ARSHAKA

ARSHAKA
Bidadari



Tak ada jawaban akhirnya Zara masuk, ia tersenyum ketika melihat Arshaka yang tengah menyikat giginya didepan wash basin.


Zara ikut berdiri disebelah Arshaka, menyikat giginya, keduanya bertatapan lewat cermin, seperdetik kemudian keduanya terkekeh.


Arshaka sudah selesai, ia mengambil alat cukur, mengoleskan dagunya dengan krim., sebelum akhirnya mencukur, Zara menundukkan tubuhnya membasuh mulutnya, lalu mencari sikat giginya, ia menggeser tubuhnya sehingga mengenai Arshaka.


Arshaka terkejut, ia terdiam beberapa saat sampai Zara kembali menegakkan tubuhnya.


"Ra.. ".


Zara membalikkan tubuhnya menghadap Arshaka" kenapa? ".


" Sengaja? ".


Zara terkekeh, mendekatkan bibirnya ditelinga Arshaka, lalu tangannya bergerak menuju handuk yang melilit dipinggang Arshaka, Ia melepaskan handuk itu dengan lembut.


"Maaf, gak sengaja".bisik Zara sebelum berlalu masuk ke bilik shower.


Arshaka menghela napas panjang, mengambil handuk yang terjatuh memasang nya kembali.


" Ra, kamu harus tanggungjawab habis ini".ucap Arshaka sebelum membasuh wajahnya dan keluar kamar mandi.


...****************...


Arshaka mengusap pucuk rambut Zara, i berush tidur namun pergerakan tangan Arshaka membuatnya tidak bisa tidur.


"Ra".


" Hm? ".


"Kenapa kamu mendadak nakal? ".


" Dari dulu aku nakal, Mas".


"Bukan nakal yang itu, ini nakal yang beda".


" Kenapa? kamu gak suka aku seperti ini? ".


" Suka sangat suka, Tapi aku bingung kenapa cepet banget pinternya? ".


" Hm, kata Zyzy dan Tante cika aku harus menjadi Zea the next generation. Tadinya aku gak paham apa itu, tapi Zyzy jelasin baru aku paham ".


" Memang apa? ".


" Hmmm,kata Tante Cika, Tante Zea--".


"Umma sayang? ".


" Iya maksud ku Umma. dulunya pintar banget menyenangkan hati suaminya, aku tanya apa maksudnya, ya itu, menjadi istri yang baik melayani suami, mau itu lahir dan batin".


"Zyzy juga bila aku harus menjadi seperti Umma, dan kamu harus merasakan seperti yang Abba rasakan".


Arshaka tersenyum " terus gengsi kamu kemana perginya? ".


"Entah, aku udah bilang,kalau lagi haid, aku jadi lebih nakal!Ekhm engga enggak, aku bilangnya bakal lebih manja. Mungkin setelah aku sadar aku bakal malu, Mas. Tapi semoga kamu lupa ya biar aku gak malu".


Arshaka tertawa, " Aku suka kamu seperti ini, aku dukung Tante Cika dan Zyzy yang nyuruh kamu untuk menjadi Zea the next generation ".


" Good night and sweet dream, Wife ".


...****************...


Arshaka sudah membeli tiket kereta api untuk ke Jogja,. Tadinya Arshaka ingin naik pesawat saja, tapi Zara menolak, ia memilih untuk menggunakan kereta api.


" Kamu sarapan dulu, sayang. Setelah ini kita berangkat ke stasiun ".


Zara mengangguk dan memakan sarapan pagi nya yang sudah dibeli Arshaka di kafe bawah,Arshaka benar-benar memanjakan Zara untuk hal kecil seperti menyiapkan barang-barangnya juga Arshaka yang menyiapkan, kini barang bawaan mereka bertambah satu kantong tas yang berisi oleh-oleh khas Bandung, ini baru Bandung bagaimana dengan Jogja, Malang, dan Bali?.


Kereta berangkat pukul 10 pagi keduanya sudah sampai di stasiun duduk santai dikursi mereka sejak pukul 9 lebih 15 menit.


" Aku seneng deh, akhirnya naik kereta setelah bertahun-tahun gak naik kereta ".


"Memang terakhir naik kereta kapan? ".tanya Arshaka.


" Mungkin saat umur ku 8 tahun terakhir kali ke Jogja sama papa dan Mama ".


" Papa kamu orang Jogja? ".


Zara mengangguk" Hm, kebaca kan dari namanya? sebenarnya perbatasan Klaten sama Jogja sih, tapi masih masuknya ke Jogja ".


" Kalau gitu kita sekalian mampir ke tempat Papa kamu gimana? ".


" Untuk apa? Papa kan di jakarta ".


" Berkunjung ke rumah Tante kamu, Papa kamu bilang kalau anak bungsunya ada dirumah tante kamu dijogja. Karena papa ngurusin mama sambung kamu yang lagi sakit di jakarta ".


" Kok kamu tau, kamu sering kabar kabaran sama papa? ".


Arshaka mengangguk" tentu itu Papa mertuaku, juga Papa kandung kamu, kamu harus mencoba melapangkan hati kamu jangan sampai terlambat lagi, Ra".


Zara hanya diam saja, membuat Arshaka mengusap kepalanya "mengerti, istriku".


Sesampainya dijogja pukul 12 lebih 15 menit, ia sudah memesan kamar, mereka beristirahat sejenak melepas lelah, hingga pukul 13.00 sore, Arshaka melirik Zara yang masih terlelap tidur dibahu Arshaka.


Menangkup wajahnya dengan tangan memperhatikan wajah Zara.


" Masyallah ".gumam Arshaka seraya mengusap kepala Zara.


Zara terbangun dengan perilaku Arshaka.


" Kenapa? ".tanya Zara.


" Sedikit kaget pas liat kamu disenyumin bidadari ".jawab Arshaka.


Zara tertawa mengambil tangan Arshaka lalu mengecupnya" kamu tambah ganteng kalau lagi modus gitu".


"Kenapa udah bangun?Kamu baru tidur satu jam".


...----------------...


Dukung terus ya biar Author semangat Up terus staytune terus ya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥰🥰🥰🥰🥰