THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
tersiksa nya Lissa



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Ambil kan barang-barang ku" ucap Michael pada anak buah nya.


"oh ya... dan jangan lupa... masak air hingga mendidih, dan pastikan air itu sangattttt panas. heheheh" kekeh Michael menyeramkan.


"bos.. ini dia. " anak buah Michael menyerahkan sebuah tongkat baseball.


"ehmmm.... terimakasih.. " ucap Michael


Michael mengarahkan tongkat itu ke Ares.. Namun saat akan memukul Ares, Michael malah mendaratkan pukulan keras di kaki Lissa..


Bruukkkk...


"aahhkkkkkhhhh.... " teriak Alira/Lissa saat Tongkat keras itu menghantam kaki nya.


"Hei.. Michael sialan.... lepaskan dia!!! " Ares meronta


"diam!!! " bentak Michael


"s-sakit.... heuu.... hiks... " tangis Alira/Lissa


"momy.....sa-kit..... hiks... " tangis Lissa tertahan.


"Lissa... Lissa bertahanlah.... bantuan akan datang Lissa!!! " Ares menenangkan Lissa


"heh... tidak ada yang bisa menyelamatkan mu..!!!! " kata Michael kasar.


"ROLEX!!! " teriak Michael memanggil asisten nya.


"ya bos. "


"Bawakan aku si manis.. "


"baik bos. Sebentar"


tak lama, Rolex datang membawa sebuah jarum suntik yang berisi cairan.


"Nah... gak seru kan, kalo cewek aja yang tersiksa... yang laki-laki nya juga harus tersiksa dong... bener gakk???" ujar Michael dengan nada yang terdengar menjengkelkan.


cut....


Michael menyuntikkan cairan itu ke dalam tubuh Ares.


"Nah sekarang akan menjadi lebih seru... hahahah. laki-laki nya tersiksa karena tak bisa mendapatkan pelampiasan sedang kan perempuan nya tersiksa, karena luka... hahahah" Michael tertawa geli.


"Eerrrhhhh... panashhhh... " ujar Ares sedikit menggeram


"hahahaha.. gimana teman lama ku???" Michael menepuk-nepuk dada Ares.


"sialan kau Michael!!!! Rupa nya ka... arrghhhh... pahnashhhh..... " desis Ares.


author be like: buat yang sering baca novel romantis atau sejenis nya, pasti tau kan, apa yang bikin badan hareudang gimana gimana gitu.. 😅😅🤭Apa lagi novel 21++...Yang tau gak perlu di kasih tau deh... Tapi yang gak tau... author kasih tau ya...


Ares rupanya di berikan cairan perangsang tubuh, dengan dosis tinggi... Bisa di katakan. over dosis ya guys.


"sekarang giliran mu gadis cantik... " Michael mendekati Lissa/Alira yang lemas...


"jauh kanhhh.. tangan mu Michael... eeugghhh".. larang Ares.


" heuh...... rasakan ini.. hahahaha.. " Michael menjambak rambut Lissa dengan kuat.


ya Tuhan... rasa nya kulit kepala ku ingin lepas.. hiks... batin Lissa


"l-lepas kan.. sa-sakit... hiks.... " mohon Lissa.


"Rolex!!!! kau gantung gadis ini... Gantung tangan nya saja... supaya aku lebih puas menghajar nya. " titah Michael pada asisten nya.


lalu Rolex pun memindahkan tubuh Lissa, dia mengikat kedua tangan Lissa dan menarik tali yang sudah terpasang di tiang, Rolex menarik tali nya agak tinggi sehingga kaki Lissa menggantung beberapa cm di atas lantai.


"sudah selesai bos. " lalu Rolex mundur ke tempat nya berada. 😅.


"hemmm..... mana yang harus ku jamah lebih dulu ya???" kata Michael sambil mengusap dagu nya.


"LEPASKAN DIA!!!! KAU BIAD*P!!! SET*N!!!! BANGS*T!!!! ANJI*G!!!! " dan nama-nama hewan di kebun binatang keluar dari mulut Ares.


"Tolong....Sak-kit... " rintihan Lissa begitu melukai hati Ares.


"hahaha.... kalian berdua mungkin akan mati di sini.. jadi.... nikmati saja kematian kalian yang perlahan.!! " kata Michael


Michael mengambil kembali tongkat baseball nya.


bugh..... bugh.... bugh... bugh....


suara pukulan yang nyaring menandakan jika pukulan itu sangat menyakitkan. pukulan itu mendarat di kedua kaki Lissa. Dan bisa di pastikan kalau tulang kaki Lissa itu sudah patah.


Lalu, Michael membuang tongkat baseball nya ke sembarangan arah. Kemudian tangan nya beralih ke sebuah silet. Silet yang cukup mengkilap, menandakan jika itu sangattt tajam.


"kulit mu akan terlihat cantik jika silet ini mengenai tubuh mu.. " seringai Michael


slit.... slit.... slit.... sslliittt..... hihiihhi Anggap aja suara silet ya😆...


begitu banyak goresan goresan yang menghiasi tubuh Lissa. Kaki, tangan, wajah. Ares yang sudah lemas tak bisa menyelamatkan Lissa.


➖➖➖➖➖➖➖


#sementara itu di tempat G-one...


"Siap kan pesawat kami... kami akan kembali ke negara R dalam beberapa jam lagi.... dan siap kan peralatan medis di pesawat itu" ujar G-one lewat telpon.


"bagaimana???" tanya Sandrina.


"Kita bisa mulai bergerak sekarang" katanya.


dan mereka langsung menuju ke tempat Lissa berada, namun sebelum itu mereka menjemput Zira yang di bawa ke rumah sakit.


di rumah sakit..


"Miko... huuuuhuuu..... Miko..... kamu harus selamat Miko!!!.Masa kamu gak mau ketemu ama calon mertua kamu nanti.." Naomi menangis hingga mata nya membengkak.


Dia sedang berada disamping miko. Hanya menggenggam tangan kekasih nya. Sejak operasi pengangkatan peluru dari tubuh nya, Naomi tak henti henti nya menangis.


dokter yang mengoperasi Miko, mengatakan jika Miko kehilangan banyak sekali darah, dan juga ada salah satu peluru yang mengenai jantung Miko. Hanya bisa berharap dan berdoa untuk Miko.


"permisi... " Tiba-tiba ada suara seorang wanita yang masuk dengan kursi roda


"mom.... momy..... heuuuuheuuuu... Miko mom.... dari tadi Miko gak bangun.... " Naomi memeluk Zira


kondisi Zira sudah cukup membaik, karena luka nya tak cukup dalam, namun dia juga kehilangan banyak darah. beruntung stok darah yang sama ada di rumah sakit itu.


"sabar ya sayang.... Miko pasti akan bangun. Miko laki-laki yang hebat... jika bukan karena nya, momy pasti akan kehilangan anak momy untuk kedua kalinya, mungkin untuk selamanya.. " Zira mengusap rambut hitam Naomi dengan lembut.


"tapi mom.... Naomi gak mau kalo Miko gak bangun.... Miko harus bangun..... hiks..... heuuu.... " tubuh Naomi bergetar karena menangis.


"suuttt... kamu gak boleh gitu... Berdoa saja... semoga Miko cepat sadar ya.. " Zira menangkup wajah Naomi.


"i-iya.. mom... "


"oh iya lupa... keadaan momy gimana???" tanya Naomi


"kamu lihat sendiri kan??? momy baik baik aja.. " Zira


"iya... mom... semoga momy, cepet sembuh ya.. " ucap Naomi


"eeuunghhhh.... Ha-haus... " Miko melenguh lirih.


"Miko!!!!! Miko kamu sadar.... Ini minum dulu. pelan pelan... " Naomi memegangi gelas


"hiks... kamu jahat banget!!! kenapa kamu baru bangun!!! " yah... si Naomi malah ngambek.


"eh... uhuk.. uhuk... Giliran aku bangun... kamu malah ngambek, tadi aja aku gak bangun, kamu nangis-nangis... " ujar Miko.


"Miko, makasih ya.. kamu sudah mengorbankan keselamatan diri kamu untuk Lissa. " ucap zira


"iya tante. Lissa itu udah jadi temen aku.. jadi aku harus jaga dia juga " Miko tersenyum


"tapi... ada yang bikin aku heran... " kata Miko


"apa itu.. ??" tanya zira


"Tadi kan pas tante, tertusuk Lissa berubah tan. Di-dia kaya' bukan Lissa, dia kejam banget... Bahkan dengan mudah nya Lissa menghabisi musuh. " kata Miko.


"apa???" zira kaget.


"momy jangan kaget... Itu bukan Lissa, tapi Alira... Jadi Lissa itu punya kepribadian ganda. Dan Alira bisa di bilang, pelindung Lissa.. Dia akan muncul saat Lissa dalam bahaya atau saat Lissa marah besar mom. Dan Alira muncul saat kami di bully pas SMP. " jelas Naomi Singkat, padat Dan jelas.


"ooohh..... " jawab zira dan Miko bersamaan.


bersambung