ARSHAKA

ARSHAKA
Nyidam



Setelah dari toko mainan itu, Arshaka dan Zara mencari toko mainan lainnya, sudah 3 toko mainan yang mereka kunjungi untuk mencari kuda pony tetapi nihil, mereka memutuskan pulang ke Pesantren. Sesampainya di pesantren warga Pesantren dan semua santri-santri terheran-heran melihat Arshaka yang tengah menggendong rumah barbie dan Zara yang tampak sangat senang dengan barbie ditangannya. tetapi keduanya tak menghiraukan tatapan semua orang yang menatap keduanya, mereka segera masuk ndalem, mereka pulang pukul 4 sore.


"Bersih-bersih abis itu istrahat, aku mai ke kantor Dewan Pesantren dulu".


" Mas, kuda karetnya gimana? ".tanya Zara.


" Kita cari ditoko online aja".


"Ih, gak mau. Mas aku maunya hari ini naik kuda pony! ".


"Yaudah nanti aku cari, kamu istrahat dulu, mainan barbie dulu ya, nanti, Mas cari".


Zara mengangguk, setelah itu Arshaka mengecup kening Zara lalu berlanjut keluar menemui Dewan Pesantren.


Zara menuruti perkataan Arshaka menuju kamar mandi yang berada dirumah nDalem setelah itu ia beristirahat diranjang" Dedek bayi kembar anaknya Bubu, lagi apa? ".


" Baik-baik ya didalam perut Bubu sayang. Kita udah punya rumah-rumahan barbie dan barbie, Yuk istirahat dulu".ucap Zara seraya mengelus perut buncit nya.


Zara berdoa semoga suaminya itu lekas mendapatkan kuda karet seperti keinginan anaknya.


...----------------...


"Assalamu'alaikum".


" Walaikumsalam ".serempak semua Dewan yang berada dikantor menjawab salam Arshaka.


" Gus Arsha ada apa? ".


Arshaka tersenyum pada mereka berdiri ditengah pembatas ruangan Ikhwan dan Akhwat.


" Ada beberapa hari ini Pesantren baik-baik aja? ".


" Alhamdulillah baik, Gus. Semuanya lancar tanpa ada kendala ".


Arshaka mengangguk" alhamdulilah kalau gitu, saya kesini berniat ingin menyampaikan sesuatu ".


" Silakan Gus ".


"Jumat depan saya ingin mengadakan acara mungkin bada Ashar sampai pukul 5 , Apa bisa kita persiapkan dari sekarang? ".


" Acara apa Gus? ".


" Tasyakuran 4 bulan istri saya".


"Loh?Ning Zara hamil? ".


Arshaka mengangguk sebagai jawabannya.


...----------------...


Zyana mendudukkan dirinya dikursi makan dan meletakkan ponselnya dimeja dan menekan tombol loudspeaker.


Begitupun Arayyan juga sedang menyantap nasi goreng buatan Zyana makan malam mereka.


" Kalian sibuk gak? ".tanya Arshaka disebrang telfon.


" Engga, Bang, kita lagi makan malam abis ini mau istirahat, besok kuliah pagi".


"Boleh Abang minta tolong sama kalian".


" Boleh, Apa Bang? ".


"Sebenarnya Abang gak mau ngerepotin kalian tapi malam ini ada rutinan di aula, Abang gak bisa keluar Pesantren".


" Minta tolong apa? ".kali ini Arayyan yang bersuara.


" Tolong kalian carikan mainan kuda karet yang bentuknya kuda pony".


"Uhuk! uhuk! ".Zyana segera mengambil gelasnya.


" Hah? untuk apa, Bang? ".tanya Arayyan.


" Zara ngidam pengen naik kuda karet yang bentuknya kuda pony, tadi siang Abang dan Zara muter-muter 3 toko tapi nihil, tadi sore sempet ke toko mainan tapi gak ada bentuknya yang kuda pony, malam ini niatnya Abang ingin cari tapi gak bisa karena ada rutinan di pesantren, jadi boleh Abang minta tolong kalian? Abang repotin kalian sebentar? Masih ada 3 jam Mall tutup, Zy, Yang".ucap Arshaka berbicara panjang lebar.


"Aneh-aneh aja, ngapain naik kuda karet kayak bocah aja".gerutu Arayyan.


" Namanya juga ngidam, Bang".saut Zyana.


"Bang Shaka, coba nanti Zyzy sama Bang Arayyan cari ke Mall yang gede, Abang kirim aja fotonya ya".


" Alhamdulillah, terimakasih, Zy, yang. Nanti Abang kirim foto kuda pony nya, kalau gitu Abang tutup dulu telpon ya, kalian hati-hati dan baik-baik, Assalamualaikum ".


" Walaikumsalam ".


Telpon terpurus Zyana melirik Arayyan lalu memukul tangannya yang berada diatas meja.


" Awa, sakit, Zy. Apa sih? ".


" Abang kenapa sih mulutnya gak bisa dijaga? Bang Shaka minta tolong! Loh selama ini Bang Shaka gak pernah minta tolong ke siapapun, selagi dia bisa mengerjakan sendiri, tapi karena mendesak ia akhirnya minta tolong ke kita.".


"Lagian aneh-aneh banget ngidam naik kuda-kudaan karet? kenapa gak sekalian naik kuda-kudaan di dufan".


" Itu gak aneh, Bang, emang ibu hamil wajar kalau pengen nya aneh-aneh karena itu kemauannya bayi, Apa salahnya sih Abang bantu Bang Shaka dan Zara? Bayi mereka itu juga keponakan Abang, Loh! Abang gak sayang sama keponakan Abang ".


" Gak ada yang minta dia kasih keponakan ".


" Tau ahh! Zyzy males debat, mending sekarang cepet abisin makannya, terus kita cari kuda pony ".


...****************...


Hemmm.. Arayyan kapan sih baikkan sama Zara?