
Setelah 2 minggu penuh mereka berbulan madu, hari ini mereka akan kembali ke Jakarta pesawat yang mereka tumpangi tiba di bandara Sukarno-Hatta, Arshaka sengaja tidak mengabari siapapun jika mereka pulang, sehingga saat mereka tiba di rumah Zyana terkejut.
"Assalamu'alaikum".
" Walaikumsalam, Zar".
Bukan Arshaka yang dipeluk namun Zyana memeluk Zara.
"Ya ampun kangen banget 2 minggu gak ketemu, muka kamu kelihatan capek, Bang shaka gak kasih kamu istirahat, ya! ".
"Zyzy".ucap Arshaka membuat Zyzy tertawa.
" Hai Abang jahat, jangan marah-marah aku tu cuma nanyak? "😁😁".
Arshaka Memelototi Zyana" becanda, Abang ku yang paling ganteng, I miss you ".Zyana beralih memeluk Arshaka.
" Bawa oleh-oleh untuk Zyana gak? ".
" Ada, Zy yuk kita kekamar ada banyak oleh-oleh yang aku beli untuk kamu dan yang lainnya".
"Ah.. kakak iparku ini paling ngerti deh, yuk ke kamar! ".
Keduanya menuju kamar Arshaka, Zara dan Zyana meninggalkan Arshaka bersama Arayyan tetapi mereka sebelum nya berpapasan dengan Arayyan, Zara memberikan senyuman tipisnya pada Arayyan membuatnya memutar kedua bola mata malas.
"Gimana 2 minggu menangani pesantren? ".tanya Arshaka pada Arayyan.
" Not bad, I can handle that".
"Good, kalau gitu kamu bisa sesekali membantu Abang menangani Pesantren".
" Bang, besok ulang tahun Aqila ".
" Maaf Abang lupa, kenapa memang? ".
" Aqila adain pesta dan meminta kita semua untuk dateng ".
" Abang gak pergi ke pesta, Yang".
"Kenapa? tapi Aqila udah seperti adik kita, Bang".
" Yaudah nanti Abang bilang Zara".
"Kok Zara? Emangnya dia siapa yang bilang Zara diajak".
" Maksudnya? ".
" Aqila minta keluarga kita untuk datang, Keluarga Bang".
Arshaka menghela napas "sekarang Zara istri Abang, berarti Zara juga bagian dari keluarga kita. Kalau emang Zara gak boleh ikut, untuk apa Abang datang".
Setelah itu Arshaka meninggalkan Arayyan lebih baik menghampiri istri dan adik perempuan daripada berurusan dengan Arayyan.
" Sial".umpat Arayyan.
Arshaka membuka pintu kamar, pemandangan yang Arshaka lihat adalah istri dan adiknya yang tengah tertawa di atas ranjang seraya membuka isi koper oleh-oleh yang dibelinya saat bulan madu.
Disaat Arayyan tidak menyukai Zara, justru Zyana malh menerima kehadiran Zara, Arshaka bersyukur akan hal itu. Ia hanya berdiri bersandar ditembol memperhatikan Zyana dan Zara keduanya tak menyadari kedatangan Arshaka.
"Seru banget, besok-besok kita kesana lagi sama kamu dan Abizan".
Zyana tersenyum" baik kemarin aku abis dari pondok, dia nanyain kamu terus, Kak zyzy, kapan kak Zara pulang sih? ".
Zara tertawa " besok InsyaAllah aku ke pondok deh".
"Oh iya, besok kita ada acara sekeluarga, bukan acara sih, Ehmm.. gimana ya? ".
" Ekhem! ".
Keduanya menoleh Arshaka berjalan mendekati mereka " seru banget? Gibahin apa? ".
" Biasa perempuan iya gak, Zara".
Zara mengangguk sebagai jawaban.
"Udah selesai bongkar oleh-oleh, Zy? sepertinya Zara kecapean".
" Engga kok, aku gak capek , Mas".
Zyana menghela napas"iya udah, Zar aku balik kekamar dulu ya, kamu istirahat ya".
Zyana beranjak menuju kamarnya sedangkan Arshaka duduk di tepi ranjang zara berdecak sebaliknya"Mas kok ngusir Zyana sih? aku kan belum selesai ngobrol sama Zyana ".
" Udah malem, Ra. Besok bisa lagi kan disambung, kamu harus istirahat ".
Zara menutup koper berisikan oleh-oleh, menaruhnya dipinggir ruangan lalu menuju ranjang berbaring dan menarik selimut.
" Ra, ada yang Mas pengen omongin ".
" Apa? ".
" Besok Aqila ulang tahun dan mengadakan pesta kamu mau datang? ".
"Aku gak ikut, Mas aja yang dateng".
Arshaka menggeleng" engga kalau aku ikut, kamu harus ikut! kamu gak ikut aku juga gak ikut".
"Aqila mengharap kehadiran kamu, tapi Aqila ga mengharapkan aku hadir, Mas".
" Sayang, ga boleh gitu".
"Udah gapapa, mas aja yg dateng, aku dirumah aja".
" Gak bisa, ini undangan sekeluarga kamu juga bagian dari keluarga ini, istri aku! Dateng sama aku".
" Aku bukan siapa-siapa, Mas. pasti disana banyak temen-temennya orang tuanya Aqila dan temen Umma kamu, Abba kamu, Aku siapa? ".
Arshaka mengusap kepala Zara dengan lembut" sekarang kamu tidur, ya! besok pagi bangun subuh, terus kita ke pesantren mau ketemu Abizan, kan? ".
Zara mengangguk, membuat Arshaka tersenyum tipis" Good night and sweet dream my wife".ucap Arshaka seraya mengecup kening Zara sebelum memejamkan matanya.
...----------------...
Episode selanjutnya akan ada konflik ya...
Siapkan mental juga banyakin istighfar ya🤭🤭😄😄😄😁😁😁🤲🤲🤲
Mohon dukungannya ya... biar semangat Up terus 🙏🏻🙏🏻🙏🏻💪💪💪