THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
merasa seperti di interogasi



Hai


apa kabar semua


semoga sehat selalu ya


yuk kita lanjut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sandrina dan G-one langsung mengizinkan


Lalu Lissa memarkirkan motor nya di tempat yang sudah di sediakan. Kedatangan Lissa dan Naomi di sambut dengan sangat baik. Bagaikan putri Kerajaan dalam negeri dongeng.


"Ehhh.. Lissa.Kamu nggak salah alamat kan. Rumah nya gede banget lagi uwaaaahhhh.... " Naomi tak henti-hentinya terkagum-kagum


Lissa menoyor kepala sohib nya itu. "Eh Mi.. jangan malu-maluin dong. Ya udah yuk. Kita udah ditunggu nih kayak nya. " ujar Lissa langsung meninggalkan Naomi


Di depan pintu Sandrina sudah menyambut Lissa dan sahabat nya. Sedangkan G-one sudah ada di meja makan.


"Selamat datang nona Lissa dan.... " Sandrina menoleh kan kepala nya ke Naomi


"Saya Naomi" balas Naomi.


"Baiklah Lissa Naomi, mari masuk. G-one sudah menunggu kalian. " Sandrina mempersilahkan mereka masuk dan langsung menuju meja makan.


"Ahh... yaa.. selamat datang, untuk kalian berdua. Mari silahkan duduk dan nikmati makanannya. " G-one menyambut mereka dengan baik.


"Iya terimakasih banyak. " ujar Lissa dan Naomi bersamaan. "


Di meja makan semua nya makan dengan tenang. Lissa dan Naomi merasa kurang nyaman saat makan. Karena mereka biasanya akan makan sambil selingi percakapan. Mereka takut akan membuat tuan rumah merasa tidak nyaman.


45 setelah makan malam....


"Mari kita duduk di ruang tamu.. " ajak G-one.


Lissa dan Naomi sebenarnya ingin langsung pulang karena sudah agak malam. Tapi mereka tidak nyaman dengan tuan rumah nya. Sudah di undang untuk makan malam, eeehhh langsung pulang. Kan rasa nya gimana gimana gitu. 😂😂


"Rin, sajikan cemilan untuk tamu kita. " ujar Sandrina pada kepala pelayan rumah.


Dan Rin segera menyajikan cemilan di ruang tamu.


Sandrina, G-one, Lissa dan Naomi sudah berada di ruang tamu. Dan mereka duduk dalam keheningan, belum ada seorang pun yang membuka suara


G-one nampak sedang memikirkan sesuatu, pandangan nya kadang mengarah ke Lissa. Bukan ke Lissa namun ke arah liontin milik Lissa.


Tiba-tiba Lissa memecahkan keheningan.


"Apakah kalian pasangan???" tanya Lissa langsung


"huss... Lissa kamu nanya nya kok gitu sih??" Naomi menepuk tangan kiri Lissa.


"kan aku cuman nanya. Masa nggak boleh??" bela Lissa


"Hahahaha tidak apa-apa. Mungkin yang kamu pikirkan adalah kenapa ada dua orang yang berbeda gender, tinggal di rumah yang sama. " Balas G-one


"Kami hanya rekan bisnis saja. Tapi kami sudah seperti keluarga" Timpal Sandrina


"Oh ya Lissa. " G-one


"ya??"


"Dimana kau bekerja??" G-one


"Aku bekerja di perusahaan Alex One Company" Sahut Lissa


"Wahhh... hebat. " kagum Sandrina


"Sebagai apa kau disana??" Tanya Sandrina


"Sebagai asisten pribadi sekaligus sekretaris CEO-nya" jawab Lissa


"Hebat sekali kau Lissa. Banyak orang yang menginginkan posisi mu itu. " kagum Sandrina, sedangkan G-one diam dan menyimak dengan Naomi


"Bagaimana kau bisa bekerja disana???" Kali ini bukan Sandrina yang bertanya melainkan G-one.


"Yaaa... aku sendiri bingung ingin menjawab nya " Lissa menggaruk lutut nya yang tak gatal.


kok rasanya kayak di interogasi ya. Hawa mereka berdua juga beda banget. Nampaknya aja yang santai tapi nyeremin. batin Lissa


"Bingung gimana maksud mu??"G-one


" Gini cerita nya..... "Lissa pun menceritakan awal bagaimana dia bisa bekerja di perusahaan Alex One Company.


" Jadi, apa sebenarnya alasan si Ares ini merekrut mu???" G-one masih bingung


"Ntah lah, tapi saat di hari pertama ku bekerja. Aku langsung di suruh untuk melakukan sebuah misi penting" Kata Lissa


"Misi apaan Liss???" celetuk Naomi


"Tuan Ares bilang aku harus nangkep orang yang korupsi. " "Orang nya itu dari bagian keuangan perusahaan loh" tambah Lissa lagi


" Pfffftt.... hahaha.... hahah... "Tiba-tiba G-one tertawa geli.


" Kenapa kau tertawa G-one??" Sandrina heran


"Hei Lissa. Ares itu sebenarnya menjadikan mu alat untuk menangkap si koruptor itu. " jelas G-one.


"HAH.... ma- maksud nya gimana ???" Lissa belum ngeh dengan perkataan G-one.


"Aduhhh Lissaaaaa... Maksud nya G-one itu kamu itu cuman di manfaatin doang. " Kali ini Naomi yang berucap


"Iya, bener yang di bilang sama Naomi. Kamu cuman di manfaatkan oleh si Ares itu. " timpal Sandrina


"Coba kau pikir dengan baik. Perusahaan AO Company itu adalah perusahaan tersukses di Asia. Untuk para karyawan nya pun, mereka tidak akan sembarangan dalam memilih. Kau ini Hanya lulusan SMA. " G-one


"Sudah-sudah nggak usah di bahas lagi" Sandrina


"Oh ya Lissa. Kalung itu, dari mana kau mendapatkan nya. ??" Tanya G-one. Pertanyaan itu sudah ada di benaknya sejak melihat Lissa


bersambung........