ARSHAKA

ARSHAKA
Menemui



Pesantren tampak tenang tak ada keributan semua santri tertib pada aturan Pesantren, membuat Arshaka merindukan adanya kenakalan santri pertama ia menjadi pemimpin Pesantren Darussalam, ia mendapatkan kasus kenakalan pertama yang dibuat Zara, mengingat itu membuat Arshaka sedikit merindukan gadis itu. Merindukan?


Sudah berapa lama ia tidak bertemu gadis itu?.


"Abang".


Arshaka menoleh dilihat Abizan tengah menghampiri nya.


" Kenapa, Dek? ".


"Semalam Abang pulang kerumah? ".


" Iya kenapa? ".


" Gapapa, Bang, Bizan cuma mau bilang sebentar lagi Bizantium naik kelas 9 boleh ga kalau Bizantium lanjut madrasah aliyah formal aja? Bizan mau tinggal dirumah aja".


"Loh kenapa gitu? ".


" Bizan kesepian disini, biasanya setiap sore ngobrol sama kak zara ditaman, tapi sekarang udah ga ada kak zara".


Arshaka menghela napas ia mengusap kepala Abizan "nanti Abang pikirkan".


Abizan mengangguk semangat dan tersenyum " terimakasih Abang, kalau begitu Abizan pamit dulu assalamu'alaikum ".


" Walaikumsalam, yang rajin belajar nya".


...----------------...


Sedangkan Zara pagi ini meninggalkan rumah Halda dan menuju kontrakan nya ia tak mungkin tinggal dirumah Halda, sedangkan belum lama ia mengontrak dan sudah dibayar.


Zyana berangkat kuliah pukul 7 pagi, setelah kuliah ia akan mendatangi kontrakan Zara.


Pukul 2 siang Zyana tiba dikontrakan Zara.


"Assalamualaikum".


" Walaikumsalam, Zyzy ".


Zyzy menampakkan senyum lebarnya dan menenteng belanjaan yang ia beli di supermarket sebelum ke kontrakan Zara.


" Ya ampun, Zy, banyak banget, untuk apa makanan sebanyak ini? ".


" Supaya kamu ga bosen tinggal dirumah tanpa HP tanpa TV, tanpa makanan kan kalau ada makanan bisa ngemil-ngemil ".


" Tapi kebanyakan, zy".


"Gapapa aku juga beli bahan kue kita bikin kue bareng yuk, resepnya dikasih Umma aku mau gak? ".


" Aku ga punya oven? ".


"Dikukus aja".


" Yaudah ayk masuk".


keduanya masuk zyana menyiapkan bahan kue sedangkan Zara mencari alat-alat nya.


...----------------...


Arshaka masuk kedalam rumah sakit kecil tepatnya menuju meja resepsionis.


" Saya ingin bertanya apa Dokter Vano Bastian udah pulang? ".


" Kalau boleh tau untuk apa mencari Dokter Vano, Mas? ".


" Saya ingin periksa tapi ingin diperiksa Dokter Vano, dia Dokter umum kan? ".


" Betul, Mas, tetapi Dokter umum jadwal praktek nya hanya sampai jam 3 sore, 15 menit lagi selesai, Kalau Mas nya ingin periksa bisa ke Dokter Gino jadwal beliau sampai jam 5 sore ".


" Saya mau sama Dokter Vano aja, Mba".


"Tapi Mas Dokter Vano sudah ingin pulang".


" Sebentar aja kok, Mba saya ingin ke Dokter Vano, bisa ya".


Wanita itu menghela napas"Baik boleh saya minta KTP nya untuk Regristrasi ".


Arshaka mengeluarkan KTP nya dan memberikan pada resepsionis.


"Silakan ditunggu, Mas sampai dipanggil masuk keruangan".seraya memberikan KTP milik Arshaka.


"Terimakasih".


Arshaka menuju kursi tunggu duduk dan mengeluarkan ponselnya terdapat pesan dari Zyzy.


from zyzy


Abang, zyzy lagi dikontrakan Zara kemungkinan pulang nya agak malem, Maaf ya Zyzy ga bisa makan malam dirumah, Zyzy trmenin Zara disini, mungkin jam 8 zyzy baru pulang, Abang makan sama Bang Arayyan aj, Zyzy masi sebel sama Bang Arayyan.


Arshaka terkekeh membaca pesan dari Zyana ia bisa membayangkan betapa sebelnya Zyzy terhadap Arayyan.


"Arshaka Atharazka, silahkan masuk".


To zyzy.


Iya jam 8 pulang ya, Boleh Abang minta alamat kontrakan Zara?.


...----------------...


Arshaka menuju ruang periksa Dokter Umum.


" Selamat sore, pasien terakhir saya dengar kamu memaksa untuk diperiksa saya? ".


Arshaka tersenyum menatap Vano yang tengah menulis berbicara tanpa menatap nya.


" Selamat sore Dokter Danu".


Vano mendongak terkejut melihat Arshaka dirinya mengecek ulang nama pasien terakhirnya, Arshaka Atharazka Malik?.


"Senang bertemu dengan Dokter Vano. Boleh saya duduk? ".


" Ah ya, silakan apa ada yg dirasakan pak Arshaka? ".Vano berusaha untuk terlihat formal walaupun ia sudah mengetahui siapa yang sekarang ada dihadapan nya.


...****************...


Arshaka mau apa ya??