
Hai masih setia kan baca nya
Nih aku up lagi.
Skuy!!!
Simak yok!!.
▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫
Saat di perjalanan Lissa melihat adik nya, Chyro, sedang berjalan kaki menggunakan seragam sekolah. Tadi nya hanya ingin menyapa, namun ia urungkan saat melihat adik nya diseret oleh 3 orang seumuran adik nya itu. Lissa merasa ada yang aneh.
Adik nya meronta-ronta saat di bawa paksa oleh 3 orang tadi. Jadi nya ia memilih mengikuti mereka. Dan sampailah di sebuah gang kecil di antara dua gedung besar. Adik nya di tarik masuk ke dalam gang itu, dan Lissa masih membuntuti mereka.
Untung saja Lissa menggunakan celana dan sepatu santai saat berangkat ke kantor nya, dan akan mengganti nya saat sudah berada di kantor. Tanpa ia sadari seseorang tengah mengikuti nya dari belakang.
"Cepet!!! lo serahin semua duit lo!!!! " Bentak salah seorang yang membawa paksa Chyro.
"Nggak!! Kalian semua lepasin gue!! " Tolak Chyro
"Ohh jadi nggak mau ya??! "
Buagh!!!
Chyro terjungkal kebelakang karena perutnya di tendang. Sementara itu, Lissa yang melihat adik kesayangannya di tendang mulai emosi.
Tangannya mengepal, Ingin sekali dia menghajar ketiga orang itu. Tapi, setelah Lissa ingat kembali. Dia ingat kalau ketiga orang yang membawa adik nya itu, adalah teman adik nya sendiri
"Ggrrrrrrrrrhh!!!!!! Berani sekali kalian ya" Ucapnya pelan. Entah bagaimana Lissa bisa mengeluarkan aura yang begitu kuat. Mata kiri Lissa berubah menjadi hijau, namun mata kanan nya masih normal. Tubuh nya sedikit di rasuki oleh Alira.
Langsung Lissa berlari dan menendang si C
Otomatis yang di tendang nyungsep , dan wajah nya mencium Semen yang kasar.
Chyro, dan kedua teman nya si B, dan C terperangah. Kedatangan Lissa yang cukup Wadidaw membuat anak manusia yang berada di sana ternganga.
Bahkan jika ada cicak di dinding, pasti cicak nya akan kelilipan sekaligus ternganga melihat fenomena yang aneh itu.
"Ka.. Kakak!!! " Seru Chyro berlari kecil ke arah kakak nya.
"Kamu nggak apa-apa kan, dek?? " Tanya Lissa membolak balikkan tubuh adik nya.
"Aduh!!! Kak!!. Badan aku ini bukan sate, masa kakak bolak-balik kan terus sih. Pusing tau!!! " Protes Chyro.
"Iya.. Iya" Imbuh nya. "Tapi mereka..... " Lissa menghentikan ucapan nya ketika melihat teman Chyro si B, mendekat sambil menenteng kayu balok berukuran sedang.
"Cihhh.. Dasar bocah. Berani ya ngelawan seniornya" Geram Lissa .
Lissa melawan ketiga teman Chyro dengan mudah nya. Setelah beberapa waktu berlalu. Lissa mengantarkan Chyro ke sekolah. Takut Chyro akan di hajar lagi.
Setelah mengantar adik nya, Lissa bergegas menuju ke perusahaan A O COMPANY. Setibanya di parkiran, Lissa langsung melesat ke toilet, namun dia menabrak seseorang.
"Aduhhhh!!... Kamprett siapa sih yang nabrak???. " Sungut nya kesal.
Lissa mengelus ****** nya yang mencium lantai parkiran. Tiba-tiba suara seseorang mengejutkan nya.
Kemudian, dia berlalu pergi setelah mengatai Lissa kusut.
"Ehh!!! Enak aja. Dasar udah nabrak orang gak minta maaf, malah ngatain gue kusut!! "
"Udah itu nggak nolongin lagi!!. " Sungut nya lagi.
Tapi ia merasa ada yang salah. Kenapa tidak ada jawaban. Lissa celingak celinguk seperti anak nakal yang akan ketakutan mencuri mangga pak RT.
"Jadi gue dari tadi ngomong sendiri?? " Ia bermonolog sendiri
"Arrrggghhh!!!!. Tau ah. Mending gue ganti baju. Masa hari pertama kerja Image gue udah kayak kusut. Lalu Lissa membenahi tampilan kusut nya di toilet.
Skip setelah ganti baju...
" Lah... Terus gue kemana nih. Mana pada nggak kenal lagi... Nah itu kan Felix!! "Lisa masih ngomong sendiri
" Felix!! "Panggil nya agak keras.
Felix yang mendengar nama nya di panggil langsung menuju sumber suara. Dan melihat bahwa yang memanggilnya adalah Lissa.
" Untung ketemu sama lo. "Jelas nya
" Emangnya kenapa?? "Herannya
" Duhh. Lo gimana sih. Wajar dong nggak kenal, kan gue baru disini.. "Mulut nya berbicara dengan cepat layak nya seorang rapper sejati.
" Oh. Gitu, ya udah ikut gue aja. Ini gue juga mau ke ruangan tuan Ares. "Sahut nya datar.
" Eh.. Felix!! "Panggil nya
" Hmm apaan?? "Jawab nya
" Lo yakin nih, kalo gue bakalan kerja disini?? "Lissa masib tidak percaya .
" Iya gue yakin. Karena apapun yang tuan Ares lakukan, pasti ada sebabnya "jelas Felix
" Gue nggak mimpi kan?. Nih coba lo cubit pipi gue"ujar Lissa sambil mendekat kan pipi nya ke Felix.
Namun, Felix malah menginjak kaki Lissa dengan agak kuat.
"Auhhh!!!!. Hsssstt. Sakit Felix!!! " "****** lo, gue nyuruh nyubit pipi.... Bukannya nginjek kaki.... " Protes Lissa
"Ssssttt.Liss!!! Ada tuan Ares nih depan kita" Ucapan Felix langsung mengejutkan Lissa.
Sekarang dia tak lagi merasakan sakit, karena sudah berganti dengan rasa gugup.
"Bagaimana sudah siap bekerja?? " Tanya Ares datar dan dingin
"Ii.... Iya Pak... Eh.. Bos... Ah.. Eh... Tuan maksudnya"
Duh nih mulut nggak bisa di ajak diskusi bentar . Gue cabe'in nanti . Batinnya
Bersambung......