
Abizan dan zara yang tengah berbincang menoleh saat Cika memanggil Abizan.
"Abizan, Boleh bantu tante cari kak Aqil? Tante cari-cari ga ketemu soalnya om Fahri udah nunggu dimobil".mobil".
" Tadi liat sama kak Shaka di Koridor, Tan".
"Bantuin tante ya? ".
" Tapi... ".
" Gapapa Aby, aku juga udah mau ke kamar kok".
Cika beralih menatap zara memberikan senyum pada zara dan zara pun ikut tersenyum.
"Zara, Tan".seraya mengalami.
" Cantik".
"Terimakasih, tante. yaudah By, aku pamit duluan aku kekamar".
Cika menganggukkan kepala, zara berlalu meninggalkan Abizan dan Cika.
Kamu deket banget ya sama zara? ".
" Bisa dibilang gitu, tan. karena teman Bizan yang perempuan cuma Kak zara ".
"Kok bisa berteman dengan zara? padahal kamu dari dulu ga suka temenan sama perempuan? ".
"Bizan nyaman temenan sama kak zara, orang nya baik asik juga lucu, Bizantium ngerasa Kak zara seperti Ummat saat muda".
" Ummat kamu dulu nakal banget tadi tante liat zara anaknya sopan".
"Dulu kal zara juga nakal, bahkan sering kena takzir sampai akhirnya kak zara berubah jadi gadis baik.
" Tante, itu Bang Shaka dan kak Aqila ".
"Aqila".pekik Cika.
Mereka menghampiri Arshaka dan Aqila.
" Eh? mama? ".
" Pulang yuk! papa nunggu di mobil".
"Yah, Aqila masih pengen disini liat Pesantren sama bang Shaka".
" Kapan-kapan kita main lagi, tapi sekarang kita harus pulang karena Papa ada urusan, sayang ".
"Boleh nanti kapan-kapan main kesini lagi, Bang Shaka? ".
" Tentu, boleh ga ada yang larang untuk berkunjung ke pesantren ".
" Yaudah yu, Ma kita pulang tapi janji kita maen kesini lagi".
"Iya sayang".
"Arsha tante, pamit pulang, maaf karena om fahri ga sempat pamitan, tapi Om Fahri titip salam untuk kamu dan Abizan kamu baik-baik ya, jaga Abizan ".
Arsha Menganggukan kepala" Iya tante, salam juga buat om Fahri terimakasih sudah mampir ke pesantren ".
" Asalamualaikum ".
" Walaikumsalam ".
Abiza melambaikan "Dah, aqila".
Setelah kepergian mereka Abizan beralih menatap Arshaka" Bang? ".
" Hm? ".
" Jangan pernah menaruh harapan untuk orang lain. kalau orang itu suka sama Abang tapi Abang ga bisa suka balik sama orang itu, Abang bakal menyakiti orang itu".ucap Abizan.
"Kamu bicara apa? siapa memberi harapan? ".
" Abang, sikap Abang ke kak Qila dan Kak Zara itu gak wajar!Oke mungkin Abang udah menganggap Kak Qila seperti adik Abang sendiri, tapi apa Abang tau perasaan Kak Qila ke Abang gimana? Bizan bisa liat kalau Kak Qila suka sama Bang shaka? ".
" Ga mungkin Bizantium. Abang dan Aqila udah seperti saudara sendiri".
"Apa yang gak mungkin? Ditambah sikap Abang sama Kak zara kalau Kak zara suka sama abang gimana? Abang mau tanggungjawab? ".
Arshaka mengernyit bingung" ku ini bicara apa? kenapa jadi zara? ".
" Karena emang Abang akhir-akhir ini bersikap ga wajar sama Kak Zara".
"Ga wajar gimana maksudnya? ".
Abizan menghela napas panjang" sebelumnya Abang ga pernah peduli ataupun perhatian sama perempuan selain Umma dan Kak Zyzy, mungkin sedikit perhatian juga sama Kak Aqila karena Abang menganggap Kak Aqila udah seperti adik sendiri tapi Kak Zara? ".
"Dia cuma santriwati disini dan Abang bersikap baik sama semua santri disini, Bizantium".
"Dia cuma santriwati, iya dia emang cuma santriwati, tapi apa pernah Abang anterin santriwati lain ke Mall untuk beli buku? Santriwati lain gak pernah Abang penuhi permintaan meminta dibacakan surah panjang disaat Sholat berjamaah? Ngobrol panjang sama seorang santri selain ke Kak Zara? Pernah. Bang! Enggak kan? ".
" Abang sadar gak? Sikap Abang yang seperti itu yang ngebuat Kak Zara merasakan nyaman dan Akhirnya suka sama Bang Shaka? ".
" Kamu tau darimana kalau dia menyukai Abang?".
"Kak Zara emang gak pernah bilang tentang perasaan nya, tapi Bizan bisa ngerasain perbedaan tatapan Kak Zara ke Abang dan ke orang lain, cara bicara Kak Zara ke Abang, dan tadi Kak Zara se frustasi apa Kak Zara yg dicuekin Abang sampai dia susah untuk menambah hapalannya".
" Mungkin Kak Zara sendiri belum sadar kalau dia suka sama Abang. Tapi Bizan mohon sama Abang, kalau emang Abang ga punya perasaan yang sama seperti Kak Zara jangan ngebuat Kak Zara berharap lebih sama Abang, Bizan tau gimana perasaan Kak Zara ngeliat orang yang disukai justru akrab sama perempuan lain dan perempuan itu Kak Aqila, yang juga suka sama Abang".
"Abang harus memilih Kak Zara atau Kak Aqila, jangan pernah memberikan harapan palsu ke mereka berdua yang justru akan menyakiti hati mereka".
" Tapi Bizan mohon kalau Abang ga suka sama Kak Zara lebih baik Abang jauhin Kak Zara! Dia orang baik, Bizan ga ingin liat Kak Zara terluka dan sedih. udah cukup luka dari kedua orang tuanya, Bang Shaka jangan ikut menambahkan luka lagi, Karena kalau Kak Zara sedih Bizan pasti akan ikut sedih, Abang ga mau kan liat Abizan sedih? ".
Abizan terdiam menatap Arshaka yang tak membuka suara sedikitpun membuat Abizan menghela napas dan mengangguk.
"Maaf ya Bang, kalau kedengaran nya menceramahi Abang, tapi Bizan harus bilang ini semua karena Abizan juga ga mau Abang sampai menyakiti hari wanita".
" Bizan pamit Assalamu'alaikum ".
" Walaikumsalam ".lirih Arshaka.
...----------------...
Maaf ya.. baru bisa Up lagi sibuk.
Apakah Arshaka memiliki perasaan yang sama pada Zara??
Simak terus kelanjutan nya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻😊🤭🤭😊