
Arshaka menatap layar ponselnya ia sangat berharap Zara menghubungi nya. mengingat semalam pak Vano mengatakan hal itu, Arshaka bertambah khawatir.
"Bagaimana jika Zara menolak mu".batin Arshaka.
Tersisa 60 menit sebelum acara dimulai Arshaka sibuk berbincang dengan Dewan Pesantren membicarakan berlangsung nya acara, terapi tiba-tiba ponselnya bergetar Arshaka segera merogoh ponselnya disaku jubah nya.
Raa is Calling..
Senyum Arshaka mengembangkan baru aja dirinya memikirkan dia, akhirnya ia menghubungi Arshaka.
"Assalamualaikum, saya didepan gerbang".
Dengan cepat Arshaka berlari menuju gerbang Pesantren, ia meminta pada keamanan untuk membuka gerbang itu ketika gerbang terbuka, muncul Zara yang tengah memasang wajah jutek nya.
" Katanya gerbang Pesantren terbuka lebar buat saya kok saya gak dibolehin masuk kedalam sama keamanan? ".
" Loh, Gus saya pikir memang tidak boleh masuk karena dulu Mba Zara dikeluarkan dari Pesantren secara tidak terhormat ".kata penjaga
Arshaka melirik keamanan yang tampak bingung. " Maaf kalou gitu, silakan masuk".keamanan membuka pintu gerbang.
Arshaka menghela napas berjalan menghampiri berdiri 1 meter dihadapan Zara,"Kenapa baru menghubungi saya? kemana aja 5 hari? ".
" Maaf saya istikharah ".ucap Zara dengan jujur.
Arshaka menyunggingkan bibirnya ingin tersenyum mendengar perkataan Zara. tetapi sebisa mungkin ia menahan senyum dan menatap wajah datar.
" Sudah ada keputusan ".
Zara mengangguk" udah tapi maaf kalau keputusan nya kurang memuaskan ".
Tubuh Arshaka lemas mendengar nya, apakah Zara menolak nya?.
" Lalu apa keputusan mu? ".
" Hmmm".
"Dan keputusan mu? ".
" Kok ga sabar banget sih? ".
" Saya tidak memiliki banyak waktu, acara sudah mau dimulai ".
" Saya gak bisa.. ".
" Gak bisa? maksudnya, kamu menolak--".
"Saya gak bisa menolak".lanjut Zara.
Mendengar itu Arshaka terkejut menatap Zara yang terlihat biasa saja, tak berekspresi sedikitpun. Tetapi Arshaka tak bisa menahan senyumnya, ia membalikkan tubuhnya membelakangi Zara tersenyum dengan lebar.
" Ih kok Gus Ar--".
"Kamu manggil saya apa? ".
" Gus? ".
" Sudah saya bilang kan malam itu, kamu harus memanggilku apa? ".
"Mas Caka".ralay Arshaka.
" Kok jadi Mas? ".
" Karena kamu calon istri saya, mKa panggil saya, Mas, mengerti? ".
"Masteng, mau? ".
" Apa itu Masteng? ".
" Mas-mas tengil ".
" Zara dosa ga boleh membantah calsum? ".
" Ck! emang dasarnya nyeselin ya, Calon suami. kenapa ga sekalian Mbah Caka? ".
" Hey berani melawan calsum? ".
" Kak Zara".
Keduanya menoleh pada Abizan yang melambaikan tangan pada Zara, membuat Zara tersenyum berlari menghampiri Abizan meninggalkan Arshaka begitu saja.
"Hey, Ra! kenapa saya ditinggal? ".
Arshaka menghela napas dan menggeleng " Sebenarnya calon suami dia itu saya atau Abizan? kenapa dia terlihat lebih bahagia bertemu Abizan daripada bertemu saya? ".
...----------------...
Acara dimulai sambutan berlanjut dengan isi acara Sampai pukul 11 siang akhirnya acara selesai karena sebentar lagi Adzan Dzuhur.
Zara mengikuti acara, ia duduk disebelah Abizan dan Zyana tadinya ia ingin bergabung dengan santriwati saja, tetapi Abizan memaksanya untuk duduk didekat mereka. hal itu membuat Arayyan kesal.
Arshaka beranjak menaiki podium untuk memberikan sambutan penutup.
"boleh saya sampaikan sesuatu lagi".
" Silakan Gus".
Arshaka tersenyum dan menarik napas dalam-dalam.
"Sekali lagi saya ucapkan terimakasih pada seluruh tamu undangan yang sudah berkenan hadir semua kerabat, Dewan Pesantren, santriawan dan santriwati, serta seluruh warga pesantren".
"Saya Arshaka Atharrazka Malik, putra pertama Azam Abiyan Malik serta cucu pertama Zaid Almalilik, ingin menyampaikan kabar bahagia ini, Dua minggu lagi saya akan menikahi seseorang gadis, dia adalah salah satu santriwati pengabdian dan mahasantri di Universitas Darussalam. Zara Zeavananindya".
" Dimohon pada semua yang hadir untuk berkenan mendoakan kelancaran acara pernikahan saya dengan Zara ".
Mereka semua terkejut serempak mereka menatap Zara yang menundukkan kepala semua santriwati berjerir histeris karena patah hati.
Tolong selamatkan Zara, dirinya ingin pingsan saja.
...****************...
Wkwkwk Zara jadi nervous dong dengan penuturan Arshaka yang secara resmi melamarnya didepan umumπππ
Dukung terus ya Arshaka biar tambah romantis dan bucinπππππ