ARSHAKA

ARSHAKA
Kuda pony



" Mas".


Arshaka menghentikan langkahnya.


"Apa? ".


"Aku bantu, ya? ".


Arshaka pun mengangguk, karena Zara menawarkan bantuan pada dirinya, Zara mengekor Arshaka ke kamar mandi.


...----------------...


Hari ini tepat nya mereka akan cek kandungan , Arshaka dengan setia menemani Zara, sejak pukul 9pagi mereka sudah dirumah sakit.


Hingga giliran Zara karena pemeriksaan cukup panjang hingga pukul 10 Zara baru masuk.


"Apakah ada pusing dan mual atau gejala yang lainnya, Bu? ".tanya Dokter.


"Gak sampe muntah-muntah, mual udah jarah, Dok. Tadi kadang suka pusing, terus gampang ngantuk, sering banget ngerasa gerah, panas".


" Itu hal wajar, Bu. nanti akan saya berikan vitamin agar Ibu dan janinnya kuat, gak mudah lelah".


Zara mengangguk menatap layar yang menampilkan perutnya yang akan di USG sedangkan Arshaka menggenggam tangan Zara.


"Janinnya sudah mulai tumbuh, Ya bu. sudah menggerakkan persendian, wajahnya sudah mulai membentuk, plasenta juga sudah berkembang baik".


" Tapi bukannya saya masih 3 bulan, Dok? ".


" Biar saya cek usianya lagi, Bu sebentar ".


Dokter yang tengah mengukur janinnya hingga Dokter bersuara" wah ternyata sudah masuk minggu ke 17 , Bu. Sudah mulai masuk trimester kedua panjang janinnya hampir 15 cm dan beratnya sudah 150gram".


"4bulan , Dok? ".tanya Arshaka.


" Betul, Pak. Usia kandungan nya sudah 16 minggu 5 hari lagi masuk 17 minggu atau 4 bulan, maka dari itu perkembangan janin mulai pesat".


"Dua-duanya sama Dok? ".tanya Zara memastikan.


" Keduanya normal, bu. hanya sedikit perbedaan berat badan baby, Baby A memiliki berat 150gram, dan yang baby B memiliki berat 140gram".


"Di usia kandungan 4bulan sudah diperbolehkan kembali berhubungan, tetapi masih harus hati-hati jangan terlalu sering, Tunggu sampai mendekati HPL, baru disarankan untuk sering berhubungan ya, Pak, Bu".


Zara mengangguk diikuti Arshaka mengangguk. Dokter tersenyum kecil menatap keduanya.


...----------------...


"Mas... ".


" Hm? ".


"Anak kita udah 4 bulan, Mas. Yaampun aku pikir baru 3 bulan atau 2 minggu ternyata salah udah 4 bulan".zara memperhatikan hasil USG tadi pada Arshaka yg tengah menyetir, mereka sedang berada di mobil.


"Alhamdulillah, udah bisa buka puasa aku".ucap Arshaka.


" Ih.. mesum, aku lagi serius".sebal Zara membuat Arshaka tertawa.


"Apa sayang? ".


Zara mengerucut bibir, ia menyadarkan kepalanya dibahu Arshaka" Mas, aku mau sesuatu boleh? ".


" Mau apa? ".


" Naik kuda".


"Hah? Eh? yang benar aja kamu? Ra, kamu lagi hamil muda, gak boleh naik kuda nanti anak kita terkocok-kocok".


"Bukan kuda beneran, Mas".


" Terus kuda apa? ".


" Hmm.. kuda--".


"Oh, aku ngerti maksud kamu, Yaampun sayang, iya sabar, kita sampai Pesantren nanti boleh kuda-kudaan sampai kamu puas, ya? ".


Zara berdecak sebaliknya" kamu kenapa mikirnya sampai kesitu? Bukan kuda-kudaan itu yang aku maksud ".


Zara mengeluarkan ponselnya mencari sesuatu disana lalu memperlihatkan layar ponsel nya pada Arshaka.



Arshaka menatap layar ponsel tersebut."astaghfirullah, Ra".


"Mas mau naik kuda pony ini, maksudnya".


" Itu anak anak, Ra".


"Inikan yg ada di perut aku anak-anakmu, yang mau naik kuda-kudaan pony itu, Mas".


" Tapi cari dimana? ".


" Kamu mikir mas, cari kemana aja".


"Besok ya, sekarang kita pulang".


" Gak mau! Mas aku maunya sekarang! Aku mau naik kuda pony sekarang ".rengek nya.


" Yaudah kira cari kuda pony sekarang ".


Mereka menuju Mall dan mencari main di toko mainan, Zara terlihat bersemangat dan bahagia.


" Ada yang bisa kami bantu, Pak, Bu? ".


" Saya mau cari kuda pony, Mas".


"Kuda pony? maksudnya? ".


" Mainan kuda-kudaan karet, Mas maksudnya ".


" Oh, itu ada, tunggu sebentar saya ambilkan dulu".


Pelayanan tersebut mengambil kuda karet yg Zara inginkan, sambil menunggu pelayan Zara melirik lirik mainan.


"Mas".


" Apa? ".


" Rumah-rumahan barbie itu lucu ya? ".seraya menunjuk sebuah mainan rumah barbie yg lumayan besar.


" Kamu mau? ".


Zara mengangguk membinar mendengar nya" boleh Mas? ".


" Boleh, tapi beneran mau itu? ".


" Iya mau banget! Aku pengen main barbie barbiean anak kamu mau! pasti seneng banget kamu ikutan main ya".


Pelayanan yang mengambil kuda karet datang dengan membawa barang tersebut.


"Pak, Bu. ini kuda karetnya".


Zara mengernyit bingung" ih itu rusa bukan kuda pony".


"Sama aja, Ra kan sama-sama bisa dinaiki beda bentuknya aja".


" Gak mau, Mas. Beda lah aku maunya kuda pony yang aku mau, itu jelek".


Mendengar itu Arshaka jadi tak enak hati pada penjual "ehmmm, maaf Mas, yang bentuknya kuda pony apa tidak ada? ".tanya Arshaka.


"Waduh maaf, hanya tersisa ini, Pak. untuk bentuk kuda pony sepertinya sudah jarang ada, Harus ke toko-toko yang lebih besar".


" Sayang, gak mau yang ini aja? ".tanya Arshaka.


Zara menggeleng" gak".


"Yaudah, Mas. saya ambil rumah berbie aja 1 sama barbie nya 2 aja, mohon maaf kuda karetnya tidak jadi".ucap Arshaka pada penjual


...----------------...


Ada-ada aja sih kelakuan bumil satu ini, nyidam kok aneh banget sih Zara.. Zara 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣