ARSHAKA

ARSHAKA
Akad Nikah



Jika pukul 3 malam akan ada Qiyamul lail di masjid Pesantren Darussalam, benar apa yang dikatakan Cia, semua warga Pesantren ikut serta dalam acara itu, terkecuali Zara dia hanya seorang diri di kamar, Zara mengambil air wudhu lalau memutuskan untuk sholat dikamar, ia akan sholat tasbih, sholat tahajjud dan berdzikir hingga subuh tiba.


Karena hari ini adalah waktu akhad nikah, sholat subuh warga Pesantren kembali ke asrama tak menunggu waktu Syuruq. karena mereka semua akan bersiap-siap untuk acara ini yang akan dimulai pukul 8 pagi.


Pukul 6 pagi, seorang perias datang kekamar Zara bersama Zyana, perias merias wajah Zara.


"Cantik banget, MasyaAllah kakak ipar ".Ucap Zyana.


Zara tersenyum mendengar nya" terimakasih, Zy kamu juga cantik ".


" Ehmmm, Iya Zara, Bang Arshaka minta kamu pakai Niqab ".ucap Zyana seraya menyerah Niqab.


" Kenapa gitu? ".


"Karena banyak tamu yang dateng, Bang Shaka bilang gak mau tamu-tamunya lihat kecantikan kamu yang sebentar lagi akan menjadi istrinya".


Saat ini Zara wajahnya seperti kepiting rebus" ih, apa sih, pasti kamu ngeledek, Ya? ".


"Engga beneran kok tadi Bang Shaka bilang gitu".


Zara tersenyum kecil" iya iya percaya ".


Lantunan ayat suci yang Arshaka bacakan terdengar dipenjuru Masjid Darussalam. Zara bersama Zyana memperhatikan Arshaka lewat ipad milik zyzy, karena Zara belum boleh ke Masjid sebelum Arshaka menyelesaikan ijab qobulnya.


Tak disangka Arshaka membacakan surah Ar-Rahman, surah yang pada saat itu Zara request untuk dibaca Arshaka, ya saat tahajjud bersama tempo itu. kini Arshaka menghadiahkan surah Ar-Rahman di akad nikah mereka.


Air mata Zara menetes mendengar lantunan ayat yang dibacakan Arshaka sangat terharu terlebih dihadapan Ayah kandung Zara Pak Vano.


"Zara ".Zyana mengusap bahu Zara menenangkan gadis itu.


" Tabaarokasmu rabbika zil -jalaali wa-ikroom".


Arshaka menyelesaikan bacaannya mulai menjabat tangan Vano menatap lekat Vano.


"Sudah siap? ".


Arshaka mengangguk.


" Astaghfirullahalazim, astaghfirullahalazim, astaghfirullahalazim, Asy hadu analailahilaahu, wasyhaduannamuhamadarrasullah".


Arshaka dan Vano saling beristiqhfar dan bersyahadat.


"Bismillahirrahmanirrahim, Ya Arshaka Atharrazka Malik bin Azam Abiyan Malik, Ankahtuka WA Zawajtuka Makhtubataka Binti Zara Zeavanindya alal mahri 567.345.20023.Indonesia Rupiah wamajamuet min'adawat alsalat, hallaan".


" Qobiltu--".


"Berhenti! ".


Mereka semua terkejut tangan Arshaka dan Vano yang berjabat ikut terlepas. Zara memperhatikan orang yang baru saja menghentikan proses ijab qobulnya.


" Arayyan.. Aqila".lirih Zara.


...----------------...


"Zara.. ".


"Zara.. zar? ".


Zara mengerjapkan mata menoleh menatap Zyana, " Iya, Zy? ".


" Kamu kenapa? kenapa melamun? ".


" Astaghfirullahalazim, Zy".guman Zara menyadari jika dirinya baru saja melamun membayangkan Hai itu terjadi.


Zara bisa melihat dibelakang Arshaka terdapat Arayyan pria itu hanya menunduk saat Arshaka dan Vano berjabat tangan jantung Zara terasa berdetak sangat cepat, Ia memejamkan matanya takut apa yang dirinya bayangkan benar-benar terjadi.


Mendengar suara istighfar dan syhadat Arshaka, Zara kembali membuka mata. Tangannya sudah terasa dingin.


"Bismillahirrahmanirrahim.Ya Arshaka Atharrazka Malik Bin Azam Abiyan Malik, Ankahtuka WA Zawajtuka Makhtubataka Binti Zara Zeavanindya alal 567.345.20023 Indonesia Rupiah wamajamuet min adawat alsalat, hallan".


" Qabiltu nikahan WA tazwijaha bil mahril madzkur hallaan".


"Sah? ".


" SAH".


"SAH".


Jabatan tangan Arshaka dan Vano terlepas mereka semua mengangkat tangan untuk berdo'a, Zara dan Zyana ikut berdo'a membuat Zara menghela napas lega.


" welcome to Arshaka, Sister in law".bisik Zyana di telinga Zara.


Zara mengulum senyum"sekarang aku bagian Arshaka? ".


" Tentu! setelah ini aku punya keponakan-keponakan yang lucu, Arshaka the next generation ".


Zara terkekeh tak bisa membayangkan dirinya memiliki anak dari Arshaka , ia berpikir ia akan melakukan itu bersama Arshaka. mendengar perkataan Zyana membuat Zara sedikit takut.


" Aaaaa, Umma dan Abba udah punya menantu dan akan punya cucu! ".cuit Zyana dengan gembira.


" Zy".


Zyana memeluk singkat tubuh Zara"ayo kakak ipar kita ke masjid suamimu udah menunggu".


Zyana menuntun Zara menuju Masjid terlihat semua yang berada di sana sudah menunggu kedatangan Zara.


Termasuk Arshaka pria itu tak bisa menahan senyum nya ketika melihat Zara memasuki Masjid.


Zyana menggandeng tangan Zara pada Arshaka, untuk pertama kali dalam hidupnya Arshaka menyentuh tangan seorang perempuan yang tidak memiliki hubungan darah dengan nya, dan sekarang perempuan tersebut sudah menjadi istri nya.


Arshaka mengusap punggung tangan Zara memakainya cincin lalu bergantian Zara memakaikan cincin kejari tangan Arshaka tanpa melepaskan tangan Zara, Arshaka mengecup kening Zara.


Setelah Arshaka mengecup kening gadis itu mengecup punggung tangan Arshaka, dan tangan Arshaka diangkat nya diatas Kepala Zara tepatnya di ubun-ubun "Allahuma innias'aluka min khoirihaa WA khoirimaa jabaltahaa alaih, WA a'adzubika alaih".


" Terimakasih sudah bersedia menikah dengan ku, Zara Zeavanindya ".lirih Arshaka membuat Zara tersenyum dibalik cadarnya.


Sorot pasang mata memperhatika dua sejoli dari kejauhan menahan sesak didadanya hanya menatap dengan tatapan sedih, dan sakit hati.


...****************...


Hahahaha kalian kena prank ya🤔😄😄😄


Maaf author kasih prank biar seru, Zara hanya ngelamun kok gak beneran. 🤭🤭🤣🤣🤣🤣


Dukung terus ya, habis chapter ini bakalan ada keuwuan dari Caka dan Zara.


Dan ad sedikit pemanis buat mereka.


Hayo sapa yang mau kondangan ngasi hadiah buat Caka dan Zara yang udah SAH halal nihh, 😁😁😁😁🥰🥰🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Kasih Bunga atau apa gitu readers 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥰🥰💋