa kita tidak tau apa yang akan terjadi untuk hari ini besok dan seterusnya, berdoa saja ya, semoga Allah mempermudahkan segala urusan kamu ".


" Aminnn, iya Ning, Nazwa minta do'anya semoga Nazwa bisa".


Arshaka terdiam ia masih menyibukkan dengan laptopnya meskipun Zyana dan Nazwa mengobrol panjang kali lebar.


...****************...


Apak Arshaka akan menikah???


Tunggu jawabannya, 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Kira-kira apa ya akan terjadi antara Nazwa dan Gus Arsha???