THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 5



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu ya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"tuan.... kita bisa berangkat sekarang" lapor felix


"baik.. kita berangkat" Ares langsung memasuki mobil nya dan menuju lokasi.


"Emm...aku dengar dengar.. ada kelompok organisasi Mafia baru... Dan ketua mereka akan mengenalkan saat pertemuan nanti.. " celetuk Frank memecah hening.


"Oh ya??.. aku juga dengar jika ketua mereka seorang wanita cantik loh.. " timpal felix sambil sesekali melihat iPad nya.


"Hebat juga ya... zaman sekarang mana ada perempuan mau main main di Dunia Mafia.. " ujar Frank terkagum-kagum..


"kamu nya aja yang kuno... zaman sekarang semua tugas laki-laki, hampir semuanya bisa di kerjakan oleh perempuan. " kata Ares.


"hee?? tapi.... " Frank tiba-tiba berhenti mendadak saat mobil di depan mereka berhenti.


cckkiiiitt.....


Drrukk...


Dahi Ares menghantam kursi depan. "Hei!!! kalau kau tidak bisa menyetir katakan saja... Jangan jangan kalo mau mati!! " ketua Ares sambil mengelus dahi nya.


"Maaf tuan.. tapi mobil di depan kita berhenti mendadak.. saya akan memeriksa nya. " ucap Frank.


"tidak us.... sah" Ares mendengus karena Frank sudah turun lebih dulu tanpa mendengar jawaban nya.


sementara itu di luar...


"ma-maaf Lady.. seperti nya mesin mobil kita mati.. tapi aneh... tadi ku periksa oke.. oke saja.. kok.. " Sella terheran-heran


"huftt... sudah lah... kita telpon bodyguard saja untuk mengantarkan mobil.. " kata Lissa.


saat Sella akan menghubungi bodyguard di kediaman Lissa, Frank datang.


"maaf nona-nona... tapi kenapa kalian berhenti mendadak??mobil kami hampir saja menabrak kalian.. " tanya Frank to the point.


"eh.. Frank!!! " seru Lissa


"ya??? kau mengenal ku nona??.. " tanya Frank..


"tentu saja... emm aku tebak kau akan mendatangi pertemuan antara Mafia kan??" tanya Lissa


"eh.... ????ba-bagaimana kau bisa tau???" Frank terlonjak kaget.


"tau lah... apa sih yang aku gak tau hahahh... " tawa Lissa.


"Kalau begitu kami berdua ikut bersama kalian... kalo boleh sih??" cicit Lissa.


"e... emm.... gimana ya?? aku akan bertanya pada bos ku dulu. " ujar Frank dan di angguki Lissa


"Lady!!!! kenapa kau meminta bantuan orang asing???... kalau dia musuh bagaimana????" Sella panik..


"ha??Sella, kenapa kau harus panik begitu sih.. aku mengenal orang itu.. dia sangat baik.. kau tenang saja.. " Lissa dengan santai bersandar di mobil nya.


"tapi.. tapi... kalau mereka mengenal kita bagaimana??" tanya Sella lagi.


"Oh iya.. ya... heheeh" kekeh Sella


"hehe... hehe.... uhhh.. ku pites nanti kepala mu itu. " geram Lissa


"Nona... bos ku mengizinkan nya.. mari ikuti aku. " Frank datang dan langsung mengajak Lissa juga Sella ke mobil mereka...


"Apa mobil mu muat??" tanya Sella


"Hei.. kau tidak lihat ya.. mobil bos ku itu besar.. berbeda dengan mobil mu yang seperti body cicak itu... " cibir Frank agak kesal.


"eh... enak aja mobil Lamborghini yang keren gitu, kau bilang body cicak??!! " ujar Sella tak Terima..


"Adeeuuhh... kalian ini lama-lama aku nikahin kalo berantem terus.!! " Lissa jengah dengan kedua nya.


"Hmph!! " kedua nya mendengus....


"Ya sudah nona.. kau masuk saja, biar kan asisten cicak mu ini di luar jika dia tidak mau masuk.. " Frank langsung masuk ke mobil begitu juga Lissa...


Sella ternganga dengan perkataan Frank yang mengatai nya cicak.Dia juga langsung masuk ke dalam mobil itu. Tak membuang waktu Frank langsung tancap gas.


"Nona... bagaimana dengan mobil mu???kau tidak takut jika di ambil orang??" akhirnya Felix bersuara .


"oh.. tidak.... tidka akan ada yang berani menyentuh mobil itu.. bahkan jika ada orang asing yang menyentuh makan akan celaka.. " jawab Sella mewakili Lissa


"hah??" Felix..


"lihat lah ini.. " Sella memberikan iPad yang ia pegang ke Felix.


Dalam iPad itu ternyata rekaman dari dalam mobil Lamborghini, Saat itu ada beberapa pemuda yang mendekati dan hendak membobol mobil itu. Namun tiba tiba mereka seperti tersetrum....


Wajah mereka hitam dan rambut mereka berdiri..


"Bhahahah... hahahah.. wajah mereka sangat lucu.. hahaha.. " tawa Felix..


"kau lihat??.. tidak ada yang berani menyentuh mobil itu... Dan sebentar lagi juga akan di ambil oleh bodyguard kediaman kami. " ucap Sella dengan bangga.


"heleh.... baru gitu aja udah bangga si cicak. " gumam Frank..


"oh.... iya.. kalian akan mendatangi pertemuan antar organisasi mafia dia Asia kan??" tanya Lissa tiba-tiba.


"eh!! maaf tapi nona ini siapa ya... ??" tanya Felix dengan terkejut


"mmmm.. Semua anak buah ku memanggilku dengan sebutan Lady V... " jawab Lissa


"jadi begitu rupanya... Apa kah nona juga akan menghadiri acara itu??" tanya Felix lagi.


"ya.. " jawab Lissa singkat.


Lissa heran, Ares dari tadi hanya diam tak berkutik.. Sepanjang.. jalan kenangan..!! eh salah!! sepanjang jalan menuju acara maksud nya.


Lalu sampai lah 5 orang dewasa tadi. Di sebuah gedung besar.. Di depan terdapat beberapa pengawal dengan jas hitam, beberapa dari mereka berkepala plontos.


"Aishhh silau.. " unar Lissa dengan nada mengejek.


"hah!! silau??? di sini kan gelap.. hanya sedikit cahaya.. bagaimana bisa silau??" tanya Frank


"Ya iya lah... kau gak lihat kepala mereka itu.. bikin mata ku silau saja... terus muka nya juga seram.. senyum dikit napa ???" kata kata Lissa mengundang tawa Sella dan Frank.


"bhahahahhahaah.... hahahah.... " tawa mereka