ARSHAKA

ARSHAKA
Hamil



Apakah 2 minggu ini usaha nya gagal? atau usahanya seminggu ini dirumah dan lebih dari seminggu di pesantren belum berhasil?


5 hari lagi adalah jadwal haid Zara, terakhir melakukan dengan Arshaka 5 hari yang lalu dan saat ini Arshaka sibuk mengurusi pesantren


"Mas? ".


" Hmm".


Zara mendekati Arshaka ia menempatkan kepalanya ditangan Arshaka lalu memeluk Arshaka dari samping.


"Apa? ".tanya Arshaka mengusap kepala Zara.


" Gak jadi deh".ucap Zara membuat Arshaka mengernyit.


"Kenapa, Ra? ".


Zara menggeleng memejamkan mata untuk tertidur saja tetapi Arshaka kembali bersuara.


" Ra, kenapa? ".


"Gapapa Mas, gak jadi".


Zara membuka mata menatap Arshaka yang sayur pria itu kelelahan.


" Kamu capek? ".


" Iya tadinya, tapi capek ku hilang setelah liat senyum kamu".


Zara berdecak mendengar nya"gombal mukio".


Arshaka terkekeh pelan mengusap wajah Zara dengan lembut "ad apa? ".


" Aku".


"Hmm? ".


" Aku.. ".


" Aku kenapa? ".


Zara menatap Arshaka mengerjapkan matanya berkali-kali" i'm on my mood ".


Tentu Arshaka terkejut mengakat satu alisnya tumben sekali akhir-akhir ini Zara meminta duluan? 😁


" Kamu bilang apa? aku gak salah dengar? ".


" Gak ada pengulangan! ".


Arshaka tersenyum" on my mood, Eh? ".goda Arshaka.


" Tapi aku gak ngerti maksudnya apa sih? ".Arshaka semakin menggoda Zara.


"Sekarang udah berani ya? Beneran mau? udah kayak Umma the next generations, hm? ".


Arshaka kembali bersuara.


" Coba bilang sekali lagi, nanti aku kasih ".


" Ih.. udah ah, gak jadi! aku males sama Mas Caka".ucap Zara sebaliknya ia memutar posisi menjadi membelakangi Arshaka.


Arshaka tertawa melihat tingkahnya, ia memeluk Zara dari belakang, melilitkan tangannya diperut Zara, mengecup bahu Zara.


"Jangan ngambek, aku suka kok kamu minta duluan, pahalamu juga besar, kita mulai sekarang?".


Kejadian malam itu membuat Zara segan lagi meminta duluan pada Arshaka ia akan bermanja-manja dengan Arshaka, untung saja Arshaka mengerti kode-kode yang Zara inginkan, dengan senang hati menuruti permintaan Zara.


"Abang, Zara! ".


pekikan Zyzy pada mereka yang tengah berjalan di Koridor pun terhenti, menoleh Zyzy yang tengah menghampiri mereka.


"Assalamualaikum, Bang, Zara? ".


" Walaikumsalam, ada apa, Zy? ".


" Zyzy kesini mau ajak Abang, Zara dan Abizan makan malam dirumah. zyzy udah masak makanan spesial untuk makan malam kita".


"Dalam rangka apa? zy".


" Hmmm.. dalam rangka kenaikan semester Zyzy yang mendapatkan IP 4! Zyzy keren, kan? ".


Arshaka tersenyum mendengar nya memeluk singkat Zyzy.


" Barakallah fikum, Dek".


"Jazakallah khairan, Abang, berarti malam ini mau ya makan malam dirumah? ".


Arshaka mengangguk " nanti kita pulang kerumah untuk makan malam bersama besok kembali ke pesantren kita menginap semalam dirumah, ya".


...----------------...


Hari ini Arshaka, Zara dan Abizan makan malam dirumah menuruti kemauan Zyana, ia menyiapkan banyak menu makanan semua makanan kesukaan mereka Zyana yang masak.


"Mas, kamu sama Abi duluan aja ke mobilnya, aku mau ke hamam sebentar".


"Jangan lama-lama, sayang".


Zara mengangguk segera menuju kamar mandi sedangkan Arshaka dan Abizan menuju mobil menunggui Zara, selang 10 menit kemudian Zara datang dan masuk ke mobil terlihat wajahnya tampak basah.


" Kamu kenapa, Ra? ".


Zara menggeleng" gapapa, kok Mas. kita berangkat ".


Arshaka mengangguk melajukan mobilnya menuju rumah Abiyan dan Zea, mereka tiba setelah menempuh kurang lebih 25 menit, saat ini Zyana sudah menyambutnya didepan pintu.


" Assalamu'alaikum ".salam Arshaka Zara dan Abizan.


"Walaikumsalam".


" Ayo makan, Abang udah laper".ucap Arayyan, pria itu berlalu dulu menuju meja makan.


mereka menyusul Arayyan ke meja makan.


Arshaka, Zara dan Abizan nampak cengah melihat hidangan sebanyak yang Zyana masak.


"Masyallah, Zy? sebanyak ini kamu yang masak sendiri? ".


Zyana mengangguk" iya, hebat kan Zyzy? Zyzy udah bisa masak ".


" Iya-iya, zyzy hebat selamat atas kenaikan semester nya dan mendapatkan IP terbaik".


"Terimakasih, Abang".


"Selamat ya, Zu, i'm so proud of you".


" Thanks you, sisters in law".


"Kak Zyzy selamat ya, Bizan ikut bahagia".


Zyzy mencubit pipi gembul Bizan" timakaci adik kecilku".


"Ini kapan makannya? ".saut Arayyan.


Zyzy berdecak sebaliknya" ck, iya-iya ayo kita makan ".


mereka duduk di kursi masing-masing sebelum memulai makan Arshaka memimpin doa terlebih dulu, doa untuk Zyzy dan juga makanan mereka agar menjadi berkah.


Selama makan tak ada bersuara sampai mereka telah selesai makan, barulah Zara memulai berbicara.


" Selain hari ini hari bahagia Zyzy, aku juga mau kasih kejutan untuk kalian".


Mereka semua menatap Zara yang mengembangkan senyum nya.


"Kejutan apa, Kak? ".tanya Abizan.


Zara membuka rel seliting tasnya mengeluarkan sesuatu benda menunjukan pada mereka.


" Sebentar lagi akan ada anggota keluarga baru! ".ucap Zara penuh semangat seraya melihatkan alat tes kehamilan yang menampilkan 2 garis merah.


"Mas, sebentar lagi kamu akan menjadi Ayah".ucap Zara menatap Arshaka.


Tak ada yang bersuara, mereka terdiam sesaat tampak bingung harus berekspresi bagaimana? membuat senyum Zara memudar.


"Kalian gak seneng ya? aku hamil? ".


Suara kursi bergeser terdengar, Arshaka beranjak berdiri mengulurkan tangannya pada Zara.


" Ayo ikut aku, kita bicara! ".ajak Arshaka.


Zara menurut mengikuti Arshaka yang menuju kamar mereka didalam kamar dan lupa menutup pintu kamar.


"Mas? ".


" Sejak kapan? ".


" Sejak kapan apa, Mas? ".


" Zara, sejak kapan kamu lepas KB? ".


Zara terdiam jarang sekali Arshaka menyebutnya seperti itu Apakah Arshaka marah? tentu saja.


" Jawab aku! sejak kapan kamu bohongin aku? ".tanya Arshaka menatap Zara dalam-dalam.


"Aku gak bohongin kamu, Mas".


" Terus ini apa? kamu lepas KB kamu tanpa sepengetahuan aku, Zara".ucap Arshaka.


"3 minggu yang lalu, sehari sebelum kamu ulang tahun".


Arshaka terdiam sejenak, memutar memori ingatan nya pada hari dimana dirinya ingat saat itu ulang tahunnya mereka singgah ke rumah kayu, pantas saja Zara memulai permainan, itu sangat berbeda dari biasanya, rupanya karena Zara sengaja?


Dan Arshaka merasa belakangan ini Zara agresif mengajak duluan.


"Kenapa kamu lakuin ini? ".


"Karena kamu ingin anak, Mas".


" Hanya karena itu, kamu mengorbankan diri kamu? ".


" Mengorbankan apa? maksud kamu? ".


" Zara Zeavanindya! kamu ingat betul kan perkataan Dokter? Kamu baru pulih, kamu bisa lepas KB kamu setelah 3 atau 4 bulan kamu sembuh total, tapi apa? Baru sebulan kamu sembuh kamu udah hamil! dan itu berbahaya untuk kamu".


"Aku cuma mau menyenangkan hati suamiku, Mas".


" Aku senang kamu hamil, Tapi bukan seperti ini caranya? Zara Zeavanindya! kamu udah bener bener pulih bukan dipaksa seperti sekarang ini".


"Terus sekarang kamu mau apa, Mas? ".


"Berapa usia kandungan mu? ".


" Mas! ".


" Kamu baru lepas KB 3 minggu yang lalu itu artinya kandungan kamu masih belum 4 bulan, kamu tau, Zara dalam islam jika seorang wanita hamil dan bayi yang ia kandung membahayakan Ibunya atau terdapat kelainan pada janinnya maka Islam memperbolehkan untuk mengugurkan kandungan nya asalkan belum 4 bulan".


Zara terkejut menggeleng mendengar nya, tangannya memeluk erat perutnya.


...----------------...


Kira-kira apakah Zara akan mengugurkan kandungan nya???


Tunggu kelanjutannya.


Kabar bahagia tapi membuat Zara bersedih 😥😭😭😭😭