ARSHAKA

ARSHAKA
Koda pony 2



Malam ini Zyana dan Arayyan berangkat menuju Mal, mereka menuju toko mainan yang terbesar di Mal tersebut, mereka sudah muter-muter mencari kuda pony namun hasilnya nihil, hingga pukul 11 malam, ia sudah merasa lelah akhirnya memutuskan pulang saja, karena besok mereka akan kuliah pagi.


Pukul 3 pagi Arayyan terbangun menyelesaikan makalah dan ia tak tidur sampai Adzan subuh, Alhasil Arayyan merasa matanya kantuk,


Hingga saat ini Arayyan sudah berada dikelas paginya, ia merasakan matanya sangat berat untuk terbuka walaupun saat ini masih pagi.


"Arayyan Vienendra Malik? ".


Suara bariton memanggilnya.


Kedua matanya Arayyan terbuka, mengedarkan pandangannya, semua mata yang berada dikelas tertuju pada nya.


" Iya Pak? ".


" Apa semalam kamu tidak tidur? kenapa kamu tertidur? ".


Arayyan menghela napas panjang" Maaf, Pak, semalam saya menyelesaikan makalah jadi mata saya sedikit berat".


"Kamu keluar, cuci muka kekamar mandi setelah itu kembali ke kelas".


Arayyan mengangguk, menurut perkataan Dosennya, dirinya adalah mahasiswa berprestasi dikampus, melihat Arayyan tertidur di kelas jarang sekali terjadi, bahkan tak pernah, Teman-teman Menyarankan mengerjakan dirumah Arayyan saja, tapi Arayyan menolak teman-temannya hanya ingin memperhatikan Zyana, tahu akal bulus temanya, alhasil disinilah mereka sekarang, dirumah teman Arayyan.


"Bonyok lo kemana, Rif? ".tanya teman Arayyan yang lain pada sang pemilik rumah.


" Kerja balik sore".


"Terus lo sendirian disini? ".


" Adek gue ada bentar lagi juga pulang sekolah ".


" Wih boleh nih".


"Kadal lo, adek gue masih kecil kelas 5 SD, mau? ".


" Oh".


Mereka tertawa Arayyan mengedarkan pandangnya melihat-lihat bingkai foto yang terdapat diruang itu.


"Boleh aku ke toilet, Rif? ".


" Yaelah, pake izin segala, tuh pojok lurus belom kiri pintu paling pojok, Ray".


Arayyan mengangguk segera menuju toilet setelah selesai kembali menuju ruang tamu tetapi tiba-tiba dirinya melihat sesuatu diruang keluarga, Arayyan mematung sesaat akhirnya menghampiri teman-temannya.


...----------------...


"Gus Arayyan".


Sapaan warga pesantren saat ia melewati koridor tujuan utama saat ini cepat-cepat sampai di nDalem.


" Assalamualaikum, Bang ".


"Walaikumsalam, iya sebentar ".ucap seseorang dari dalam.


Pintu terbuka yang membuka adalah Zara wanita itu langsung melihat Arayyan tetapi pandangan nya beralih pada barang yang tengah Arayyan peluk.


" KUDA PONY! ".pekik Zara girang.


Flashback


"Ray, lo mau nginep? udah hampir jam 4? ".


Arayyan terkekeh dan menggeleng" sorry, Rif ada yang mau saya omongin ".


" Mau utang? tapi sejak kapan lo ngutang? ".


" Bukan ".


" Terus?".


"Sorry kalau terkesan gak sopan, tadi saya lihat ada mainan kuda-kudaan karet diruang keluarga, itu punya siapa? ".


"Oh.. punya adek gue, ya kali punya gue, Ray".gurau teman Arayyan.


" Adek yang mana? Yang kelas 5 SD? ".


" Iya, adek gue cuma 1 itu mainan dia dari TK dibeliin sama bokap, sekarang udah gak ke pake karena udah besar, Emang kenapa? ".


" Kalau saya bayarin, boleh? ".


"Hah? ".


" Saya beli mainan itu? ".


" Setau gue adik lo cuma 2,yanh satu cantik Zyana kembaran lo, satunya lagi udah SMP".


"Bukan untuk adek tapi untuk seseorang".


" Orang? lo gak suka sama cewek? Tapi kenapa juga ngasih mainan kuda-kudaan ke cewek? siapa sih? ".


Arayyan menggeleng" bukan-bukan untuk cewek yang saya suka".


"Terus? ".


" Ada, untuk seseorang, saya bayar 2 kali lipat dari harga aslinya? ".


" Buset dah! itu mainan udah jadul dibayarin 2kali lipat harga aslinya, gila lo".


"Orang itu butuh banget, Rif".


"Ya tapi siapa orangnya? lo kasih tau hue dulu baru gue bolehin lo beli".


" 3 kali lipat deh? ".tawar Arayyan masih enggan mengatakan untuk siapa mainan itu.


" Gak tetep harus kasih tau dulu buat siapa? ".


" Kakak ipar gue lagi ngidam ".


"Kakak ipar? Anjirrrr, kakak ipar lo yang lo gak suka itu? kok lo sampe segitunya negoisasi demi kakak ipar yang katanya lo gak suka".


" Dia lagi hamil".


Arif tersenyum jail"ehemm, udah buka hati untuk kakak ipar nih? ".


...----------------...


Ah.. Arayyan ini udah mulai baik sama zara.