
Ustadz Faruk segera berlalu menuju depan kompor untuk mengganti tabung gas yang sudah habis, sedangkan Zara masih diam di tempat, Ustazah Mila menghampiri Zara menuntunnya masuk kedalam dapur.
Hari ini acara berjalan dengan lancar kedua adik-adik Arshaka juga datang tasyakuran 4 bulan Zara, niatnya Arshaka ingin memberitahu adik-adiknya setelah usia kandungan Zara 7 bulan tetapi sepertinya rencananya gagal, karena Zyana sudah curiga.
"Bang, kenapa perut Zara gak kayak hamil 4 bulan sih? ".
" Maksudnya? ".
"Liat deh.. perutnya kayak hamil 6 bulan, Bang? ".
Arayyan ikut memperhatikan Zara benar perutnya terlihat besar dari usia kandungannya.
" Mungkin karena Zara kecil kelihatannya lebih besar".alibi Arshaka.
"Engga, deh. setau Zyzy kalau orang kecil justru perutnya kelihatan lebih kecil, Tapi justru itu perutnya gede banget dari usia kehamilannya, kay gak cuma 1 bayinya? ".
Zyzy menatap Arshaka yang terdiam lalu Zyzy terdiam dengan perkataannya" tunggu-tunggu, eh? atau jangan bilang Zara hamil kembar? ".
Arshaka tetap diam pura-pura tidak tahu.
" Bang, Zara hamil kembar ya? ".
" Zy, kamu--'.
"Ih..Abang kenapa gak bilang sih, gemes banget Zyzy punya ponakan ponakan kembar".
" Zy, jangan keras-keras! ".
" Zyzy mau bilang Bizan, ah, dadah".
Zyzy berlari mencari Abizan si bungsu,meninggalkan Arshaka dan Arayyan disana, Arayyan pun ikut berlalu dari hadapan Arshaka
"Gus Arsha,
Arshaka menoleh pada Ustazah Mila" Iya, Ustazah? ".
" Maaf Gus mengganggu sebentar".
"Ada ala Ustazah? ".
"Tapi saya harap Gus tidak salah paham dan tidak bertindak sepihak, saya ingin mengatakan sesuatu".
" Apa? ".
" Saat ini Ning Zara adalah istri Gus Arsha saya menghormati Ning seperti saya menghormati Gus Arsha, sebagai Dewan Pesantren saya ingin menyampaikan sesuatu kejanggalan, sebenar saya sudah merasa janggal sejak dulu, saat awal Ning Zara menjadi peserta lomba tilawah ".
" Maksudnya apa? saya tidak mengerti, Ustazah?".
"Kemarin bagaimana sikap dan perilaku Ustaz Faruk ke Ning Zara, sejak dulu sikap Ustaz Faruk pada Ning sedikit berbeda dan tidak wajar, jauh sebelum Gus Arsha sering berinteraksi dengan Ning, Ustaz Faruk terlihat tertarik pada Ning Zara saya merasa hal ini sejak dulu".
Arshaka kembali menatap Ustaz Faruk yang tengah terkekeh kecil seraya mengangguk ketika Zara berbicara.
"Saya ingat dulu saat Ning Zara latihan tilawah dan beberapa kali saya lihat Ustaz Faruk sedang memperhatikan Ning, sesekali tersenyum, kemari juga saat sedang di dapur, Ning ke dapur niatnya ingin ikut membantu, disaat Ning masuk, Ning Zara hampir terpleset disaat itu ada Ustaz Faruk yang ingin memasang gas, Ustaz Faruk dengan sigap menangkap Ning Zara".
Arshaka menghela napas, sudah bisa menangkap sinyal jika semua perkataan Ustazah Mila.
" Maksudnya, Ustaz Faruk menyukai istri saya? ".
Arshaka berlalu dari hadapan Ustazah Mila tanpa salam.
Arshaka berucap agar Ustadz Faruk menghadap nya keruang pemimpinan Pesantren.
"Assalamualaikum, Gus".
" Walaikumsalam ".
" Ada apa, Gus Arsha memanggil saya? ".
" Saya tidak ingin membuang-buang waktu saya, saya memanggil Ustaz ingin bertanya, Ustaz Faruk menyukai istri saya? ".
Ustaz Faruk terkejut dengan perkataan Arshaka, dirinya baru saja masuk keruangan Arshaka, namun Arshaka langsung memberikan pertanyaan seperti itu.
" Maksudnya, Gus? ".
" Jadi benar? saya melihat bagaimana Ustaz Faruk menatap dan bersikap pada istri saya, apakah Ustaz menyukai Zara istri saya? ".
Ustaz faruk terdiam membuat Arshaka menghela napas pasrah.
"Astaghfirullah, Ustaz, Ghadul bashar, Ustaz".
" Maaf Gus, saya akan jujur jika saya memang menyukai Ning sejak dulu, sejak latihan tilawah dan sering bertemu untuk mengikuti lomba tilawah ".
" Sampai? ".
" Saya tidak tau, Gus".
"Dia istri saya, Tadz, sedang mengandung anak saya! ".
"Saya tau Gus, saya tidak mempunyai niatan untuk merebut Ning dari Gus Arsha, saya juga tau diri siapa saya tidak mungkin saya merebut istri dari pemilik Pesantren".
" Tidak memiliki niat merebut? ".
" Benar Gus, ".
" Lalu kenapa Ustaz perhatian dengan istri saya? ".
Ustaz faruk terdiam menundukkan kepala.
" Kenapa Ustadz? ".tanya Arshaka lagi.
" Saya tidak ingin Ning Zara tersakiti ".
" Tersakiti? Maksudnya apa? ".
. ........
.
Hayo Zara tersakiti kenapa ya??
Tunggu kelanjutan nya yaππ»ππ»ππ»ππ»
Mohon dukungannya diakhir cerita Arshaka bakal ada giveaway ya... jadi staytune terusππ»ππ»ππ»ππ»πππππ