
Zara! ".
Aqila terkejut dengan suara itu dan tambah lagi terkejut ketika Arayyan sudah berjongkok di samping Zara, ingin membopong nya.
"Sakit.. sakit banget, perut aku sakit, tolong".
" Kita ke rumah sakit sekarang ".ucap Arayyan panik melihat darah mengalir dikaki Zara, pria itu segera membawa Zara menuju rumah sakit.
...****************...
Arayyan membawa Zara menuju rumah sakit sesekali panik menatap Zara meringis kesakitan begitu Aqila yang pucat pasif ketakutan.
Sesampainya dirumah sakit Zara dibawa ke UGD.
Arayyan kini menatap tajam Aqila yang tengah menundukkan kepala, pria itu sudah menghubungi Arshaka, Zyana, dan kedua orang tua Aqila untuk datang ke rumah sakit.
"Aqila".
Ia mendongakkan wajahnya" Bang Arayyan ".
" Kenapa kamu lakukan ini sama Zara? ".
" Maksudnya ".
"Kamu sengaja dorong Zara sampai pendarahan, Aqila? ".
" Aqila gak dorong Zara, dia terpleset sendiri ".elak Aqila.
" Jangan bohong, Aqila, jelas-jelas Abang liat kamu dorong Zara ".
" Kenapa? kenapa Bang Arayyan jadi peduli sama dia? Bukanya ini juga kemauan Bang Arayyan menyingkirkan Zara? ".
Arayyan menggeleng" tindakan kamu bukan hanya menyingkirkan Zara tapi juga keponakan Abang, anaknya Bang Shaka! ".
" Oh... jadi Bang Arayyan lebih peduliin Zara daripada Aqila? ".
Arayyan memejamkan mata mengusap wajahnya dengan kasar, berusaha menahan emosi, ia terbayang begitu sayang nya Arshaka dengan istrinya dan calon anak-anaknya, kini istrinya dan calon anaknya sedang mempertaruhkan nyawa.
" Bang Arayyan udah gak sayang Aqila? ".
" Abang sayang sama kamu, Qila".
"Abang ingin kamu bahagia tapi Abang gak mau Bang Shaka terpuruk, Abang sayang Bang Shaka, dia yg udah merawat adik-adiknya dari kecil, Abang gak bisa bayangin betapa sedih nya Bang Shaka kalau tau yang membuat istri dan calon anaknya sekarat itu kamu! ".
" Bang Shaka sangat menyayangi istri dan calon anaknya ".lirih Arayyan.
Kedua pelupuk mata Aqila sudah penuh air mata" Aqila lakuin ini karena Aqila sayang sama Bang Shaka kenapa Bang Arayyan ingkar janji? Waktu itu Abang janji ingin membantu Aqila menyingkirkan Zara, Aqila cuma mau Bang Shaka".
Sebenarnya hati Arayyan sangat sakit mendengarnya tetapi ia meluapkan rasa sakit hati nya tetap marah pada Aqila.
"Kalau caramu seperti ini, Bang Shaka justru akan membenci kamu, Aqila"
Aqila menggeleng "Aqila gak peduli, Aqila mau Bang Shaka jadi milik Aqila, pokoknya Aqila mau Bang Shaka".
" Aqila, tenang sadar, ini rumah sakit jangan bertingkah konyol".
Arayyan menangkup wajah Aqila"Abang sayang sama kamu, karena kamu adik Bang Arayyan ".
" Arayyan ".
Keduanya menoleh, terkejut dengan kehadiran Arshaka sejak kapan Arshaka berdiri disana? Dengan cepat Arayyan menjauhkan dirinya dari Aqila.
" Apa maksud kalian! ".tanya Arshaka.
Arshaka berusaha tetap tenang meskipun mencemaskan anak dan istrinya.
" Bang".
"Jelaskan apa maksud kalian, Arayyan, Aqila? ".
" Arayyan dan Aqila adalah saudara sepersusuan".
Arshaka terkejut dengan suara Cika tiba-tiba datang disebelah nya"maksudnya tante apa? ".
Cika melirik Arayyan dan Aqila" Arayyan dan Aqila adalah saudara sepersusuan dulu saat Arayyan masih bayi, Arayyan membutuhkan ASI yang banyak tetapi Umma kalian tidak mencukupi air susu untuk Arayyan, saat itu tante sedang mengandung Aqila dan sudah memiliki ASI akhirnya Tante memberikan ASI tante untuk Arayyan ".
" Arayyan, kenapa kamu gak pernah bilang Abang? ".tanya Arshaka pada Arayyan.
" Hanya tante dan Umma kalian, Abba dan Om fahri, yang mengetahui ini, Arsha".jelas Cika.
"Karena itu kamu berani menyentuh-nyentuh Aqila? ".Arshaka melemparkan pertanyaan pada Arayyan.
" Bang, maafin Arayyan ".
" Arayyan lebih baik kamu ceritakan semua pada Arshaka ".ucap Fahri.
Arayyan mendekati Arshaka bersimpuh lutut dihadapan Arshaka ia memegang kedua tangan Arshaka" maafin Arayyan, Bang".
...****************...
Flasback
Seminggu kepulangan keluarga Fahri dari Singapura Arayyan menemani Aqila berkeliling Jakarta, karena Aqila itu sangat merindukan kota kelahirannya, dan Arayyan bersedia untuk menemani nya.
"Abang fotoin, Aqila dong".Aqila berpose membuat Arayyan segera membuka kamera dan memotret nya.
"Coba liat".
" Ih!! bagus tempatnya emang bagus banget, Bang nanti Aqila mau kesini sama Bang Shaka ".
" Bang Shaka aja? ".tanya Arayyan.
" Eh? sama kak Zyzy dan Bizan".
"Yaudah kalau gitu yul kita makan, daritadi kamu belum makan".
Mereka makan disalah satu kafe sebelum akhirnya Arayyan mengantar Aqila pulang diperjalanan pulang Aqila tertidur tiba dirumah nya.
" Aqila".
"Qila bangun".
" Aqila udah sampai bangun sebentar pindah tidur kedalam ".
Aqila mengerjapkan mata" udah sampai ya? ".
"Iya, masuk gih kedalam".
" Makasih banyak Bang Arayyan, Aqial seneng Bang Arayyan mau nemenin Aqila, besok-besok kita jalan-jalan lagi sama Bang Shaka, kak Zyzy dan Bizan".
Setelah memastikan Aqila benar-benar masum barulah Arayyan meninggalkan pekarangan rumah Fahri, menuju rumahnya sampai tiba dirumah, saat Arayyan ingin keluar ia mengecewakan apakah ada barang-barang yang masih tertinggal dimobilisasi ternyata ada seketika terkejut melihat adanya dompet dan adanya foto Arshaka didompet tersebut dan beberapa barang milik Aqila.
啊人生活啊看啊
Arayyan mengerti kalimat tersebut mengapa Arayyan merasa seperti ada sesuatu yang menusuk hatinya.
Keesokan harinya Arayyan kembali kerumah Fahri berniat mengembalikan dompet Aqila, justru bertemu Cika alhasil Arayyan diajak masuk dan mengobrol.
"Silakan diminum, Arayyan".
" Terimakasih, tante ".
Cika tersenyum duduk dihadapan Arayyan melihat Arayyan yang tengah meminum teh.
" Ada apa cari Aqila? ".
"Arayyan berniat mengembalikan dompet Aqial, kemari terjatuh di mobil Arayyan".
" Tapi maaf jika Arayyan lancang membuka dompet Aqila dan melihat foto Bang Shaka didompet nya".
"Sepertinya dugaan tante benar, jika Aqial menyukai Arshaka".
" Tante... apa tante setuju jika Aqila bersama Bang Shaka? ".
"Tante pun setuju-setuju aja, asalkan Aqila bahagia, itupun jika Arshaka tidak keberatan".
" Kalau Aqila dengan Arayyan, Apakah tante setuju? ".
" Maksud kamu? ".
" Saya menyayangi Aqila lebih dari sekedar kakak beradik, Tan, Boleh kalau nanti Aqila bersama saya? ".
" Arayyan? kamu... maaf sekali, kamu tidak bisa menyayangi Aqila lebih dari itu atau mencintai nya".
"Kenapa tante? ".
" Yan,maafkan tante kamu dan Aqila adalah mahram, kalian tidak bisa menikah, Dulu saat kamu dan Zyana masih bayi, ASI Umma kalian tidak cukup, karena kamu membutuhkan banyak ASi, alhasil Tante yang saat itu mengandung Aqila dan sudah memiliki ASI , tante memberikan ASI untuk kamu".
"Berapa umur Arayyan saat itu, Tante? ".
" Belum genap 2 tahun makannya kamu dan Aqila menjadi saudara sepersusuan, Arayyan ".
Arayyan memejamkan mata merasakan sakit mendengar fakta jika dirinya mencintai adiknya sendiri?
" Kamu adalah Kakak Aqila, tolong jaga Aqila baik-baik, Arayyan nanti Tante akan beritahukan Aqila, jika kalian adalah saudara sepersusuan ".
" Pasti, Arayyan akan menjaga adik, Arayyan, Tante".
Cika mengusap tangan Arayyan "ikhlaskan Aqila dengan laki-laki yang dicintainya".
Arayyan mengangguk, ia tidak bisa memiliki Aqila seutuhnya karena mereka adalah saudara tetapi ia akan memastikan jika Aqila harus bahagia walaupun menikah dengan kakak kandung Arayyan sekalipun.
Jika kamu benar-benar mencintai seseorang maka kamu akan menerima salah atau diantara dua hal yaitu menerima balasan cinta orang yang kamu cintai, atau harus merelakan orang yang kamu cintai bersama orang yang dicintainya.
Dan Arayyan harus menerima pilih kedua.
Flas On.
"Zara kenapa Bang,? ".
Mereka semua menoleh kearah Zyana yang baru tiba bersama Abizan, mendengar kabar Zara masuk rumah sakit, Zyana langsung meninggalkan kampusnya, tak peduli dengan dosen yang kebingungan saat Zyana berlari keluar kelas.
...----------------...
Nahhh... author udah jelasin kan semuanya tentang Arayyan dan Aqila.
dukung terus Arshaka. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻