
Hai semua
apa kabar
semoga sehat selalu ya.
yuk lanjut
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini seperti biasa nya, semua orang sudah disibukkan dengan pekerjaan nya masing-masing. Karena tahun sudah berganti, banyak sekali wajah wajah berseri..
Raut wajahnya yang berseri juga nampak dari seorang gadis yang baru saja bertemu dengan ibu nya. Diri nya kini sedang sarapan dengan orang yang sudah melahirkan nya ke dunia
"Mom.. " panggil nya
"ya Lissa?? kamu mau nambah lagi??" tanya sangat momy.
"nggak kok.. Lissa udah kenyang. " Jawab Lissa
"terus??"
"Lissa seneng banget.. Lissa bahagia dan Lissa errghh.. hikss... huweee... " Lissa menangis
"kenapa sayang.. masakan momy asin ya??" tanya Zira sang momy
"Lissa bahagia banget mom.. ternyata Lissa masih bisa dipertemukan dengan momy.. Ternyata takdir Lissa nggak seburuk yang Lissa bayangkan mom. " ucap nya menghapus air mata.
"Sudah ya.. jangan nangis lagi.. lihat ini jam berapa??nanti kamu telat ke kantor" tutur Zira.
"Ohh.. iya mom!!! Lissa lupa!! hari ini ada meeting sama perusahaan JR Group!! " lantas Lissa langsung berlari, namun dia kembali lagi.
muachh
Lissa mencium pipinya Zira lalu langsung keluar dan berangkat menuju perusahaan tempat nya bekerja.
#diperusahaan AO Company.
Ares datang lebih awal dari biasanya. Tanpa Felix ataupun Frank. Duduk di kursi kebesaran nya, termenung dengan kedua tangan menyangga dagu dan Kepala nya.
"hmmmm.. tiba-tiba aku ingat sesuatu" gumam nya.
"Ya.. aku ingat!! saat itu dia belum kena ya.. enak saja aku harus menari balet sedang kan dia tidak menjalankan tantangan apapun.. Harus ku beri hukuman dia itu. " ujar nya.
ingat kan kalian saat Lissa dkk main truth or dare.. nahh saat itu kan Lissa dan Frank belum kena tanya.. tapi untuk Frank Ares memberikan pengecualian karena dia sedang ingin menjahili Lissa, gadis yang sudah mencuri hati nya yang entah kapan.
#skip saat jam kerja kantor dimulai
"datang keruangan ku sekarang!! ". titah Ares lewat intercome.
tookkk... tok.. tok..
" masuk!! "
ceklekk
"tuan memanggil ?" Lissa menunduk
"Tidak!!! " ketus Ares...
"baiklah saya permisi tuan" Lissa menunduk dan berbalik.
"buat kan aku kopi!! " ujar Ares sebelum Lissa keluar.
"baik tuan " Lissa pergi membuat kan kopi untuk Ares.
# 5 menit kembali
"ini kopi anda tuan. " Lissa langsung masuk.
"siapa yang nyuruh kamu masuk??" tanya Ares
"tuan kan??" Lissa
"tapi tadi kan.. tu... " Lissa berhenti
"ulangi lagi!! dari kau mengetuk pintu!! " Ares kembali melihat berkas.
Lissa mendumel hingga tanpa sengaja di menggigit lidah nya "hhhhssssttt" desis nya merasa lidah nya terluka.
tok.. tokk.. tok..
"boleh saya masuk tuan??" tanya Lissa yang berada di balik pintu
"masuk" Ares susah payah menahan tawa nya
tek.. gelas berisi kopi diletakkan di meja.
Ares menyimpan berkas nya dan menyesap kopi itu dengan pelan. enak batin nya.. namun Ares masih dalam mode usil.
"terlalu panas!! " ketus Ares
"lah tapi kok tadi tuan langsung nyeruput kopi nya tanpa kepanasan??? malahan nggak ditiup lagi???" Lissa terheran-heran
"kenapa kau protes??.. buat lagi!! jangan terlalu panas.!! " perintah Ares dan kembali pura-pura melihat berkas yang sudah ia beres kan itu.
Lissa mengambil gelas kopi itu dan kembali ke dalam pantry untuk membuat ulang kopi.
#5 menit kemudian
kali ini Lissa tidak membuat kesalahan yang sama, setelah meminta izin masuk ia langsung meletakkannya gelas kopi di depan Ares.
Ares kemudian kembali menyeruput kopi itu, lagi. enaknya bertambah. puji nya pada kopi Lissa, tapi dalam hati ya guys. 😂😂
"terlalu manis!! " Ares meletakkan kembali cangkir kopi yang tinggal tersisa setengah itu
"hah.. kok bisa?? " Lissa kaget
"aku tidak suka yang terlalu manis. Ganti lagi!! " Ares melayangkan tatapan tajam. namun Lissa tidak takut, malah ia geram dengan Ares.
seandainya saja kau bukan bos ku.. sudah ku gigit dan ku cabik cabik kau.. dan ku jambak!! " omel Lissa
"jangan mengatai ku.. aku tau apa yang kau pikir kan" ujar Ares.
"hhhnngg!! " dengus Lissa.
# 6 menit kemudian..
"kopi anda tuan" Lissa kembali dan sudah mendapat izin masuk
"pahit!! Buat lagi.!! " Ares menatap tajam Lissa.
Lissa tidak takut, tapi wajah nya semakin ia tekuk. Diambil nya lagi gelas itu dan membuat kan kopi yang baru.. Lissa dengan sengaja membuat kopi agak lama.. Malahan sempat sempat nya ia makan mie cup yang ada di pantry
#10 menit kemudian..
"tuan kopi anda... tidak terlalu panas, tidak terlalu manis, dan tidak pahit. " ucap Lissa menahan perasaan dongkol dihati nya.
"kau saja yang minum.. aku sudah tidak mood minum kopi lagi. Kau terlalu lama untuk membuat secangkir kopi. " jawab Ares judes. Dan memutar kursinya kebelakang, wajah Ares rasanya mati rasa ketika ia menahan tawa. Sungguh hal yang menyenangkan bagi nya.
sementara itu Lissa..
sumpah Demi kolor rombeng yang Lissa lihat saat dalam perjalanan, ingin sekali rasa nya Lissa mencakar wajah tampan bos nya itu.
tembok mana tembok.. Lissa ingin menggigit tembok.. kalo perlu dia ingin menenggelamkan Ares kedalam samudera Pasifik, atau mengubur Ares dalam lubang dan ditimbun dengan semen.
BLAAMM!!!!!.
Lissa menutup pintu dengan keras hingga Ares yang sedang susah menahan tawa hingga hampir ngompol dalam celana terlonjak kaget.
kasihan ya, pintunya.. gak salah apa-apa malah dibanting oleh Lissa, bahkan pintu itu hampir roboh saking kuat mya Lissa menutup pintu
bersambung.....
Lissa