ARSHAKA

ARSHAKA
Sengklek



ia pikir Zara adalah perempuan yang lemah mudah ditindas ternyata salah besar!.


...----------------...


Hari Raya idul fitri adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh semua umat muslim mereka baru saja menyelesaikan shalat ied di masjid Darussalam bersama dewan pesantren, karena semua santri sudah kembali pulang kerumah masing-masing sejak seminggu lalu


setelah semua dewan pesantren pulang kerumah masing-masing begitupun dengan keluarga Arshaka, mereka berziarah ke makam orang tua mereka terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah.


"Assalamu'alaikum, Umma, Abba. Selamat hari raya idul fitri ".ucap Zyzy dengan riang.


"Umma, sekarang idul fitri ke 7 Abi tanpa Umma, udah 7 tahun lho Umma pergi ninggalin Abi, sekarang Abi udah naik kelas 8 , Abi hebat kan, Umma".cuit Abizan.


" Umma, Abba idulfitri tahun ini kita gak cuma berempat tapi berlima, tadaa.. ini menantu Umma, Abba yang cantik , Zara istri Bang shaka".


"Umma , Zara ini orangnya malu-malu padahal udah Zyzy ajarin jadi seperti Umma, ".ucap Zyana.


" Jadi seperti Umma? gimana kak? ".tanya, Abizan.


" Eh? ".


Arshaka mengusap kepala Abizan" bukan apa-apa, kita berdoa dulu".


Mereka berdoa bersama untuk Abiyan dan Zea, setelah itu menuju rumah, sesampainya Arshaka duduk disofa membuat Arayyan, Zyana, Abizan berbaris, "sini, Zara, kita sungkeman sama yang tua".ajak Zyana.


Zara ikut berbaris dibelakang Abizan membuat Arshaka, Abizan dan Zyana tertawa.


Arayyan anak ke-dua yang melakukan sungkeman pertama pada Arshaka setelah pertengkaran kala itu, Arshaka mencoba untuk memaafkan Arayyan, walaupun Arayyan masih belum bisa menerima Zara.


Setelah Arayyan sungkeman pria itu duduk disebelah Arshaka bergantian dengan Zyana yang sedang sungkeman pada Arshaka.


"Zyzy, minta maaf Bang, atas kesalahan yang zyzy perbuat sengaja maupun tidak sengaja".


Arshaka mengangguk, menangkup wajah Zyana dan menecup keningnya, setelah itu Zyana berpindah sungkem pada Arayyan.


" Zyzy juga minta maaf sama Bang Arayyan atas kesalahan Zyzy tapi kalau emang Zyzy punya salah, berarti Abang duluan yang mulai".


"Hey! ".


" Becanda, Bang. Ya makanya jangan ngeselin jadi orang! ".Dengus Zyana ia menyalami tangan Arayyan namun bukannya dikecup tapi menjilati punggung tangan Arayyan.


" Zyzy".


Arshaka, Zara dan Abizan lagi-lagi dibuat tertawa melihat kelakuan Zyana dengan tak berdosanya langsung duduk disebelah Arayyan bergantian dengan Abizan. yg akan sungkeman pada Arshaka.


"Abang, maafin Bizan. atas kesalahan yang Bizan lakukan".ucapnya.


" Abang maafin Bizan ".Arshaka tersenyum


Abizan bergeser ke sebelah ada Arayyan.


" Bang Arayyan, maafin Bizan juga, kadang ngeselin, tapi Abang lebih ngeselin ".


Zyana tertawa mendengar nya rupanya Abizan sama saja dengan dirinya yang ikut sengklek.


Setelah mereka telah selesai giliran Zara memposisikan dihadapan Arshaka lalu sungkem pada Arshaka menaruh kepalanya dipangkuan nya.


"Mas, aku minta maaf atas semua kesalahan kelalaian, dan kekhilafan aku, Ridhoi aku agar Allah juga meridhoi aku ya, Mas".


Arshaka tersenyum harus menangkup wajahnya dengan kedua tangannya, hingga Arshaka tak bisa menahan diri untuk tidak menundukkan kepalanya mencium Zara.


Semua terkejut Zyana segera menutup mata Abizan dengan telapak tangannya, Zyana sendiri melotot tak santai melihat Arshaka dan Zara, Arayyan mengalihkan pandangannya.


"Bang Istighfar, Bang! Ada Abizan".ucap Zyana.


Arshaka melepaskan tautan nya lalu mengusap bibir Zara dengan lembut" kita lanjutkan setelah ini di kamar".bisik Arshaka.


"Udah-udah laper nih mau makan".ucap Arshaka pria itu beranjak lebih dulu Zyana melepas tangannya yg menutupi mata Abizan.


Mereka baru saja selesai makan ketupat sayur dan daging rendang buatan Zara dan Zyana.


" Zar, besok kota beli bahan kue yuk".bisik Zyana pada Zara.