
Pagi hari yang cerah Arshaka tetap sama dengan kesibukannya, semua santriawan dan santriwati beraktivitas seperti biasanya, Di nDalem kini disibukkan dengan kegiatan penerimaan calon peserta didik baru.
"Assalamualaikum".salam seseorang membuat Arshaka menoleh ke ambang pintu.
" Walaikumsalam, Aqila? ".
Ya gadis itu masukmasuk
" Shobahul khair, Bang Shaka ".
" Shobahul Nur".balas Arshaka pelan.
"Si kembar mana, Bang? " tanya Aqila.
"Ada didalam sama Nazwa".
" Nazwa? "
Arshaka mengangguk"Nazwa santriwati disini, dia membantu saya mengasuh Arka dan Zura"
"Oh, Qila boleh temui Arka dan Zura? "
"Boleh"
Aqila pun segera mencari mereka di dalam namun tak menemukan mereka namun saat ia melewati koridor tak sengaja mendengar percakapan santriwati.
"Seperti dugaan gue kalo Nazwa adalah calon kandidat ibu pengganti Arka dan Zura"
"Iya liatin aja mereka deket kayak perangko gimana gak jadi kandidat Nazwa selalu deketin si kembar"
"Lagian Gus Arsha kan udah lama jadi duda"
"Hmmm... tapi menurut ku Nazwa baik kok juga pantes jadi istri Gus Arsha"
"Iya sih, tapi denger-denger Gus Arsha udah punya calon loh".
" Siapa? "
"Omongannya sih perempuan yang masih deket sama keluarga Gus Arsha".
Aqila merasa percakapan mereka membuatnya penasaran akan Nazwa siapa sih Nazwa? kenapa harus ada perempuan lagi setelah Zara?
Ia melanjutkan mencari keberadaan Arka dan Zura. ternyata mereka berada di masjid sedang melakukan shalawat bersama dari kejauhan Aqila mengamati Nazwa memang benar yang dikatakan para santriwati tadi Nazwa baik apakah sesedekat itu sikembar dengan Nazwa? apakah Arshaka akan memilih Nazwa? pertanyaan itu bernaung di pikiran Aqila, sesekali memandangi mereka yang sangat bahagia menyanyikan Sholawat dan bercanda gurau.
Aqila menghela napas ia mendekati kearah mereka.
" Assalamu'alaikum "salam Aqila.
" Walaikumsalam ".balas Nazwa menatap Aqila.
Aqila beralih menatap sikembar" hey, Kaka, Rara, masih ingat gak ama Aunty? "
Arka dan Zura berpikir ia masih menatap Aqila"aunty Ila? ".
Aqila tersenyum" bener sayang"balasannya mensejajarkan dengan Arka dan Zura.
"Kalian lagi ngapain? ".
" Kami sedang bernyanyi sambil main, a u nty Ila".ucap Arka.
"Oh, boleh unty ikut? "
Aqila duduk disebelah Nazwa sedangkan Arka dan Zura masih sibuk bernyanyi sholawat.
Nazwa dengan terpaksa menyapa aqila"hei Kak, Kenalkan saya Nazwa"
Aqila tak menyambut uluran tangan Nazwa"saya sudah tau kamu Nazwa! ".
" Oh.. maaf Kak"
"Seberapa dekat kamu sama
" Nazwa, baru deket 1 bulan lalu"
"Hmmm...dengan tujuan apa kamu deketin si kembar? ".ucap Aqila.
" Maksudnya? ".
" Jangan pura-pura gak tau saya udah tau tujuan kamu! "
"Tujuan bagaimana? ".
" Kamu sengaja kan deketin Arka dan Zura hanya ingin menjadi calon ibu pengganti kan".
Nazwa membelalakan mata"astaghfirullah, gak kak, saya gak punya maksud seperti itu"
"Halah, mana ada maling ngaku! ".
"Gak ada tujuan ataupun maksud seperti kakak , saya ikhlas membantu Gus Arsha, gak ada niatan untuk jadi ibu pengganti buat mereka"
"Saya tekankan Nazwa, sebelum Zara meninggal dia sudah berpesan pada saya agar saya yang menggantikan posisinya, jadi kamu harus tau saya yang berhak menggantikan posisi Zara! ".ujar Aqila.
" Dan saya peringatkan kamu agar jauhin Arka dan Zura termasuk Bang Shaka! "
Nazwa merasa sakit mendengar penuturan Aqila, ia segera meninggalkan aqila dan si kembar yg sedang berlari-lari.
" Nda!.. "pekik Arka membuat langkah nya terhenti.
" Nda, mau kemana? "
"Nda mau ke asrama ada yang mencari, Nda pergi dulu ya, kalian sama Aunty itu ya".
Arka dan Zura mengangguk sebagai jawabannya, Aqila menyunggingkan bibirnya merasa jika Nazwa mengerti penuturannya.
Aqila pun mendekati si kembar" Kaka, Rara. main ama Aunty yuk, ke taman"ajak Aqila setelah itu melirik Nazwa yang masih terdiam ditempat, Aqila pun menggandeng kedua nya dengan senyuman sinis pada Nazwa.
...----------------...
Nazwa sekarang berada di kamarnya ia masih terngiang oleh ucapan Aqila"apakah Nazwa gak boleh ngerasain bahagia sedikit aja"gumam nya terdengar Firda.
"Kenapa? "
Membuat Nazwa terbangun duduk di atas ranjang "Firda, salam kek kalo masuk".
" Ya maaf, abisnya tadi diketuk gak nyaut ".
" Ada apa lo ke sini? "
"Niatnya mau aja lo makan kekantin, tapi malah denger lo ngeluh gak bisa bahagia kenapa emangnya? ".
" Gapapa kok, cuma kangen Umi sama Abah".
"Ah... seminggu lagikan kita udah lulus terus bisa ketemu mereka".
" Iya sih tapi lama".
tok... tokk...
"Assalamualaikum".
Nazwa dan Firda berdiri membuka pintu kamarnya terlihat Ustadz Faruk" Walaikumsalam, Tadz ada apa? "
"Kamu dipanggil Gus Arsha suruh menghadap ke ruangan nya".ucap Ustadz faruk.
" Na'am, Tadz saya akan kesana ".balas Nazwa.
...----------------...
Kenapa Arshaka memanggilnya ada apakah???