ARSHAKA

ARSHAKA
Ulang tahun Aqila



Hari ini pukul 7 pagi Arshaka dan Zara akan pergi ke Pesantren untuk menemui Abizan.


"Kak Zara? ".


"Abi, apa kabar? ".


" Alhamdulillah baik, kak. 2 minggu gak ketemu kak Zara kok kurusan begini, pasti Bang Shaka ga kasih makan ya? ".


Zara tekekeh tertawa" ngga kok, Gak By. Mungkin karena terlalu banyak beraktivitas, jadi kurusan dikit, tapi gapapa kok aku sehat wal afiat ".


"Awas lho kalau kak Zara kenapa-napa sampai sakit, Bang".Ucap Bizan melirik Arshaka.


" Kok Abang disalahin ".


" Iya kak Zara sakit berarti Abang gak ngurus kak Zara dengan baik".


"Abang kamu ngurus aku dengan baik kok, By".


" Iya-iya aku percaya, oh iya nanti malam kak Zara ikut kan ke pestanya Kakak Aqila?


"Ikut, Abi ikut juga kan? ".


" Iya Kak, bagus deh kak Zara ikut aku jadi ada temennya ".


Setelah pukul 5 sore Arshaka, Zara dan Abizan pulang ke rumah untuk bersiap-siap menghadiri pesta Ulang tahun Aqila.


Pukul 8 malam mereka semua menuju rumah Fahri dan Cika, Zara duduk didepan bersama Arshaka, sedangkan Zyana Arayyan dan Abizan dibelakang, sesampainya dirumah Aqila sudah banyak teman-teman dari fahri yang sudah datang, Arayyan, Zyana dan Abizan maduk lebih dulu, dan Zara , Arshaka berada dibelakang mereka.


Menuju halaman belakang menghampiri Fahri dan Cika yang tengah berbincang dengan teman-teman Abiyan.


"Assalamu'alaikum, Om, Tante".


" Walaikumsalam, Masyallah keponakanku ".


" Ah, sudah pada besar banget kalian? terakhir ketemu saat Arshaka masih kuliah, ya".ucap Joni.


"Hey ini istri Arshaka? ".saut Rian.


Zara mengangguk dan tersenyum membuat Arshaka semakin merapatkan dirinya dengan Zara.


" Iya, Om Tante. Ini Zara Zeavanandiya, istri Arsha".tanya Rio


"Zara Zeavanandiya? Kok mirip nama Umma kamu? ".


"Iya, Om seperti Umma ya, Om".Saut Arayyan sengaja.


" Loh, iya. Mirip Umma kalian ".Ucap Rio.


Mendengar itu, Rian, Joni, dan Rio terkekeh "Hmm.. anak muda. Umma kalian memang cantik, pintar, menggemaskan tapi Umma kalian bukan Nike Ardila yang terkenal".


Mereka semua tertawa membuat Zara mulai merasakan tak nyaman kesan Arayyan seperti memojok kan dirinya?.


" Aqila mana, Tante om? ".tanya Arayyan.


" Aqila lagi nemuin temen-temennya nanti juga kesini".Ucap Cika.


"Mas, aku boleh ambil minum sebentar bisik Zara pada Arshaka.


" Boleh, hati-hati ".jawab Arshaka.


Zara beranjak menuju meja minuman yang tersedia di tepi kolam.


"Arsha dilihat-lihat istrimu beneran mirip Ibumu? alasan menikahi dia karena mirip Ibumu? ".tanya Rio.


" Engga Om, saya menikahi Zara karena cinta, bukan karena mirip Umma".


"Hmm.. bener juga sih! gak boleh kan kalau kamu merasa dia mirip Umma kamu terus kamu nikahin dia".


Sedangkan Zara mengambil segelas minuman hendak berbalik tetapi seseorang berada dibelakang nya sehingga minuman yang Zara pegang menyumpahi baju Aqila.


" Ih, basah kan, baju Aqila!!! ".


Zara terkejut" ma--maaf, Aqila aku gak sengaja ".


"Pasti kamu sengaja kan?! kamu mau hancurin pesta Aqila? ".


Zara menggeleng keras" engga, aku beneran gak sengaja, maaf".


"Dasar nyebelin! ".ucap Aqila tanpa sadar ia mendorong tubuh Zara, hingga terjatuh ke kolam renang.


Zara terkejut mengapa dirinya didorong Aqila sedangkan Aqila sadar akan mengapa ia berani sekali mendorong Zara, tetapi juga senang berhasil membuat Zara terjatuh ke kolam.


" Tolong.. Aqila aku--aku ".


"Aku ga bisa renang".


Aqila berdecak" bohong mana mungkin, kamu ga bisa renang ".


...----------------...


Jahat banget sih si Arayyan sama AqilaπŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜Œ.


Dukung terus ya Arshaka dan Zara πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»β€β€