ARSHAKA

ARSHAKA
Anniversary



Tepat hari ini adalah satu tahun pernikahan Arshaka dan Zara, usia kehamilannya memasuki bulan ke-7 perutnya kini sudah semakin membesar, Atau yang dan Syang sedang sibuk mempersiapkan skripsi mereka sebentar lagi mereka akan sidang sedangkan Abisan sedang sibuk ujian karena padatnya jadwal kelas 9 yang sebentar lagi akan lulus, karena semua adik-adiknya sibuk alhasil Arshaka mengajak Zara untuk makan malam keluar, alias dinner time, keduanya memakai baju formal Arshaka memilih memakai kemeja hitam lengan panjang yang digulung sampai siku dengan jam tangan yang melingkari pergelangan tangannya, sedangkan Zara memakai gamis hitam dan sepatu sneaker putih.


"Happy first anniversary, my lovely wife".


Zara tersenyum merekah dan menerima sebut bunga mawar putih dari Arshaka karena Zara menyukai bunga mawar putih daripada merah" happy anniversary, my handsome husband the whole world ".


Zara menatap surat berbentuk kartu yang berada diselipan buket tersebut ia segera membukanya.


" To:My Dear wife, Zara Zeavanindya.


Ra, I just wanna say thank you, For choosing me to be your husband to be your man, to be your love, to be your kids father, to be world, Happy first anniversary, Ilove you must unconditional, Ra".


Tak terasa air matanya menetes membaca kalimat demi kalimat yang Arshaka tulis, segera Zara menundukkan kepala.


"Sayang? ".ucap Arshaka mengusap punggung tangan Zara membuat Zara kembali mendongak dan menatap Arshaka.


"Don't Cry, Sayang".


" I wanna jug you",. ucap Zara membuat Arshaka tersenyum dan segera mendekatinya lalu memeluk Zara dengan erat.


"How lucky I'am to have you, Mas Caka".


Arshaka mengecup pucuk kepala Zara lamat-lamat.


" Ilove you, Bubu".ucap Arshaka seraya menumpuk tubuh Zara dengan sebelah kakinya mensejajarkan kepalanya dengan perut Zara.


"Hey, my baby twins, Baba love you so much".


Arshaka mengecup perut Zara lalu mengecup kedua pipi Zara, kini Zara berpindah posisi duduk di kursi membuka penutup makanan mereka, Appitezer yang menggiurkan.


" Berdoa dulu".ajak Arshaka.


Zara mengangguk mengangkat kedua tangannya untuk berdoa setelah selesai Arshaka mempersiapkan makanan untuk Zara"selamat menikmati bumil".


Zara tersenyum pada kamera dan hasil foto mereka tak begitu bagus akhirnya memanggil pelayanan untuk meminta tolong memfotokan mereka berdua, dan hasilnya bagus" terimakasih banyak".ucap Arshaka pada pelayan.


"Bagus Mas".


" Iya, bagus nanti akan aku pajang foto ini dikamar kita, ehm engga jadi deh mending diluar kamar biar Arayyan, Zyana, dan Abisan tau kalau Abang nya bahagia bersama kamu, Ra".


Perkataan Arshaka membuat Zara tersimpu malu


...----------------...


Pukul 1 dini hari, Atau yang baru saja pulang katakanlah Atau yang bodoh karena ketiduran dirumah temannya, Ya Atau yang berniat belajar dirumah Arif hingga pukul 9 malam namun justru sehabis sholat Isyak ia malah ketiduran, teman Atau yang ingin membangun kan tapi tidak tega.


Sesampainya dirumah Atau yang memasuki dengan mengendap-endap karena rumah sudah gelap dan sepi untungnya ia memiliki kunci cadangan tak ingin penghuni laun terganggu tetapi memasuki kamarnya terdengar langkah kaki Atau yang menghentikan langkah, ia mencoba memekak kan telinganya.


"Shhh... Mas"" Rasa... hmm".


Arayyan reflek mundur dua langkah mengalihkan pandangannya kearah lain jantung nya berdebar sudah 2 kali Arayyan memergoki Arshaka dan Zara sedang bermesraan pertama berada di dapur, kedua tidak sengaja melewati kamar Arshaka dan Zara yang tidak tertutup rapat pintunya melihat selimut bergerak-gerak dengan suara aneh.


Salah sendiri pulang jam segitu, ia sangat malu dengan apa yang ia lihat dan ia dengar.


Seperti nya Arayyan perlu mandi air dingin rasa kantuk dan lelah nya hilang begitu saja.


...----------------...


Hehehehe maafkan author ya baru upπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Fuhhh si Arayyan jadi kepengen kan punya istri sebentar lagi tuh bakal ketemuπŸ™πŸ»πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ€£πŸ€£.


Oh iya foto Aqila nanti akan muncul ya😊😊😊